Abrasi ancam rumah nelayan di Pulau Ambo
Elshinta
Sabtu, 18 Januari 2020 - 09:53 WIB |
Abrasi ancam rumah nelayan di Pulau Ambo
Sumber Foto: https://bit.ly/2TAvLTW

Elshinta.com - Sejumlah 103 rumah warga di Pulau Ambo, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terancam abrasi.

Munur, salah seorang warga di Pulau Ambo, Kecamatan Balabalakang, Jumat (17/1) mengatakan sebagian rumah warga di kawasan itu sangat mengkhawatirkan dan tidak aman untuk ditempati karena sudah berada persis di bibir pantai.

"Abrasi sudah berlangsung sejak 2009 dan sekitar 65 meter dari bibir pantai sudah terkikis oleh air laut dan apabila tidak segera diantisipasi maka garis pantai akan semakin jauh terkikis," kata Munir, sepeti dikutip Antara.

Ia menyatakan, saat terjadi cuaca ekstrem pada 11 Januari 2020, ada sekitar 10 rumah warga di Pulau Ambo diterjang gelombang tinggi.

Warga terpaksa mengungsi ke rumah warga lainnya yang lebih aman.

"Walaupun tidak ada rumah yang rusak, tetapi kami khawatir sebab air laut sudah berada persis di kawasan pemukiman sehingga warga mengungsi ke rumah warga lainnya yang lebih aman," tuturnya.

Abrasi kata Munir, terjadi di bagian Barat Pulau Ambo. Akibat abrasi tersebut, satu lapis kawasan pemukiman ditinggalkan karena rumah-rumah warga sudah berada persis di bibir pantai.

"Di bagian Barat, satu lapisan pemukiman sudah tidak bisa dihuni dan warga sudah pindah karena kondisinya sangat berbahaya. Tapi, bangunan yang sudah permanen termasuk satu tempat ibadah tidak bisa dipindahkan dan terpaksa dibiarkan rusak," tuturnya.

Ada juga rumah yang tertimbun pasir setinggi dua meter sehingga rawan dan sangat berbahaya jika ditempati 

Saat ini warga hanya membuat tanggul sederhana, yakni dengan memasang karung berisi pasir. Warga berharap bantuan pemerintah minimal membuat tanggul penahan ombak.

"Sejauh ini belum ada bantuan. Kami hanya berharap bantuan pembuatan tanggul yang lebih permanen, minimal batu gajah untuk menahan hempasan gelombang sehingga dapat meminimalisir abrasi," ujar Munir.

Pulau Ambo merupakan salah satu pulau dari kepulauan Balabalakang Kecamatan Balabalakang, Kabupaten Mamuju.

Ibukota Kecamatan Balabalakang berada di Pulau Salissingan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur.

"Kalau dari Pulau Salissingan ke pulau terdekat, yakni di wilayah Kalimantan dapat ditempuh sekitar 2 jam, sementara jarak tempuh dari Pulau Ambo ke ibu kota Kecamatan Balabalakang di Pulau Salissingan sekitar 5 jam. Kalau dari Kabupaten Mamuju ke Salissingan ditempuh sehari penuh. Warga di Pulau Ambo sekitar 130 Kepala Keluarga (KK)," kata Munir.

Sementara, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Muhammad Ali Rachman, ketika dikonfirmasi Jumat malam mengatakan abrasi yang terjadi di Pulau Ambo tersebut sudah disampaikan ke Bupati Mamuju.

"Terkait hal itu, sudah kami sampaikan ke pimpinan dan kami akan segera melihat langsung ke sana (Pulau Ambo). Sementara, terkait pembangunan tanggul penahan abrasi, itu kewenangan Balai PUPR Mamuju," kata Muhammad Ali Rachman. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban tewas tanah longsor di Tarakan bertambah jadi 14 orang
Senin, 28 September 2020 - 13:23 WIB
Korban tewas karena musibah tanah longsor di Tarakan pada Senin (28/9) dini hari bertambah menjadi 1...
Sepuluh orang tewas akibat tanah longsor di Tarakan
Senin, 28 September 2020 - 10:10 WIB
Sepuluh orang tewas akibat bencana tanah longsor yang terjadi di tiga lokasi di Kota Tarakan, Provi...
Angin kencang terjang Aceh Tenggara rusak 34 rumah warga
Senin, 28 September 2020 - 09:47 WIB
Sebanyak 34 unit rumah rusak ringan dan beberapa pohon tumbang setelah hujan disertai angin kencang ...
BMKG imbau warga akhiri kepanikan terkait potensi gempa megathrust
Minggu, 27 September 2020 - 17:14 WIB
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dar...
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda Iran
Sabtu, 26 September 2020 - 16:51 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda timur laut Iran di perbatasan dengan Turkmenistan pada Sabtu (26/...
Kemenkes tingkatkan surveilans hadapi ancaman banjir dan pandemi
Kamis, 24 September 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan sejumlah strategi untuk mengatasi ancaman banjir di te...
BNPB sampaikan peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan hadapi bahaya bencana hidrometeorologi
Kamis, 24 September 2020 - 07:09 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh...
Status tanggap darurat pascabanjir bandang Sukabumi
Kamis, 24 September 2020 - 06:52 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang ya...
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi ...
Angin kencang rusak sejumlah rumah dan tumbangkan pohon di Sukabumi
Rabu, 23 September 2020 - 20:12 WIB
Sejumlah rumah rusak dan pohon berukuran besar tumbang akibat disapu angin kencang disertai hujan de...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV