Tarif transportasi daring akan ada penyesuaian
Elshinta
Sabtu, 18 Januari 2020 - 19:13 WIB |
Tarif transportasi daring akan ada penyesuaian
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi /foto: Antara

Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dalam waktu dua minggu ke depan akan ada penyesuaian tarif dari transportasi on line (ojek online).


"Mungkin akan kita lihat dalam dua minggu ke depan, ya kalau mau adil ya sekitar satu bulan," kata Menteri Perhubungan usai inspeksi jalur kereta Jakarta-Serang, di Jakarta, Sabtu seperti dilaporkan Antara.

Ia menjelaskan dalam waktu dekat Kementerian Perhubungan akan mengajak diskusi dari pihak penyedia aplikasi dan juga dari pihak mitra pengemudi untuk membicarakan penyesuaian tarif tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, mengatakan ada beberapa faktor dalam penghitungan tarif transportasi online. Salah satu faktor yang menyebabkan kemungkinan kenaikan harga adalah adanya hitungan asuransi yaitu BPJS Kesehatan.

"Sebelumnya sudah ditinjau juga dalam aturan, dan mungkin juga kenaikan dianggap wajar, ya sudah tidak apa-apa, kita bicarakan," katanya.

Sebelumnya, Perwakilan massa aksi Ojol Nusantara Bergerak dengan Kementerian Perhubungan RI sepakat soal pembahasan tarif ojek daring nantinya disesuaikan dengan kemampuan masing- masing kota atau provinsi bukan bersifat zonasi.

"Alhamdulillah Dirjen Perhubungan Darat setuju untuk mengembalikan tarif ke daerah dan sesuai daerah masing-masing. Artinya Gubernur atau Walikota akan menentukan tarif ojek online masing-masing," kata Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kalimantan Timur Fadel Balher yang menjadi salah satu perwakilan.

Menguatkan pernyataan Fadel, Ketua GARDA Igun Wicaksono mengatakan dengan adanya kesepahaman terkait tarif bersama Pemerintah maka kesejahteraan pengemudi ojek daring di Indonesia diharapkan dapat meningkat.

Lebih lanjut Igun mengatakan jika penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan kemampuan masing- masing daerah baik di tingkat kota maupun provinsi maka akan ada kesesuaian pendapatan yang diinginkan oleh para pengemudi ojek daring.

"Zonasi itu ada yang ngerasa ketinggian atau kerendahan. Kalau disesuaikan dengan per provinsi artinya sudah disesuaikan dengan pendapatan masyarakat di daerah itu," kata Igun.

Selain membahas sistem tarif, para perwakilan aksi Ojol Nusantara Bergerak itu pun berbincang mengenai UU yang dirancang khusus bagi para pengemudi ojek online.

Tidak hanya itu, mereka juga meminta Kemenhub RI untuk mengurus salah satu aplikator ojek online bernama 'Maxim' yang sering ditemukan melanggar tarif yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan 348/2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Untuk Aplikasi.

Nantinya para perwakilan dari aksi Ojol Nusantara Bergerak akan mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum bersama komisi V DPR RI untuk membahas UU khusus bagi kemitraan Pengemudi Ojek Online pada 9 Februari 2020.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bakar ban bekas, aktivis minta kejagung ungkap kasus burung walet
Jumat, 28 Februari 2020 - 17:02 WIB
Aksi jilid 10 Gerakan Aktivis Indonesia (GAI) kembali digelar di depan Kejaksaan Agung Jumat (28/2) ...
 Anggota DPR nilai tepat, kebijakan Arab Saudi hentikan umroh sementara
Jumat, 28 Februari 2020 - 14:47 WIB
Anggota Komisi I DPR yang membidangi masalah luar negeri, Syaiful Bahri Anshori, mengapresiasi sikap...
WNI terdampak kebijakan penghentian umrah akan dipulangkan dari Turki
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:59 WIB
Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak kebijakan penghentian penerimaan jemaah umrah ol...
Pemeriksaan klinis, 188 WNI kru World Dream tidak terindikasi COVID-19
Jumat, 28 Februari 2020 - 09:20 WIB
Pemeriksaan klinis terhadap 188 warga negara Indonesia (WNI) kru Kapal World Dream yang dilakukan ol...
Kesiapan Pulau Sebaru untuk Observasi WNI sudah capai 85 persen
Jumat, 28 Februari 2020 - 08:25 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manu...
Evakuasi WNI di Diamond Princes, Pemerintah sedang negosiasi slot penerbangan ke Jepang
Jumat, 28 Februari 2020 - 08:10 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto menyampaikan, bahwa saat ini baru dilakukan negosi...
Sebulan, RSUD Salatiga sudah tangani lebih dari 10 pasien demam berdarah
Jumat, 28 Februari 2020 - 07:53 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga, Jawa Tengah, mulai awal bulan Februari 2020 hingga sekarang...
Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat hari ini
Jumat, 28 Februari 2020 - 07:40 WIB
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang b...
Hujan sedang-lebat berpotensi guyur Banten
Jumat, 28 Februari 2020 - 07:26 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Pemerintah siapkan langkah lindungi kepentingan jemaah umrah
Jumat, 28 Februari 2020 - 06:57 WIB
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan penangguhan sementara masuknya jemaah umrah ma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)