Putra Mahkota UEA tiru cara Indonesia sambut tamu kenegaraan
Elshinta
Senin, 13 Januari 2020 - 12:49 WIB |
Putra Mahkota UEA tiru cara Indonesia sambut tamu kenegaraan
Sumber Foto: https://bit.ly/2ThLLtJ

Elshinta.com - Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed mengaku meniru cara Indonesia dalam menyambut tamu kenegaraan, antara lain dengan melibatkan anak-anak untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi.

Anak-anak yang membawa bendera UEA dan bendera Indonesia dengan gembira menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Qasr Al Watan Abu Dhabi pada Minggu (12/1).

Acara penyambutan oleh anak-anak tersebut merupakan rangkaian upacara kenegaraan setelah Presiden Jokowi disambut dengan Guards of Honor Ceremony yang disertai dentuman meriam dan alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pemerintah Indonesia menggelar upacara penyambutan semacam itu saat Putra Mahkota Mohamed bin Zayed mengunjungi ke Indonesia dan dia terkesan. "Kami meniru apa yang dilakukan di Indonesia, di sini juga kita bertemu dengan anak-anak yang membawa bendera UEA dan Indonesia," kata Putra Mahkota Mohamed bin Zayed.

Putra Mahkota Mohamed bin Zayed dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian. "Islam tidak pernah mengajarkan terorisme. Islam selalu mengedepankan kedamaian," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia menambahkan, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia bisa memberi contoh. "Islam di Indonesia dapat menjadi contoh Islam yang damai," kata Putra Mahkota.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Putra Mahkota Mohamed Bin Zayed atas dukungan dan bantuan UEA dalam pembangunan masjid dan Islamic Center di Kota Solo serta pemberian tanah dan gedung bagi Kedutaan Besar Republik Indonesia di UEA. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolsek Margahayu pimpin langsung evakuasi penemuan mayat bocah di pinggir sungai
Senin, 17 Februari 2020 - 07:56 WIB
Pihak Kepolisian Sektor Margahayu menerima laporan dari masyarakat bahwa pada Minggu (16/2), sekira ...
SPBU digital efektif dimulai pada Juni 2020
Senin, 17 Februari 2020 - 06:58 WIB
Pemasangan digitalisasi nozzle pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan efektif pada Juni...
Massa mantan GAM gagalkan Muswil Partai Aceh di Aceh Barat
Senin, 17 Februari 2020 - 06:29 WIB
Massa dari kalangan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) atau mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (G...
Wakil Ketua MPR sebut ada tiga fraksi belum setujui amandemen UUD
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:58 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan menyebut bahwa hingga saat ini masih terdapat tiga fraksi yang belum...
Satgas Yonif RK 136/TS bangun lapangan bola voli di perbatasan Porto-Haria
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:16 WIB
Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung d...
PBI Lumajang lepasliarkan puluhan burung endemik di Semeru
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:44 WIB
Pelestari Burung Indonesia (PBI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, turut menyeimbangkan ekosistem di l...
Peran KPI Sumut diharapkan benar-benar dirasakan
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:30 WIB
Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara mendatang diharapkan benar-benar dapat dirasak...
Said Iqbal: Omnibus Law RUU Cipta Kerja hilangkan pesangon
Minggu, 16 Februari 2020 - 15:58 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan Omnibus Law Rancangan Un