Polisi dalami motif klaim berdirinya keraton di Purworejo, ada unsur makar?
Elshinta
Rabu, 15 Januari 2020 - 11:37 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polisi dalami motif klaim berdirinya keraton di Purworejo, ada unsur makar?
Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jateng. Foto: NTMC Polri

Elshinta.com - Polda Jawa Tengah telah membentuk tim khusus untuk melakukan sejumlah pemeriksaan terkait kehadiran Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo, yang viral di media sosial beberapa waktu terakhir.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, pihaknya menerjunkan tim khusus yang dipimpin Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Budi Haryanto ke Purworejo, untuk melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. 

Personel di Purworejo juga akan mengumpulkan data-data terkait legalitas hingga sejarah. Selain itu, Kepolisian juga mendalami motif apa di balik deklarasi Keraton Agung Sejagat. 

“Pengumpulan data sekaligus klarifikasi untuk mengetahui profil dari organisasi ini kemudian legalitas pendiriannya dan juga kita ingin mengetahui juga motif pendiriannya,” jelas Irjen Pol Rycko di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (14/1).

Jenderal Bintang Dua tersebut menambahkan “Tentunya negara kita adalah negara hukum, semuanya diatur dan kita akan mempelajari dari berbagai aspek. Pertama dari aspek legalitas, kemudian yang kedua dari aspek sosial aspek kultural juga akan kita pelajari aspek kesejarahan, akan pelajari semua. Hari ini (Selasa kemarin) baru akan mulai pengumpulan data dan klarifikasi semua".

Sementara itu, Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Budi Haryanto mengatakan, pihaknya akan meneliti apakah ada unsur makar atau memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diniatkan pendiri dan pengikut keraton tersebut. 

“Kalau perbuatan dan kegiatan tersebut bertujuan memisahkan diri dari NKRI kita jerat dengan pasal makar 106 KUHP,” jelas Direskrimum Polda Jateng, seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri, Rabu (15/1).

Sebelumnya, Kecamatan Bayan, Purworejo, sejak akhir pekan lalu, heboh setelah video rekaman wilujengan dan kirab budaya keraton tersebut viral pada Jumat (10/1) hingga Minggu (12/1). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK: Pengurangan vonis koruptor oleh MA perparah korupsi
Senin, 21 September 2020 - 17:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pengurangan masa hukuman para terpidana korupsi berdas...
 12 tahun buron, Kejatisu tangkap SFH tersangka korupsi BRR
Jumat, 18 September 2020 - 21:57 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejati Sumatera Utara berhasil meringkus SFH Mantan Kuasa Dire...
Bandar narkoba terpidana mati kabur, bikin lubang tembus ke gorong-gorong
Jumat, 18 September 2020 - 14:47 WIB
Seorang narapidana yang divonis hukuman mati kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tanger...
Viral penindakan masker saat berkendara, ini kata pihak kepolisian
Jumat, 18 September 2020 - 07:34 WIB
Belakangan, banyak warga yang memprotes terkait penindakan penggunaan masker saat berkendara. Pihak ...
Menkopolhukam: Penusuk Ali Jaber gila atau tidak tetap ke pengadilan
Kamis, 17 September 2020 - 14:11 WIB
Menteri Polhukam Mahfud MD menegaskan tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadi...
Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Kamis, 17 September 2020 - 13:19 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, Kepolisian...
Polisi buru pemotor wanita pamerkan celana dalam
Kamis, 17 September 2020 - 08:17 WIB
Viral di media sosial, wanita pengendara motor matic yang memamerkan celana dalamnya di jalanan. Set...
Viral, polisi ungkap motif pelaku penggunting Bendera Merah Putih di Sumedang
Kamis, 17 September 2020 - 08:04 WIB
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan motif pelaku pengguntingan Bende...
Ada sanksi tegas, masyarakat dingatkan agar disiplin selama PSBB
Kamis, 17 September 2020 - 07:21 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana meminta masyarakat Jakarta agar disiplin menjalankan prot...
Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terancam hukuman mati
Kamis, 17 September 2020 - 06:53 WIB
Polisi telah menetapkan Alpin Andria alias Alfin Andrian sebagai tersangka atas kasus penusukan Syek...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV