Tips jitu memilih waralaba kuliner
Elshinta
Senin, 06 Januari 2020 - 14:15 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Tips jitu memilih waralaba kuliner
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sHHmFI

Elshinta.com - Dalam memilih bisnis yang dipasarkan melalui franchising, baik itu bidang kuliner ataupun bidang lainnya, yang terutama adalah mengacu kepada minat. Di bidang kuliner, ada banyak juga macamnya.  Misalnya makanan yang mengacu kepada menu Barat (western), lokal tradisional, masakan Asia dari negara-negara tertentu, dan lain-lain. Konsep penyajiannya pun berbeda-beda. Ada yang cepat saji, siap saji, dan segar (dibuat setelah dipesan). Demikian juga cara penyajiannya, ada yang “fine dine” (pesan kemudian diantar ke meja), self service  (ambil sendiri), dan delivery  (diantar).

Manager Internasional Franchise Business Management (IFBM) Royandi Junus mengatakan, banyak orang dalam pemilihan jenis kuliner yang terpaku pada investasi. Setiap jenis menu, konsep penyajian, dan atau cara penyajian akan menimbulkan besaran nilai investasi yang berbeda-beda.

Investasi yang kecil belum tentu lebih menguntungkan dari investasi yang besar. Sering terjadi, investasi yang besar ternyata lebih cepat pengembalian modalnya dibandingkan investasi yang kecil. Demikian juga dengan keruwetan dalam kegiatan operasionalnya.  Ada orang yang detail, mereka dapat menikmati keruwetan, tapi ada juga yang ingin sesuatu yang simple atau sederhana.

Jadi, sekali lagi, tentukan dahulu minat Anda. Misalnya masakan Asia, siap saji, self service. Bila pilihan itu sesuai minat Anda, maka sudah banyak hal-hal yang tidak ingin Anda hadapi dapat disingkirkan dimuka.

Setelah Anda menentukan minat (mungkin saja lebih dari satu), sekarang masuk kepada hal yang terpenting, yaitu menentukan siapa franchisor yang harus Anda pilih. Sebelum masuk cara pemilihan, ada beberapa hal penting yang perlu Anda pahami. Yang disebut sebagai franchisor adalah orang atau organisasi yang telah berhasil (dan masih sukses) dalam menjalankan bisnis mereka.

Yang disebut dengan berhasil/ sukses adalah telah kembali modal dan memiliki untung sesuai standar internasional di bidangnya. Contoh untuk bidang kuliner, laba kotor adalah rata-rata di posisi 65% dari sales. Laba bersih lebih kurang 15% - 25% dari sales (setiap jenis bisnis mempunyai standar industri tersendiri).

Jadi, bila ada franchisor yang belum sukses, atau belum pernah menjalankan operasional bisnis tersebut (masih berupa konsep), sudah pasti mereka bukan franchisor. Atau bila mereka ngotot menyatakan dirinya franchisor, mereka bukanlah franchisor yang dapat diandalkan.

Franchising adalah duplikasi pengalaman sukses untuk dapat dijalankan oleh orang lain. Bila franchisor belum pernah dan atau belum sukses menjalankan bisnisnya, bagaimana mereka bisa membantu atau mengajarkan orang lain berusaha memakai bisnis model mereka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kedubes Peru bakal gelar Kelas Master Koktail `Pisco Sour`
Jumat, 07 Februari 2020 - 22:45 WIB
Sejalan dengan perayaan Bulan `Pisco Sour`, Kedutaan Besar Peru di Indonesia, akan mengadakan Kelas ...
Banten kembali gelar festival durian, 1.000 durian gratis disiapkan
Jumat, 31 Januari 2020 - 17:34 WIB
Pemerintah Provinsi Banten akan kembali menggelar festival durian di Go Food Festival The Flavor Bli...
Nikmatnya santap Kapurung makanan khas Palopo di Tarakan
Kamis, 30 Januari 2020 - 17:15 WIB
Banyak usaha kuliner yang berkembang akhir-akhir ini, namun tak semua berjalan mulus. Seiring perkem...
Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:57 WIB
Perayaan Imlek bagi umat Buddha identik dengan kue keranjang atau Dodol Cina. Di Majalengka salah sa...
Populer di Indonesia, matcha miliki sejarah lebih dari 800 tahun
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:55 WIB
Perjalanan matcha dari asal muasalnya di Jepang hingga menjadi booming di Indonesia melalui proses y...
Berburu cokelat halal di Belgia
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:07 WIB
Menyebut nama Belgia. Apa yang terlintas di benak Anda? Apalagi, jika Anda berkesempatan berwisata k...
Durian Babel disebut memiliki citra rasa terbaik di dunia
Senin, 13 Januari 2020 - 08:18 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menyebutkan cita rasa durian petani Babel ...
Usung konsep grab to go, The Harvest Express mudahkan gaya hidup pekerja kantoran
Kamis, 09 Januari 2020 - 14:50 WIB
Mengusung konsep Grab to Go, The Harvest Express berharap bisa menjadi bagian penting dalam kesehari...
Tips jitu memilih waralaba kuliner
Senin, 06 Januari 2020 - 14:15 WIB
Dalam memilih bisnis yang dipasarkan melalui franchising, baik itu bidang kuliner ataupun bidang lai...
Food Design Innovation Challenge lahirkan pengusaha kreatif di bidang makanan
Jumat, 13 Desember 2019 - 16:14 WIB
Sebanyak 10 finalis I-PLAN Food Design Innovation Challenge telah mempresentasikan inovasi produk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)