DPRD: Penanganan pascabanjir perlu komunikasi yang intens
Elshinta
Senin, 13 Januari 2020 - 13:55 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
DPRD: Penanganan pascabanjir perlu komunikasi yang intens
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Khalid Ismail. Foto: Selly Loamena/Radio Elshinta

Elshinta.com - Penanganan pascabanjir di Kabupaten Tangerang, Banten, masih perlu dilakukan komunikasi yang intens antara pemerintah daerah dan pusat, dalam hal ini adalah Provinsi Banten, salah satunya adalah mengenai sarana dan prasarana yang kurang memadai saat terjadi bencana. 

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Khalid Ismail usai melaksanakan rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah di gedung eks DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (13/1), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Selly Loamena.

Khalid Ismail juga menjelaskan bahwa masih kurangnya sumber daya manusia yang menangani saat terjadi bencana. Bencana banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi penanganan secara terpadu antara wilayah Jabodetabek dalam proses perencanaan pemanfaatan dan pengendalian tata ruang.

Dampak dari banjir yang terjadi awal tahun menyebabkan rusaknya lahan pertanian dan tambak, daerah pesisir dan pemukiman nelayan, pemukiman penduduk, industri dan pergudangan, fasilitas umum seperti sekolah, jalan, dan fasilitas umum lainnya serta kesehatan masyarakat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Curah hujan tinggi, Polsek Rancaekek lakukan monitoring lokasi banjir
Sabtu, 29 Februari 2020 - 13:17 WIB
Akibat hujan deras pada Jumat (28/20) dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari pukul 22.00 WIB, hampir...
Polsek Nagreg Polresta Bandung bersama instansi terkait tanggulangi longsor
Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:49 WIB
Hujan lebat yang melanda wilayah Nagreg, mengakibatkan terjadinya bencana longsor skala kecil, tanah...
Banjir landa tiga kecamatan di Kabupaten Sumedang
Sabtu, 29 Februari 2020 - 06:15 WIB
Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, meliputi Cimanggung, Sumedang Utara...
BNPB sebut hampir 1,5 juta warga mengungsi sepanjang Januari-Februari 2020
Jumat, 28 Februari 2020 - 19:46 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang 1 Januari hingga 27 Februari 2020 se...
 Pasca terseret banjir, jembatan darurat Desa Pengentaan berfungsi awal Maret
Jumat, 28 Februari 2020 - 19:08 WIB
Pasca terseret banjir bandang pada 31 Desember 2019 lalu, saat ini pembangunan jembatan darurat bail...
Posko Baguna PDI Perjuangan didirikan bantu korban banjir di Komplek IKIP Bekasi 
Jumat, 28 Februari 2020 - 17:46 WIB
PDI Perjuangan membuka Posko  Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) disekitar area yang terdampak b...
Warga pedalaman Lebak dambakan jembatan permanen pasca-bencana 
Jumat, 28 Februari 2020 - 17:08 WIB
Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendambakan jembatan semi permanen pasca-benca...
Soal Subang, Ridwan Kamil: Bendungan Sadawarna dan normalisasi sungai
Jumat, 28 Februari 2020 - 16:38 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau langsung kondisi banjir di Kecamatan Pamanukan, Ka...
Sejumlah desa di Jelimpo Landak Kalbar terendam banjir 
Jumat, 28 Februari 2020 - 16:07 WIB
Sejumlah desa yang ada di Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat terencam ba...
Warga korban banjir di Dusun Kokopan I, Lumajang butuh bantuan,
Jumat, 28 Februari 2020 - 14:35 WIB
Banjir yang menggenang rumah warga di Dusun Kokapan l, Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)