Status tanggap darurat di Kabupaten Bogor diperpanjang
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 06:58 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Status tanggap darurat di Kabupaten Bogor diperpanjang
Longsor di Kabupaten Bogor. Foto: Endang Sudrajat/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung mulai tanggal (tmt) 15 Januari hingga 28 Januari 2020 di lima Kecamatan, antara lain Kecamatan Sukajaya, Nanggung, Cigudeg, Jasinga, dan Bojong Kulur. 

Perpanjangan ini hasil rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bogor, didasarkan pada estimasi waktu yang dibutuhkan untuk membuka akses, peningkatan layanan pengungsi, dan pendataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam siaran pers melalui laman resmi BNPB, Rabu (15/1) malam, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo menyebutkan, berdasarkan data awal terdapat 4.364 unit rumah rusak yang perlu diverifikasi. Tim Verifikasi akan segera turun ke lapangan untuk pendataan rumah rusak (rusak berat, rusak sedang, rusak ringan), yang beranggotakan Tenaga Teknis PUPR, kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas. 

Verifikasi yang dilakukan adalah pendataan rumah rusak by Name by Adress yang akan diterbitkan dalam bentuk surat keputusan yang ditandatangani Kepala Daerah. Tim Verifikasi melakukan pendataan, pendokumentasian, dan penilaian terhadap kategori kerusakan, dituangkan dalam Berita Acara dan ditandatangani bersama dan target waktu pelaksanaan verifikasi adalah 7 hari TMT 16 Jan 2020. 

Desa yang kemungkinan perlu direlokasi adalah Cileuksa, Cisarua, Sukamulih, Jayaraharja, Urug, Harkat Jaya, Kiara Pandak Sipayung. 

Badan Geologi juga akan segera melakukan pengkajian terhadap lokasi-lokasi rawan longsor dan lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi.

"Terdata 2.336,69 Ha komoditas pertanian (sawah, talas, dll) yang rusak akibat bencana. Selain itu, terdapat pula saluran irigasi, tempat penggilingan, dan yang lainnya, yang perlu ditangani di fase rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Agus. 

Mengenai status tanah Desa Cileuksa, Cisarua, Kiara Sari, Agus mengatakan, status lahannya adalah Taman Nasional Halimun Salak. Wilayah Pasir Madang, Kiara Pandak status lahan HGU PT Paramon. Sedangkan Desa Urug, Kiarapandak status lahan PTP, dan daerah Sukamulih status lahan tanah milik/tidak ada lahan negara.

Mengenai kebutuhan logistik, Agus menambahkan, Kabupaten Bogor masih memiliki cadangan beras sebanyak 55,7 ton, diperkirakan cukup untuk kebutuhan penanganan darurat.

Rapat kordinasi penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor Kabupaten Bogor ini antara lain dihadiri oleh Direktur Pengerahan Sumber Daya Darurat, Plt. Direktur Perbaikan Infrastruktur Darurat dan Tim Pendamping BNPB. 

Kemudian Perwakilan Kodim dan Polres, Asisten Urusan Pemerintahan, Asisten Urusan Kesra dan Asisten Urusan Ekbang, OPD Kabupaten Bogor antara lain BPBD, Dinas PU, DKP, DINKES, Kabag Pembangunan, DISHUB, DINSOS, DAMKAR, UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan Perikanan, BPMD serta empat camat, dan kepala desa di lokasi terdampak. 

Rapat dilaksanakan di ruang rapat kantor Kecamatan Cigudeng, dengan pimpinan rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Salatiga diterjang hujan deras disertai angin kencang, pohon tumbang melintang di jalan 
Senin, 17 Februari 2020 - 14:18 WIB
Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga, Jawa Tengah dan disertai angin pada Minggu (16/2) sore men...
Gempa bumi M 3,6 guncang Lombok Utara 
Senin, 17 Februari 2020 - 06:43 WIB
Wilayah Lombok Utara diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (17/2) pukul 00.29 WITA. Hasil analisa...
Tol Cipularang KM 118 aman dilalui kendaraan pascalongsor
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:38 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan berdasarkan keterangan PT ...
Pengamat: Krisis air ancam masyarakat Pulau Bintan
Minggu, 16 Februari 2020 - 14:39 WIB
Krisis air setiap tahun akan mengancam masyarakat Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bin...
Seram Timur dan Fakfak hadapi gempa dengan magnitudo 5,6
Minggu, 16 Februari 2020 - 12:29 WIB
Wilayah Seram Timur di Maluku dan Fakfak di Papua Barat pada Minggu (16/2) pukul 06.00 WIB menghadap...
Warga Pesisir Selatan ditemukan tewas tertimbun longsor
Minggu, 16 Februari 2020 - 11:50 WIB
Warga Nagari Ampuan Lumpo, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Irdin (67) d...
Banjir dua meter landa dua perumahaan di Kalimulya Kota Depok
Minggu, 16 Februari 2020 - 11:14 WIB
Puluhan rumah warga di pemukiman Puri Bella dan Villa Bunga, RT 2, RW 6, Kelurahan Kalimulya, Kecama...
Gempa 5,8 Magnitudo di laut Seram dirasakan hingga Sorong
Minggu, 16 Februari 2020 - 08:57 WIB
Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 Magnitudo di laut Seram Timur Maluku, Minggu (16/2) pukul 08.00 ...
Ratusan rumah terendam banjir di Ranah Batahan Pasaman Barat
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:49 WIB
Sedikitnya 236 unit rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, ...
Diguyur hujan, ruang kelas IV SD 2 Mlatinorowito Kudus ambruk
Jumat, 14 Februari 2020 - 16:26 WIB
Tidak mendapatkan rehabilitasi bangunan dari Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabup...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)