Selain makanan, korban banjir Cipinang Melayu butuh alat kebersihan
Elshinta
Jumat, 03 Januari 2020 - 13:37 WIB |
Selain makanan, korban banjir Cipinang Melayu butuh alat kebersihan
Kondisi pengungsi korban banjir di posko Universitas Borobudur, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (3/1/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2tm2rFF

Elshinta.com - Warga Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, membutuhkan bantuan alat kebersihan untuk menghilangkan sisa-sisa endapan lumpur yang ada di dalam rumahnya, pascabanjir besar yang menerjang.

"Selain makanan, alat-alat kebersihan kami juga sangat membutuhkannya buat bersihin rumah," kata salah satu korban banjir, Suparli, di posko pengungsian Universitas Borobudur, Jaktim, Jumat (3/1) siang.

Suparli mengaku rumahnya terletak di RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, terendam banjir hingga menyentuh atap. Hanya tersisa sedikit dari barang-barang berharga yang berhasil diselamatkan.

Pada Jumat pagi, dia sempat pulang untuk mengecek keadaan rumahnya. Namun karena minimnya peralatan, membuat sisa-sisa lumpur sulit untuk dibersihkan.

"Tadi saya pulang pas liat banyak lumpur. Saya baru bersihin yang bisa dibersihin aja, karena sulit, peralatan terbatas," kata dia, dikutip Antara.

Senada dengan Suparli, Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman mengatakan, saat ini warga juga sangat membutuhkan peralatan kebersihan. Yang juga patut diwaspadai selain banjir adalah sisa-sisa lumpur.

Disinggung perihal kebutuhan primer lain seperti sandang dan pangan, ia menjamin pasokan aman. Apalagi hingga Jumat siang, bantuan dari instansi pemerintah maupun swasta terus berdatangan.

"Kebutuhan sudah tercukupi, yang sekarang ini butuh alat kebersihan untuk bersih bersih rumah dan juga karbol, pewangi, dan juga pemeriksaan kesehatan untuk ke depannya," tutur dia.

Total pengungsi akibat luapan Kali Sunter yang mengungsi di Universitas Borobudur mencapai 926 jiwa, dengan rincian 467 laki-laki dan 259 perempuan. Di antara ratusan itu, 51 orang merupakan lansia, 114 balita, dan delapan ibu hamil.

Agus mengimbau kepada warga kembali ke rumah masing-masing untuk mengecek kondisi rumah yang ditinggalkan. Ia khawatir ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan listrik menyala dapat menyebabkan arus pendek.

"Diimbau untuk pulang (ke rumah) tapi posko tetap ada. Kalau ditinggalkan terus takutnya rumah arus pendek (korslet), nah, kalau hujan gede lagi. Semua sudah surut, kali juga normal, tinggal endapan sungai yang lagi dibersihkan," jelas dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejumlah biro haji umrah jadwal ulang keberangkatan ke tanah suci
Jumat, 28 Februari 2020 - 20:23 WIB
Sejumlah jamaah umrah asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat terpaksa harus batal berangkat ke tanah...
Hidayat Nur Wahid: Sikapi penundaan umrah dengan bijak
Jumat, 28 Februari 2020 - 19:58 WIB
Wakil Ketua MPR yang juga anggota Komisi VIII DPR Hidayat Nur Wahid atau akrab disapa HNW mengajak s...
Kecam kekerasan atas muslim India, Menag: Umat agar kedepankan toleransi beragama
Jumat, 28 Februari 2020 - 17:55 WIB
Kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum dengan mengatasnamakan agama terjadi di India. Data hingga K...
 Aksi simpati, Bhabinkamtibmas Desa Mekarmaju santuni anak yatim
Jumat, 28 Februari 2020 - 15:38 WIB
Menindaklanjuti program yang dilaksanakan Kapolsek Pasirjambu, Polresta Bandung, AKP Asep Dedi progr...
Arab Saudi larang umroh, Ketua MPR: Satu juta jamaah Indonesia pasti sedih
Kamis, 27 Februari 2020 - 18:37 WIB
Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara aktifitas ibadah umroh termasuk kunjungan ke Masjid Nabaw...
 Bamsoet harap pemerintah Saudi tak hentikan kunjungan umrah Indonesia
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:47 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap melalui Liga Muslim Dunia dan Kedutaan Besar Arab S...
Kemenag antisipasi dampak kebijakan umrah Arab Saudi
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:41 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) mengerahkan petugas untuk memantau bandar udara, guna mengantisipasi kem...
Kembangkan destinasi wisata, BKB Magelang monitor situs di sekitar Candi Borobudur 
Rabu, 26 Februari 2020 - 11:38 WIB
Balai Konservasi Borobudur (BKB) Kabupaten Magelang melakukan monitoring terhadap situs-situs yang b...
Kisah WNI di Arab Saudi, sakit parah hingga dipulangkan ke Tanah Air
Rabu, 26 Februari 2020 - 08:55 WIB
Entah apa yang membuat dua warga negara Indonesia (WNI) ini memilih bertahan di Arab Saudi, meski pe...
Ricuh di Mall AEON JGC dipicu kekesalan
Rabu, 26 Februari 2020 - 06:28 WIB
Unjuk rasa yang berakhir ricuh di Mall AEON Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, dipicu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)