Menkes minta warga Indonesia waspada penyakit pneumonia berat di Tiongkok
Elshinta
Sabtu, 11 Januari 2020 - 13:39 WIB |
Menkes minta warga Indonesia waspada penyakit pneumonia berat di Tiongkok
Menkes Terawan Agus Putranto. Sumber Foto: https://bit.ly/2QGfc78

Elshinta.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta warga Indonesia untuk waspada terhadap penyakit pneumonia berat yang terjadi di Tiongkok dan belum diketahui penyebabnya.

Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (11/1), Menkes Terawan mengimbau masyarakat Indonesia yang bepergian ke wilayah Tiongkok menghindari beberapa tempat dan aktivitas yang berpotensi menularkan penyakit tersebut. “Hasil pengkajian menunjukkan bahwa penyakit ini bukan disebabkan virus influenza dan bukan penyakit pernapasan biasa. Semua pasien di Wuhan telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Kita sudah dapat info mereka juga sudah diisolasi dan dilakukan penelusuran atau investigasi untuk mengetahui penyebabnya,” kata dia.

Ia menyebut jumlah pasien yang semula 27 orang, sedangkan informasi menyebut terjadi peningkatan menjadi 59 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sampai saat ini tidak melakukan pembatasan perjalanan ke Tiongkok.

Namun, Menkes Terawan meminta kepada seluruh masyarakat membiasakan berperilaku hidup sehat, seperti cuci tangan sebelum makan, pakai masker agar tidak menular ke orang lain, makan makanan bergizi seimbang, makan buah dan sayur yang cukup, melakukan aktivitas fisik minimal setengah jam setiap hari, dan segera berobat jika sakit.

Ia juga mengingatkan masyarakat Indonesia yang berpergian di wilayah Tiongkok menghindari berkunjung ke pasar ikan atau tempat penjualan hewan hidup. Selain itu, katanya, jika dalam perjalanan merasa berinteraksi dengan orang dengan gejala demam, batuk, dan susah bernapas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama, segera menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk berobat.

Begitu juga jika saat tiba di Indonesia menunjukkan gejala demam, batuk, dan sulit bernapas, katanya, segera berobat. “Jika ada tanda-tanda seperti itu, agar segera ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan higiene diri termasuk cuci tangan. Itu yang saya minta terus digalakkan di lingkungan masyarakat,” ucap Menkes Terawan.

Namun, ia menegaskan hingga saat ini tidak ada laporan penularan pneumonia ke Indonesia. Selain itu, pneumonia di Tiongkok belum terdapat bukti apakah penyakit tersebut berkaitan dengan SARS atau tidak, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:06 WIB
Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayang...
Sering merasa ingin buang air sampai rumah? Ini kata dokter
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:49 WIB
Apakah Anda termasuk orang yang sering ingin buang air kecil begitu tiba di rumah? Jika ya, ahli kes...
Sistem kesehatan Indonesia dinilai bekerja baik hadapi COVID-19
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sistem kesehatan nasional Indonesia sejauh ini sudah bekerja dengan baik menghadapi wabah seperti CO...
Rajin latihan fisik masih bisa kena serangan jantung? Ini penjelasannya
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:46 WIB
Meninggalnya selebritas Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) karena serangan jantung memunculkan tanya...
Kota-kota di Tiongkok cari sumbangan darah akibat corona
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:35 WIB
Beberapa kota Tiongkok mengumumkan kekurangan persediaan darah untuk keperluan klinik segera terjadi...
Kejari Langkat dan Diskominfo sosialisasi bahaya narkoba di sekolah
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:27 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat  bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Langkat ma...
Tiongkok laporkan 1.749 kasus baru infeksi corona hingga 18 Februari 
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:07 WIB
Tiongkok daratan melaporkan 1.749 kasus baru infeksi corona pada Selasa (18/2), kata Komisi Kesehata...
Jepang siap bantu jika Indonesia berencana pulangkan 78 warganya
Rabu, 19 Februari 2020 - 06:18 WIB
Pemerintah Jepang siap membantu proses pemulangan 78 warga negara Indonesia (WNI) yang berada dalam ...
Dokter: Radioaktif bisa sebabkan kanker
Selasa, 18 Februari 2020 - 11:26 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengatakan zat radioakt...
Yang perlu dilakukan usai selamat dari serangan jantung
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:37 WIB
Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 86 persen orang akan selamat dari serangan jantung pertama. L...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)