Bupati Langkat ajak stakeholder cegah stunting
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bupati Langkat ajak <i>stakeholder</i> cegah stunting
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Indra Salahudin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan dan penurunan stunting, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (15/1). Foto: M. Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Langkat, Sumatera Utara, mengajak keterlibatan semua pemangku kepentingan (stakeholder) di Kabupaten Langkat untuk bersama mencegah dan menurunkan angka stunting. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Indra Salahudin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan dan penurunan stunting, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (15/1).

Sekda sangat berharap penanganan stunting  dilakukan secara bersama dengan penguatan komitmen  serta koordinasi antar OPD, lintas sektor, para camat, kades dan lurah, melalui dana APBN, APBD, Dana Desa dan kelurahan, CSR serta sumber lainnya. Dimulai dari, tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pemantauan sebagai pedoman Pemda dan seluruh pemangku kepentingan.

“Diperlukan keterlibatan semua unsur agar seluruh generasi Langkat terbebas dari stunting, hingga mampu membawa SDM Langkat yang sehat , cerdas dan produktif,” katanya, seraya berharap rakor ini menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh upaya yang telah dilakukan melalui intervensi penurunan stunting secara terintegritas dan bertahap.

Sementara, Kepala Bappeda Langkat Sujarno seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M. Salim menegaskan, bahwa Pemkab Langkat sangat serius dalam mengatasi permasalahan stunting  melalui intervensi spesifik dan sensitive. Intervensi spesifik diarahkan untuk mengatasi penyebab langsung dan tidak langsung, seperti masalah gizi. Sedangkan intervensi sensitive diarahkan untuk mengatasi akar masalahnya dan sifatnya jangka panjang.

Sampai sejauh ini ada empat desa di Kecamatan Secanggang yang menjadi perhatian dan penanganan karena locus stunting yaitu Desa Kebun Kelapa, Desa Secanggang, Desa Tanjung Ibus dan Desa Sungai Ular. Meskipun angka stunting tersebut sudah menurun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:06 WIB
Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayang...
Sering merasa ingin buang air sampai rumah? Ini kata dokter
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:49 WIB
Apakah Anda termasuk orang yang sering ingin buang air kecil begitu tiba di rumah? Jika ya, ahli kes...
Sistem kesehatan Indonesia dinilai bekerja baik hadapi COVID-19
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sistem kesehatan nasional Indonesia sejauh ini sudah bekerja dengan baik menghadapi wabah seperti CO...
Rajin latihan fisik masih bisa kena serangan jantung? Ini penjelasannya
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:46 WIB
Meninggalnya selebritas Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) karena serangan jantung memunculkan tanya...
Kota-kota di Tiongkok cari sumbangan darah akibat corona
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:35 WIB
Beberapa kota Tiongkok mengumumkan kekurangan persediaan darah untuk keperluan klinik segera terjadi...
Kejari Langkat dan Diskominfo sosialisasi bahaya narkoba di sekolah
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:27 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat  bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Langkat ma...
Tiongkok laporkan 1.749 kasus baru infeksi corona hingga 18 Februari 
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:07 WIB
Tiongkok daratan melaporkan 1.749 kasus baru infeksi corona pada Selasa (18/2), kata Komisi Kesehata...
Jepang siap bantu jika Indonesia berencana pulangkan 78 warganya
Rabu, 19 Februari 2020 - 06:18 WIB
Pemerintah Jepang siap membantu proses pemulangan 78 warga negara Indonesia (WNI) yang berada dalam ...
Dokter: Radioaktif bisa sebabkan kanker
Selasa, 18 Februari 2020 - 11:26 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengatakan zat radioakt...
Yang perlu dilakukan usai selamat dari serangan jantung
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:37 WIB
Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 86 persen orang akan selamat dari serangan jantung pertama. L...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)