Presiden Iran sebut penembakan jet Ukraina `tak termaafkan`
Elshinta
Selasa, 14 Januari 2020 - 19:45 WIB |
Presiden Iran sebut penembakan jet Ukraina `tak termaafkan`
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut penembakan tak disengaja yang dialami sebuah pesawat Ukraina sebagai `kesalahan tak termaafkan`.

Rouhani mengatakan Iran akan menghukum semua pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut dan bahwa "kejadian tragis" itu akan diselidiki secara penuh.

"Itu adalah kesalahan yang tidak termaafkan ... tidak mungkin hanya satu orang yang menyebabkan pesawat itu jatuh," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi, Selasa (14/1) mengutip Antara.

"Pengakuan angkatan bersenjata bahwa mereka salah adalah langkah pertama yang bagus... Kita harus memastikan kepada masyarakat bahwa kesalahan ini tidak akan terjadi lagi," katanya.

Seperti dilaporkan Reuters, Rouhani menambahkan bahwa pemerintahannya "bertanggung jawab terhadap Iran dan bangsa-bangsa lainnya yang para warganya kehilangan nyawa dalam kecelakaan pesawat itu".

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tingkatkan layanan haji, KJRI Jeddah gelar Indonesia Hajj Expo ke-3
Senin, 17 Februari 2020 - 10:23 WIB
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggelar pameran produk layanan haji `Indonesia ...
Minggu, di Hubei saja ada 1.933 kasus dan 100 kematian baru akibat corona
Senin, 17 Februari 2020 - 09:28 WIB
Di Provinsi Hubei, Tiongkok, pusat wabah virus corona, pada Minggu (16/2), terdapat 1.933 kasus sert...
Jelang pertemuan Turki-Rusia, Suriah kuasai sebagian besar Aleppo
Senin, 17 Februari 2020 - 07:29 WIB
Pasukan pemerintah Suriah membuat kemajuan signifikan pada hari Minggu (16/2) di provinsi Aleppo kar...
Dirjen Pen Kemendag kunjungi perusahaan tempe di Sydney
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:49 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Pen) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengunjungi...
Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:27 WIB
Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat menyita senjata yang diyakini `buatan sekaligus rancangan...
Riset: Berita bohong bisa perburuk kondisi wabah virus corona
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:58 WIB
Kemunculan berita bohong, termasuk informasi keliru dan anjuran salah di media sosial, bisa membuat ...
AS jamin virus corona tidak terlalu pengaruhi harga minyak
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:05 WIB
Wabah virus corona di Tiongkok berdampak kecil kepada pasar energi dan tidak mungkin secara dramatis...
Setelah ditolak 5 negara karena corona, penumpang kapal pesiar bisa turun di Kamboja
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:55 WIB
Para penumpang kapal pesiar, yang terombang-ambing selama dua pekan di laut setelah ditolak lima neg...
Korban meninggal akibat Corona di Hubei terus bertambah
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:07 WIB
Korban meninggal dunia akibat wabah COVID-19, nama resmi virus corona, di Provinsi Hubei, Tiongkok, ...
9.000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:55 WIB
Sedikitnya 9.000 pelajar Indonesia saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi terkemuka di ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)