BMKG imbau masyarakat waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jawa 
Elshinta
Kamis, 09 Januari 2020 - 21:45 WIB |
BMKG imbau masyarakat waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jawa 
Gelombang tinggi. Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2T9X5I7/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gelombang tinggi di perairan laut selatan Pulau Jawa.

"Tinggi gelombang yang perlu diwaspadai masyarakat itu paling tidak di selatannya Jawa, Samudera Hindia dan di Laut China Selatan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Citra Indraja BMKG Endarwin di Kantor BMKG, Jakarta, Kamis (9/1).

Ia menyebutkan bahwa situasi di Laut Jawa sejauh ini relatif aman karena kecepatan angin di wilayah tersebut tidak terlalu tinggi meski terdapat banyak pertumbuhan awan hujan.

"Jadi tinggi gelombangnya masih rendah. Yang agak tinggi justru di selatan Jawa dan Laut China Selatan," katanya.

BMKG memprediksi bahwa tinggi gelombang di Laut Selatan Jawa akan mencapai 2-4 meter.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terkait dengan masuknya musim hujan dan prediksi gelombang tinggi, terutama masyarakat pesisir di bagian selatan Pulau Jawa.

"Untuk musim hujan mungkin masyarakat harus mewaspadai. Tidak harus menunggu hujan lebat. Hujan ringan pun bisa banjir. Karena itu perlu waspada dan bisa antisipasi, terutama dengan drainasenya," kata Endarwin.

Terkait dengan prediksi gelombang tinggi di laut selatan Jawa, ia juga mengimbau masyarakat, terutama para nelayan, agar menyesuaikan kemampuan mereka dengan kemampuan kapal saat menghadapi gelombang tinggi.

"Dalam arti, mungkin kapal-kapal kecil ya jangan memaksakan diri ke tengah atau menjauhi pantai. Cukup di sekitar pantai dulu sampai menunggu kondisinya normal kembali," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan abu bercampur pasir, sebagian warga panik
Sabtu, 28 Maret 2020 - 10:29 WIB
Hujan abu dan pasir yang melanda sejumlah wilayah di Magelang, membuat sejumlah warga merasa cemas. ...
Gunung Merapi kembali meletus, tinggi kolom capai 2.000 meter
Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:49 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3) pagi kembal...
Erupsi Merapi tidak ganggu aktivitas warga Selo di Boyolali
Jumat, 27 Maret 2020 - 14:46 WIB
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari warga desa di wilayah ...
Hujan abu guyur wilayah Dukun Kabupaten Magelang
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:11 WIB
Hujan abu mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, setelah terjadi erupsi Gun...
Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap 5.000 meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:58 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi di perbat...
Luapan Kali Ciliwung rendam Kebon Pala hingga satu meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB
Permukiman warga di Kebon Pala, Kecamatan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ting...
Banjir landa tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten...
Longsor terjang rumah warga di Tulungagung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 08:56 WIB
Sebuah rumah dilaporkan rusak dan akses jalan di Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, Jawa ...
Gempa M 4,8 guncang Lombok Utara
Jumat, 20 Maret 2020 - 06:05 WIB
Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,8 terjadi di Barat Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), J...
Gempa bumi Magnitudo 6,6 guncang Kuta Selatan
Kamis, 19 Maret 2020 - 06:04 WIB
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang Kuta Selatan, Bali pada Kamis (19/3) dini hari.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)