Gempa 5,9 M Kupang akibat lempeng Australia dan Eurasia
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 10:37 WIB |
Gempa 5,9 M Kupang akibat lempeng Australia dan Eurasia
BMKG menyatakan gempa di Kupang, NTT akibat tumbukan lempeng Indo Australia dengan Eurasia. Sumber Foto: https://bit.ly/35YKZ7I

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa 5,9 Magnitudo yang terjadi pada Rabu (15/1) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur diakibatkan karena adanya tumbukan lempeng Australia dan Lempeng Eurasia.

"Sejumlah gempa yang terjadi pada Rabu kemarin kurang lebih sebanyak dua kali. Sejumlah gempa yang tersebut diakibatkan karena adanya tumbukan lempeng Australia dan Lempeng Eurasia," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di Kupang, Kamis (16/1).

Hal ini disampaikannya ketika ditanya terkait gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Kupang pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 10.53 lintang selatan dan 124.11 bujur timur.

Gempa tersebut tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Kupang, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat di Kota Kupang. Sejumlah warga yang ada di pusat perbelanjaan berhamburan keluar, begitu juga sejumlah pegawai negeri sipil di kota itu juga.

Ia mengatakan bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault). “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault),” ujar dia, dihimpun Antara.

Gempa bumi tersebut tidak hanya dirasakan di Kota Kupang saja, tetapi juga sampai ke Timor Tengah Selatan II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Selanjutnya Timor Tengah Utara II MMI (getarannya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Sampai dengan Kamis (16/1) pagi tak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Masyarakat diharapkan tidak khawatir dengan gempa yang terjadi tersebut, dan diimbau tidak mempercayai berbagai informasi yang membuat resah masyarakat. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes tingkatkan surveilans hadapi ancaman banjir dan pandemi
Kamis, 24 September 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan sejumlah strategi untuk mengatasi ancaman banjir di te...
BNPB sampaikan peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan hadapi bahaya bencana hidrometeorologi
Kamis, 24 September 2020 - 07:09 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh...
Status tanggap darurat pascabanjir bandang Sukabumi
Kamis, 24 September 2020 - 06:52 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang ya...
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi ...
Angin kencang rusak sejumlah rumah dan tumbangkan pohon di Sukabumi
Rabu, 23 September 2020 - 20:12 WIB
Sejumlah rumah rusak dan pohon berukuran besar tumbang akibat disapu angin kencang disertai hujan de...
Awal pekan keempat September, bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa tempat
Rabu, 23 September 2020 - 10:04 WIB
Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan beberapa kejadian ...
Wagub DKI minta 82 kelurahan siap hadapi kemungkinan banjir lebih cepat
Rabu, 23 September 2020 - 07:29 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga di 82 kelurahan segera bersiap menghadapi...
BPBD: Data sementara rumah terdampak banjir 289 unit
Selasa, 22 September 2020 - 20:58 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan dari hasil pen...
BNPB: 30 KK di Jakarta masih mengungsi akibat banjir
Selasa, 22 September 2020 - 14:10 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
BNPB: 49 RT terdampak banjir Jakarta
Selasa, 22 September 2020 - 10:50 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV