Gedung ambruk di Palmerah karena pelapukan dari genangan air hujan
Elshinta
Senin, 06 Januari 2020 - 15:36 WIB |
Gedung ambruk di Palmerah karena pelapukan dari genangan air hujan
Sumber Foto: https://bit.ly/2MW2bnp

Elshinta.com - Penyebab gedung ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, diakibatkan pelapukan bangunan tersebut dari penampung air hujan di lantai teratas, menurut keterangan anggota Basarnas.

Selain itu, beberapa bagian gedung juga disebutkan mengalami proses pelapukan yang cepat akibat menahan sisa air hujan. "Gedung ini sendiri tidak aman, karena di ruko bagian atas itu terdapat genangan air, jadi untuk air sendiri tidak ada akses untuk turun," kata anggota penyelamatan Basarnas DKI Jakarta Rifan Kusrianto di Jakarta, Senin (6/1).

Dari ketinggian di atas "crane" Rifan menuturkan lantai 3 dan 4 sudah dipenuhi genangan air. Hal itu lantaran tidak adanya akses pembuangan air di bagian "roof top" gedung.

Selain itu, posisi dinding gedung tersebut telah terjadi penyerapan air yang berlebihan sehingga mempercepat proses pelapukan. "Jadi menyebabkan di lantai 3-4 itu terjadi pelapukan. Pelapukan ada setiap sisi-sisi dindingnya karena terjadinya pelapukan tadi," jelas Rifan, dikutip Antara.

Sementara itu Direktur Operasional Basarnas Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama mengatakan belum berani memasuki gedung tersebut karena masih berpotensi roboh kembali. "Nanti kami masih koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) apakah mau diruntuhkan total atau bagaimana," kata Budi. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua DPRD Kudus sesalkan ambruknya atap ruang kelas SD 2 Mlatinorowito
Minggu, 16 Februari 2020 - 10:56 WIB
Ambruknya atap ruang kelas IV SD 2 Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, lang...
Pencarian bocah hanyut di Sungai Bodo libatkan lima tim SRU
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:33 WIB
Pencarian Rafa Alfarizi (3,5) warga Perum Griya Permata Alam blok LE nomer 11, Dusun Ngepeh, Desa Ng...
TNI temukan 12 jenazah penumpang dan puing-puing Heli MI 17 yang jatuh di Oksibil Papua
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:15 WIB
Danrem 172/PVY, Kol. Inf Binsar Sianipar, selaku Koordinator Evakuasi, mengkonfirmasi bahwa Tim Eva...
Tim SAR cari anak hanyut di Sungai Bodo
Selasa, 11 Februari 2020 - 14:14 WIB
Tim SAR gabungan menerapkan teknik tubing untuk mencari Rafa Alfaris (3,5) yang hanyut di Sungai Bod...
KSP: Hingga Selasa pagi, korban meninggal akibat virus corona capai 1.015
Selasa, 11 Februari 2020 - 09:09 WIB
Pusat Informasi Terpadu Penanganan Virus Corona di bawah Kantor Staf Presiden (KSP) menginformasikan...
Belasan rumah warga Malaka NTT hancur disapu angin puting beliung
Selasa, 11 Februari 2020 - 06:37 WIB
Angin puting beliung menerjang wilayah pantai Teluk Hasan Maubesi, Desa Railor Tahak, Kecamatan Mala...
Sebuah rumah terbakar di Bambu Apus akibat arus pendek listrik
Minggu, 09 Februari 2020 - 12:28 WIB
Satu unit rumah di Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, ludes terbakar akibat arus pendek ...
50 personel damkar padamkan kebakaran karaoke di Jatinegara
Minggu, 09 Februari 2020 - 09:12 WIB
Sebanyak 50 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar ruko tempat usah...
Seorang pegawai tewas dalam kebakaran kafe di Jatinegara
Minggu, 09 Februari 2020 - 08:55 WIB
Seorang pegawai kafe dan usaha karaoke di Jalan Jatinegara Timur, Rawabunga, Kecamatan Jatinegara, J...
Tujuh petani di Majalengka tersambar petir, satu tewas
Sabtu, 08 Februari 2020 - 10:15 WIB
Sebanyak tujuh orang petani di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tersambar petir sehingga mengakibat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)