Keterangan Polda Jateng terkait kemunculan Keraton Agung Sejagat
Elshinta
Rabu, 15 Januari 2020 - 09:05 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Keterangan Polda Jateng terkait kemunculan Keraton Agung Sejagat
Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jateng. Foto: NTMC Polri

Elshinta.com - Polda Jawa Tengah menangkap Raja Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso beserta istrinya, Fanni Aminadia, yang viral di media sosial beberapa waktu terakhir. Polisi akan menyelidiki kasus tersebut dari keterangan ahli sejarah dan psikologi.

“(Toto dan Fanni) diminta klarifikasinya, nanti termasuk juga nanti minta keterangan tenaga ahli, ahli sejarah, ahli psikologi juga termasuk, akan dilihat juga nanti,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Selasa (14/1/2020) malam.

Iskandar mengatakan, pihaknya juga belum mendalami kepastian jumlah korban Keraton Agung Sejagat. Saat ini pihaknya masih dalam tahap mengumpulkan keterangan sebanyak-banyaknya dari para ahli dan saksi.

“Oh belum, belum sampai ke sana. yang jelas kita akan minta klarifikasinya karena beberapa warga kan resah terkait itu,” ucapnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi NMTC Polri. 

Iskandar menjelaskan, warga resah lantaran Toto dan istrinya mendeklarasikan kerajaan baru. Padahal, sebut Iskandar, masyarakat tidak pernah tau soal Keraton Agung Sejagat itu.

“Iya sementara yang mereka tau kerajaan itu sudah ada, kerajaan kerajaan yang ada di Jawa ini dan tidak ada lagi kerajaan baru, ini kan mereka (Toto dan Fanni) deklarasikan kerajaan baru itu yang membuat masyarakat resah,” papar Iskandar.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial kemunculan kerajaan baru di Purworejo, Jawa Tengah. Kerajaan tersebut menamakan diri Keraton Agung Sejagat, terletak di Desa Pogung Jurutengah, RT 03/RW 01, Kecamatan Bayan.

Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41), suami istri yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 14 UU RI No. 1 Tahun 1946 soal menyiarkan berita bohong dan keonaran. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan KaBAIS: Revisi UU Kejaksaan tak kurangi kewenangan penyidikan Polri
Jumat, 25 September 2020 - 21:25 WIB
Revisi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dinilai tidak akan mengurangi kewenangan ...
Febri Diansyah: Kondisi KPK sudah berubah
Jumat, 25 September 2020 - 12:04 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, sa...
Kasus pelecehan dan penipuan di bandara, polisi periksa delapan saksi
Kamis, 24 September 2020 - 08:41 WIB
Penyidik Kepolisian telah memeriksa delapan saksi dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan yang d...
Sidang korupsi skandal pembelian MTN oleh Bank Sumut sampai malam, `Fee`4 persen dipertanyakan
Selasa, 22 September 2020 - 15:26 WIB
Sidang lanjutan secara video conference (vidcon) perkara korupsi Rp202 miliar terkait skandal pembel...
KPK: Pengurangan vonis koruptor oleh MA perparah korupsi
Senin, 21 September 2020 - 17:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pengurangan masa hukuman para terpidana korupsi berdas...
 12 tahun buron, Kejatisu tangkap SFH tersangka korupsi BRR
Jumat, 18 September 2020 - 21:57 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejati Sumatera Utara berhasil meringkus SFH Mantan Kuasa Dire...
Bandar narkoba terpidana mati kabur, bikin lubang tembus ke gorong-gorong
Jumat, 18 September 2020 - 14:47 WIB
Seorang narapidana yang divonis hukuman mati kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tanger...
Viral penindakan masker saat berkendara, ini kata pihak kepolisian
Jumat, 18 September 2020 - 07:34 WIB
Belakangan, banyak warga yang memprotes terkait penindakan penggunaan masker saat berkendara. Pihak ...
Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Kamis, 17 September 2020 - 14:11 WIB
Menteri Polhukam Mahfud MD menegaskan tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadi...
Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Kamis, 17 September 2020 - 13:19 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, Kepolisian...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV