Tiongkok bakal punya kapal patroli berbobot 10.000 ton
Elshinta
Senin, 13 Januari 2020 - 09:18 WIB |
Tiongkok bakal punya kapal patroli berbobot 10.000 ton
Sumber Foto: https://bit.ly/2Tkv2FZ

Elshinta.com - Tiongkok bakal memiliki kapal patroli maritim berbobot 10.000 ton sepanjang 165 meter dan lebar 20,6 meter.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Provinsi Guangdong menyebutkan bahwa kapal patroli maritim terbesar pertama di Tiongkok itu sekarang sedang dalam proses pembangunan.

Kapal patroli tersebut mampu mengangkut berbagai tipe helikopter dan menjalankan tugas SAR, dikutip dari laman ECNS, Senin (13/1).

Armada tersebut akan diintegrasikan dengan kekuatan lain yang dimiliki Tiongkok untuk menjalankan tugas jelajah maritim, SAR, dan membantu peningkatan pengamanan di kawasan Teluk Guangdong-Hong Kong-Makau.

Sampai saat ini Bakamla Tiongkok sudah memiliki lima unit kapal patroli, masing-masing disiagakan di Kota Shanghai, Provinsi Shandong, Provinsi Hainan, Provinsi Zhejiang, dan Provinsi Guangdong.

Satu unit lagi kapal patroli berbobot mati 5.000 ton juga sedang dalam tahap pengerjaan, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Emas melonjak dipicu penurunan dolar dan optimisme stimulus
Rabu, 30 September 2020 - 10:02 WIB
Emas kembali menguat untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Harga minyak tergelincir, kasus COVID-19 tingkatkan kekhawatiran permintaan
Rabu, 30 September 2020 - 09:47 WIB
Harga minyak jatuh lebih dari tiga persen ke level terendah dalam dua minggu, pada akhir perdagangan...
Riset: 9 dari 10 pasien sembuh COVID-19 alami efek samping
Rabu, 30 September 2020 - 09:33 WIB
Sembilan dari sepuluh pasien yang sembuh dari COVID-19 dilaporkan mengalami berbagai efek samping, s...
WHO: 1 juta kematian COVID-19 `tonggak sejarah sangat menyedihkan`
Rabu, 30 September 2020 - 09:16 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, satu juta kematian COVID-19 menjadi `tonggak sejarah...
Bank Dunia: Pandemi COVID-19 pukul ekonomi Asia Timur, picu kemiskinan baru
Selasa, 29 September 2020 - 16:50 WIB
Dalam laporan ekonomi terbaru, Bank Dunia menyatakan, pandemi COVID-19 telah memukul perekonomian di...
Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa
Selasa, 29 September 2020 - 12:39 WIB
Puluhan pemukim Yahudi, yang dikawal oleh polisi Israel, memaksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Ye...
Mahasiswa kedokteran Indonesia di Tiongkok protes wacana dokter asing
Selasa, 29 September 2020 - 12:26 WIB
Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Kedokteran Luar Negeri Indonesia (Perluni) di Tiongk...
Arab Saudi hancurkan sel teroris binaan Iran
Selasa, 29 September 2020 - 10:41 WIB
Arab Saudi pada Senin (28/9) menyatakan pihaknya telah menghancurkan sel teroris yang dibina oleh Pe...
WHO: 120 juta tes cepat COVID-19 akan tersedia untuk negara miskin
Selasa, 29 September 2020 - 10:27 WIB
 Sekitar 120 juta tes diagnostik cepat COVID-19 akan tersedia untuk negara miskin, dengan harga mak...
Harga minyak menguat didorong harapan atas stimulus ekonomi AS
Selasa, 29 September 2020 - 09:24 WIB
Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), seiring dengan kenaikan ekuitas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV