Polresta Padang bongkar praktek prostitusi online melibatkan anak dibawah umur
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 20:34 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polresta Padang bongkar praktek prostitusi online melibatkan anak dibawah umur
Polresta Padang bongkar praktek prostitusi online melibatkan anak dibawah umur. Foto: Musthafa Ritonga/elshinta.com.

Elshinta.com - Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membongkar praktek prostitusi secara online di Kota Padang yang melibatkan anak dibawah umur. 

Kapolresta Padang, Komisaris Besar Polisi, Yulmar Tri Himawan mengatakan, pihaknya berhasil membongkar praktek prostitusi online setelah kakak korban melapor kehilangan adiknya dari rumah. 

"Adik korban pergi dari rumah 1 Januari 2020. Kita menelusurinya dan berhasil mendeteksi kalau korban diperdagangkan secara online melalui miChat," sebut Yulmar didampingi Kasatreskrim Polresta Padang, Ajun Komisaris Polisi, Edrian Wiguna kepada wartawan Kamis (16/1).

Yulmar menjelaskan, tersangka yang berhasil diringkus tiga orang dan dua pelaku diantaranya anak dibawah umur dan sudah putus sekolah, yaitu Aria dan Adel masing berusia 16 tahun. Sedangkan satu lagi, Rian 33 tahun warga kota Padang. 

Sedangkan korbannya dua orang anak yang masih berusia dibawah umur yaitu AY dan YM masing berusia 15 tahun.

"Ketiga tersangka berperan mencari pelanggan melalui aplikasi smartphone Android," ujar Yulmar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthafa Ritonga.

Ketiga tersangka ditangkap saat bersantai di kawasan GOR Agussalim Padang pada Rabu 15 Januari 2020 sekitar pukul 01:30 wib.

Modus operandi yang dilakukan tersangka dengan memasukkan foto korban ke dalam aplikasi miChat, kemudian menawarkannya melalui aplikasi tersebut. Setelah terjadi kesepakatan, para tersangka mengantarkan korban ke hotel yang telah disepakati di Kota Padang.

Yulmar mengatakan, dari praktek tersebut keuntungan yang didapat tersangka, mereka
pergunakan bersenang senang seperti menginap di hotel serta membeli kebutuhan seperti pakaian.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Padang, Ajun Komisaris Polisi, Edrian Wiguna mengatakan, tersangka diancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Tangerang akan berantas peredaran narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55 WIB
Terjadi pengendalian narkoba dari dalam lapas, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat prihatin dan me...
Nekat tanam ganja di rumahnya, lelaki ini ditangkap Polrestro Depok
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:14 WIB
RW (30) seorang lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir ditangkap anggota Satres Narkoba...
Polisi sebut kekerasan anak dibawah umur di Buton meningkat
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:57 WIB
Kepolisian Resor Buton, Sulawesi Tenggara menyebut kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wil...
Polsek Cibinong selidiki kasus curas di toko swalayan
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:35 WIB
Bermula dengan adanya Laporan Polisi dari Masyarakat terkait kejadian tindak pidana curas (pencurian...
Kasus perundungan siswa, polisi masih tetapkan dua tersangka
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:47 WIB
Polisi masih bersikukuh menetapkan dua orang pelaku masing-masing berinisial Ws dan Rk sebagai pelak...
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
BNN ungkap peredaran 60.000 ekstasi dan 10 kg sabu-sabu dari Malaysia
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:25 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai Dumai mengungkap peredaran 60.000 pi...
Polisi tangkap pedagang kosmetik ilegal omset miliaran di Depok
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:46 WIB
Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku memproduksi kosmetik ilegal memiliki hasil penjualan menc...
Ngeri, klinik aborsi di Jakpus hancurkan 903 janin dengan bahan kimia
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:46 WIB
Polisi memastikan klinik aborsi di Senen, Jakarta Pusat, membuang 903 janin hasil aborsi ke dalam se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)