Imigrasi ketahui Harun Masiku ke Singapura di TPI
Elshinta
Rabu, 15 Januari 2020 - 07:21 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Imigrasi ketahui Harun Masiku ke Singapura di TPI
Kepala Bagian Protokol Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang. Foto: Popi Rahim/elshinta.com

Elshinta.com - Pencarian kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku, masih berlanjut. Entah dimana ia kini berada.

Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kepala Bagian Protokol Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang menyampaikan, Imigrasi hanya memiliki data perlintasan saja.

"Pada saat dia keluar melalui TPI (tempat pemeriksaan imigrasi), paspornya siap. Pada saat itu belum ada pencegahan, nggak ada masalah kan? Jadi petugas mantap memberikan izin. Pada saat itu tercatat tujuannya ke Singapura. Jadi asumsi ya dia ke Singapura," kata Arvin kepada Reporter Elshinta.com, Popi Rahim di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Namun, Arvin melanjutkan, ketika sudah sampai di negara berlambang Singa tersebut sekiranya ia melanjutkan perjalanan ke negara lain, tentu tidak dapat dipantau lagi.

"Tujuan awalnya dia ke Singapura atau di mana kan kita nggak tahu?," ungkap Arvin.

Ketika ditanya soal apakah pemerintah Singapura telah memberikan informasi keberadaan caleg PDIP tersebut, pihak Imigrasi menjawab belum menerima perkembangan perjalanan dari kader partai berlambang moncong putih itu.

"Kalau di kita belum tahu, kalau dari pihak penyidik apakah sudah menghubungi ke sana. Apakah melalui jalur Interpol misalnya gitu kan kalau misalnya untuk pencarian orang itu kan bisa dengan DPO untuk Interpol," tuturnya.

Harun Masiku ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8 Januari 2020, terkait kasus pergantian antarwaktu (PAW) calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP. Sementara dari data Imigrasi Harun menuju Singapura pada 6 Januari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua KPU Kalsel dan 4 anggotanya dilaporkan ke DKPP
Jumat, 28 Februari 2020 - 18:01 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Sarmuji dan empat anggota KPU Kalimantan Selat...
Iis Sugiarto beberkan proses mertua Emirsyah Beli rumahnya seharga Rp8,5 M
Jumat, 28 Februari 2020 - 16:02 WIB
Tiga saksi masing-masing Dwiningsih Haryanti Putri, Erna Indrastuti dan Istiningdiah Sugianto alias ...
Polisi temukan 110 butir happy five milik RH penyuplai narkoba ke artis Vitalia Sesha
Jumat, 28 Februari 2020 - 12:49 WIB
Kepolisian Jakarta Barat menemukan bukti baru terkait narkoba yang melibatkan artis Vitalia Sesha (V...
KPK periksa Ketua KPU
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:28 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, Jumat ...
Saksi: Imam tak pernah langsung minta tambahan operasional menteri
Kamis, 27 Februari 2020 - 22:41 WIB
Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di Kementrian Pemuda dan...
KPK kembali lakukan geledah di Surabaya cari Nurhadi
Kamis, 27 Februari 2020 - 17:38 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis kembali melakukan penggeledahan di Surabaya untuk mencari ...
Karutan Kelas 1 Tangerang intensifkan komunikasi dengan APH wujudkan `zero overstaying`
Kamis, 27 Februari 2020 - 16:26 WIB
Dalam mewujudkan zero overstaying tahanan yang terjadi di dalam Rutan ataupun Lapas, dalam hal ini ...
Kasus penusukan Wiranto akan disidangkan di PN Jakbar
Kamis, 27 Februari 2020 - 07:26 WIB
Kasus penusukan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, t