Banjir Tahun Baru 2020 disebut `terbaik` Selama siklus banjir besar Jakarta
Elshinta
Minggu, 12 Januari 2020 - 18:28 WIB |
Banjir Tahun Baru 2020 disebut `terbaik` Selama siklus banjir besar Jakarta
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FGPUPN

Elshinta.com - Banjir yang terjadi tepat pada Tahun Baru 2020 di Jakarta disebut yang `terbaik` dalam kategori dampak dan penanganan Pemprov DKI Jakarta selama siklus banjir besar yang terjadi di ibu kota.

Hal tersebut terungkap dalam data dari BPBD DKI Jakarta, Bappenas, dan BMKG yang dirangkum Pemprov DKI Jakarta dan dikutip Antara pada Minggu (12/1), dengan menyajikan data banjir pada tahun 2002, 2007, 2013, 2015 dan 2020.

Dalam data yang telah dipaparkan Pemprov DKI Jakarta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) pada tanggal 7 Januari 2020 itu, terungkap bahwa saat banjir yang terjadi di tahun 2020, ternyata memiliki curah hujan yang paling tinggi dalam siklus, yakni 377 milimeter per hari dimana sebelumnya yang tertinggi adalah 340 mm per hari (2007).

Banjir besar yang terjadi di Jakarta pada tahun 2020 ini, disebutkan hanya menyebabkan luas area tergenang 156 km persegi dengan jumlah RW tergenang sebanyak 390, tetapi tidak sampai menyebabkan lumpuhnya area strategis seperti Bundaran HI, Jalan Thamrin dan kawasan Medan Merdeka.

Jika dibandingkan banjir besar sebelumnya yakni yang terjadi pada tahun 2013 dan 2015, dimana dengan curah hujan relatif lebih rendah masing-masing sekitar 100 mm dan 277 mm per hari, ternyata luas area tergenang 240 km dan 281 km.

Selain itu, banjir 2013 dan 2015 menyebabkan masing-masing sekitar 599 RW dan 702 RW tergenang dengan juga termasuk area strategis ibu kota. Berdasarkan data itu juga, pada tahun 2020 ini jumlah pengungsi sebanyak 36.445 jiwa yang tersebar di lokasi pengungsian sejumlah 269 dengan korban jiwa meninggal 19 orang.

Sementara, tahun 2013 dan 2015, pengungsi mencapai 90.913 jiwa dan 45.813 jiwa yang tersebar di 1.250 dan 409 lokasi pengungsian dengan korban jiwa masing-masing 40 dan lima orang hilang. Untuk waktu surut banjir (95 persen wilayah genangan) di tahun 2020, menunjukan hasil paling positif lantaran hanya perlu waktu selama empat hari yang lebih cepat jika dibandingkan dengan banjir yang terjadi pada tahun 2013 dan 2015 yang memakan waktu surut (95 persen wilayah genangan) selama tujuh hari.

Adapun sepanjang siklus banjir besar yang dirangkum pada data antara 2002 hingga 2020 itu, banjir besar tahun 2007 memiliki dampak terparah yakni dengan curah hujan 340 mm/hari, menggenangi 955 RW dengan luas area genangan 455 km persegi termasuk area strategis. Pada tahun 2007 tersebut, jumlah pengungsi sebanyak 276.333 jiwa, tersebar di lokasi pengungsian yang tidak diketahui jumlahnya, dengan korban meninggal sebanyak 48 orang dan waktu surut (95 persen wilayah genangan) sekitar 10 hari. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Peduli wabah COVID-19 IPKI sumbang APD ke rumah sakit di Kota Depok
Kamis, 02 April 2020 - 20:45 WIB
Pandemi penyakit COVID-19  di dunia yang mencemaskan mengundang keprihatinan pelbagai pihak. Status...
Pemerintah siapkan bantuan sosial bagi masyarakat yang tidak mudik
Kamis, 02 April 2020 - 17:14 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah s...
Din Syamsuddin: Jenazah COVID-19 bukan azab jadi jangan tolak
Kamis, 02 April 2020 - 14:14 WIB
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan jangan menolak pemakaman ...
KIPP: Pincang, perjalanan pemerintahan di DKI tanpa wagub
Kamis, 02 April 2020 - 13:46 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjend) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP ) Indonesia, Kaka Suminta meng...
Kakorlantas: Layanan Satpas SIM dan SIM Keliling ditutup sementara
Kamis, 02 April 2020 - 13:14 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan pelayanan di Satpas SIM, gerai hingga SIM keliling di...
Kapolsek Kembangan dicopot karena gelar pesta pernikahan
Kamis, 02 April 2020 - 12:48 WIB
Polda Metro Jaya mencopot jabatan Komisaris Polisi Fahrul Sudiana sebagai Kapolsek Kembangan, Jakart...
Penutupan wilayah, KKP minta pengiriman logistik jangan dibatasi
Kamis, 02 April 2020 - 10:59 WIB
Baru-baru ini Gabungan Pengusaha Makanan Ternak, meminta pemerintah tidak membatasi akses pengiriman...
Imbas COVID-19, penumpang bandara AP II turun 4,84 persen
Kamis, 02 April 2020 - 10:29 WIB
Jumlah pergerakan penumpang pesawat di rute domestik dan internasional di seluruh bandara PT Angkasa...
Produk pertanian terhenti, Ini yang diminta PT HKTI kepada pemerintah 
Kamis, 02 April 2020 - 10:08 WIB
Dampak penyebaran virus corona baru (COVID-19) saat ini juga mulai dirasakan di sektor Pertanian.
Pembatasan moda transportasi, Dirlantas Polda Metro: Tidak ada penutupan jalan di Jakarta
Kamis, 02 April 2020 - 07:51 WIB
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, tidak ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Radio Elshinta