Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976
Elshinta
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976
Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976. Foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Perayaan Imlek bagi umat Buddha identik dengan kue keranjang atau Dodol Cina. Di Majalengka salah satu pengrajin Dodol Cina atau kue keranjang yang masih eksis adalah Dodol Cina milik Ny. Pen Sun (93).

Berlokasi di Jl Lanud Sukani Blok Posong Desa Mekarsari Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat. Seminggu sebelum Imlek tiba rumah tua sebagai home industry Ny. Pen Sun nampak ramai, beberapa orang sibuk menurunkan kukusan dodol sebagian lagi merapihkan daun dan plastik dodol pembungkus.

Walaupun sudah mempercayakan penuh pada salah satu karyawannya, namun bukan berarti Ny. Pen Sun hanya duduk-duduk manis. Wanita yang sudah sangat sepuh ini sesekali ikut merapihkan barisan dodol dan menyatakan kalau dodol khas buatannya asli.

"Tanpa pengawet yaaa, asli. Ketan juga asli, beras  ketan dicuci di sini ditepung di sini," ucapnya dengan nada gemetar namun riang.

Ny. Pen Sun juga mengatakan, membuat dodol Cina adalah resep dari almarhumah ibunya. Ia adalah anak kedua yang ternyata mampu meneruskan bersama suami sejak tahun 1976.

Sementara dikatakan Ibang (63) penerus pembuat dodol cina bahwa semua anak Ny. Pen Sun tidak ada yang meneruskan usaha dodol Cina milik ibunya tersebut, ilmu pembuatan dodol justru jatuh pada dirinya yang sejak tahun 1976 ikut membantu usaha pembuatan dodol Ny. Pen Sun.

"Membuat kue keranjang di sini hanya setahun sekali hanya menjelang imlek saja. Ny. Pen Sun juga baru tiba dua hari kemarin dari Bandung sementara saya sudah membuat dodol sebelum Ny. Pen Sun datang," katanya Jumat (17/1).

Ibang mengatakan, kue keranjang atau dodol Cina yang ia produksi saat ini tidak kurang dari 2 hingga 3 ton atau setara dengan 6000 biji dodol Cina, yang merupakan pesanan dari Bandung dan Jatiwangi saja. Dengan harga Rp32ribu/kg isi 4 ukuran kecil dan isi 3 ukuran besar.

"Saya masih menggunakan resep Ny. Pen Sun dengan 10jam mengukus setelah diuleni dan dicetak pada tiap-tiap keranjang, pesanan hanya Bandung dan Jatiwangi saja, dan kita tidak membuat pada hari-hari biasa, karena ini kue istimewa khas Imlek yang dibuat hanya setahun sekali," pungkasnya.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kedubes Peru bakal gelar Kelas Master Koktail `Pisco Sour`
Jumat, 07 Februari 2020 - 22:45 WIB
Sejalan dengan perayaan Bulan `Pisco Sour`, Kedutaan Besar Peru di Indonesia, akan mengadakan Kelas ...
Banten kembali gelar festival durian, 1.000 durian gratis disiapkan
Jumat, 31 Januari 2020 - 17:34 WIB
Pemerintah Provinsi Banten akan kembali menggelar festival durian di Go Food Festival The Flavor Bli...
Nikmatnya santap Kapurung makanan khas Palopo di Tarakan
Kamis, 30 Januari 2020 - 17:15 WIB
Banyak usaha kuliner yang berkembang akhir-akhir ini, namun tak semua berjalan mulus. Seiring perkem...
Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:57 WIB
Perayaan Imlek bagi umat Buddha identik dengan kue keranjang atau Dodol Cina. Di Majalengka salah sa...
Populer di Indonesia, matcha miliki sejarah lebih dari 800 tahun
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:55 WIB
Perjalanan matcha dari asal muasalnya di Jepang hingga menjadi booming di Indonesia melalui proses y...
Berburu cokelat halal di Belgia
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:07 WIB
Menyebut nama Belgia. Apa yang terlintas di benak Anda? Apalagi, jika Anda berkesempatan berwisata k...
Durian Babel disebut memiliki citra rasa terbaik di dunia
Senin, 13 Januari 2020 - 08:18 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menyebutkan cita rasa durian petani Babel ...
Usung konsep grab to go, The Harvest Express mudahkan gaya hidup pekerja kantoran
Kamis, 09 Januari 2020 - 14:50 WIB
Mengusung konsep Grab to Go, The Harvest Express berharap bisa menjadi bagian penting dalam kesehari...
Tips jitu memilih waralaba kuliner
Senin, 06 Januari 2020 - 14:15 WIB
Dalam memilih bisnis yang dipasarkan melalui franchising, baik itu bidang kuliner ataupun bidang lai...
Food Design Innovation Challenge lahirkan pengusaha kreatif di bidang makanan
Jumat, 13 Desember 2019 - 16:14 WIB
Sebanyak 10 finalis I-PLAN Food Design Innovation Challenge telah mempresentasikan inovasi produk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)