Berburu cokelat halal di Belgia
Elshinta
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Berburu cokelat halal di Belgia
Ketua Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF), Priyadi Abadi dan CEO Rudolf Braun, Pavel Krupka dalam `Presentasi Belgium Halal Chocolates & Silaturahmi IITCF` di Jakarta. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Menyebut nama Belgia. Apa yang terlintas di benak Anda? Apalagi, jika Anda berwisata ke negara tersebut. Bayangan tentang The Adventure of Tintin karya penulis dan seniman Herge, waffle atau kudapan cokelatnya sudah pasti muncul saat Anda menginjakkan kaki di Negara Cokelat ini. 

Bagi wisatawan terlebih bagi para penggila atau pemburu cokelat, pilihan berwisata ke Belgia sudahlah tepat. Ya, Belgia adalah surganya cokelat. Tak sulit mendapatkan cokelat di negara yang dijuluki The Battleground of Europe ini. 

Namun, bagaimana dengan wisatawan muslim khususnya, yang menginginkan cokelat yang mereka konsumsi terjamin kehalalannya. Menurut Ketua Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF), Priyadi Abadi dalam `Presentasi Belgium Halal Chocolates & Silaturahmi IITCF` di Jakarta, Selasa (14/1), tidak banyak cokelat di Belgia yang memiliki sertifikat halal. Namun, ujarnya bukan tidak mungkin saat ini sudah ada beberapa produk cokelat yang bersertifikat halal.

“IITCF telah melakukan kampanye wisata halal di setiap destinasi yang menjadi tujuan wisatanya, terutama di Eropa. Alhamdulillah IITCF berhasil meyakinkan beberapa partner untuk menyajikan makanan halal, salah satunya adalah cokelat Rudolf Braun yang sudah mengantongi sertifikat halal sejak Juni 2019," kata Priyadi.

Kota Brussel, memang selalu ramai dan menjadi tujuan wisata utama wisatawan di The Flat Country, Belgia. Ikon Manneken Pis, atau patung anak kecil yang sedang pipis atau buang air kecil yang terbuat dari perunggu itu menjadi tujuan. Belum lengkap rasanya jika tak berfoto dengan latar patung Mennaken Pis sebelum tentunya berburu cokelat yang akan dibawa sebagai oleh-oleh. 

Persis, di samping patung Mennaken Pis atau di Jl. Rue Du Cene, wisatawan bisa mendapatkan cokelat legendaris Rudolf Braun yang sudah ada sejak 1899 dan sudah bersertifikat halal. "IITCF telah melakukan kampanye wisata halal di setiap destinasi yang menjadi tujuan wisatanya, terutama di Eropa. Alhamdulillah IITCF berhasil meyakinkan beberapa partner untuk menyajikan makanan halal, salah satunya cokelat Rudolf Braun,” jelas Priyadi Abadi. 

Sementara itu, CEO Rudolf Braun, Pavel Krupka mengatakan bahwa selain tak berhenti mengurus sertifikat, pihaknya juga terus gencar melakukan sosialisasi cokelat halal ke beberapa negara berpenduduk muslim yang banyak berkunjung ke Belgia, seperti Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Anak muda di Majalengka lestarikan kue apem melalui festival
Minggu, 11 Oktober 2020 - 14:46 WIB
Melestarikan tradisi di Bulan Safar, sekelompok anak muda di wilayah utara Majalengka yang tergabung...
Amankah mengkonsumsi makanan beku siap santap?
Rabu, 16 September 2020 - 20:56 WIB
Sejak pandemi virus corona yang mengharuskan semua orang untuk tetap berada di rumah, makanan beku a...
Agar tetap sehat saat santap hidangan Idul Adha
Jumat, 31 Juli 2020 - 10:26 WIB
Sebagian orang menyukai hidangan khas Idul Adha semisal gulai daging kambing, sapi, satai dan lainny...
Pemkab Kudus dukung pengembangan Kopi Muria jadi wisata edukasi
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:45 WIB
Kopi Muria yang ditanam di lereng Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah mulai dikenal masyarakat sehingga...
Sejumlah restoran di jalur Puncak langgar PSBB, akhirnya...
Rabu, 27 Mei 2020 - 07:17 WIB
Petugas gabungan menutup paksa sementara sejumlah restoran di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Ba...
DKI jatuhkan denda maksimal ke McDonald`s Sarinah akibat langgar PSBB
Kamis, 14 Mei 2020 - 19:35 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjatuhkan denda maksimal pada manajemen gerai restoran cepat saji ...
Gerai pertama McDonald`s Indonesia di Sarinah resmi tutup permanen
Jumat, 08 Mei 2020 - 06:45 WIB
Setelah hampir 30 tahun menempati salah satu sudut ikon bersejarah di Jakarta, Gerai pertama McDonal...
Bantu para pelaku kuliner kembangkan bisnis lewat FSI 2020
Kamis, 30 April 2020 - 12:06 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi para p...
Syarat kalau ingin berbuka dengan takjil dingin
Sabtu, 25 April 2020 - 14:15 WIB
Hidangan takjil semisal es buah atau jenis es lainnya sebenarnya boleh saja Anda konsumsi sebagai hi...
Pesan makanan lewat jasa antar di tengah pandemi COVID-19, amankah?
Selasa, 17 Maret 2020 - 05:21 WIB
Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, memanfaatkan layanan pengiriman makanan bisa menjadi pi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV