Gempa bumi tektonik M 6,3 guncang Jayapura, tak berpotensi tsunami
Elshinta
Minggu, 19 Januari 2020 - 08:53 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Gempa bumi tektonik M 6,3 guncang Jayapura, tak berpotensi tsunami
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2CPhWI0

Elshinta.com - Wilayah Jayapura diguncang gempa tektonik, pada Sabtu (18/1) sekitar jam 23.38 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 6,3 yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi Mw6,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.77 LS dan 139.52 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 108 km arah Barat Kota Jayapura, Papua pada kedalaman 53 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi: 

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST., Dipl, Seis, M Sc, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Dampak Gempabumi: 

Guncangan gempabumi ini dirasakan di Sentani IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Jayapura dan Sarmi III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah),Yahukimo dan Keerom III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), dan Wamena II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Gempabumi Susulan: 

Hingga hari Minggu (19/1) pukul 00.17 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M4,4 .

Rekomendasi: 

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindar dari lereng tanah/batuan yang berpotensi longsor serta menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Heboh suara dentuman di malam hari, ini penjelasan BMKG
Senin, 21 September 2020 - 08:23 WIB
Sejumlah warga dan netizen dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur melaporkan adanya suara dentuman y...
BNPB: Longsor di Sorong-Papua Barat, satu warga meninggal
Sabtu, 19 September 2020 - 16:17 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
28 desa di Kabupaten Bogor dilanda kekeringan 
Kamis, 17 September 2020 - 07:50 WIB
Sebanyak 28 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilanda kekeringan, sebagai dampak ...
Masyarakat diimbau tetap waspada meski banjir Kotawaringin Timur mulai surut
Kamis, 17 September 2020 - 07:35 WIB
Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah telah mulai surut, Rabu (16/9)...
BNPB: 720 jiwa mengungsi akibat banjir di Melawi Kalbar
Rabu, 16 September 2020 - 21:44 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)...
Longsor di Jagakarsa sebabkan lima warung makan alami kerusakan
Rabu, 16 September 2020 - 14:15 WIB
Longsor akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan merusak sedikitnya lim...
1.000 lebih rumah di Gunung Mas terendam banjir
Selasa, 15 September 2020 - 19:56 WIB
Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah te...
Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 15 September 2020 - 08:03 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah Darliansyah menyatakan ...
Masa tanggap darurat banjir Kotawaringin Timur ditetapkan selama dua pekan
Selasa, 15 September 2020 - 07:04 WIB
Banjir yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sejak Senin (6/9) lalu, tela...
Bantu korban banjir, Kapolres Sergai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano 
Senin, 14 September 2020 - 11:32 WIB
Polres Serdang Bedagai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano dalam membantu warga terdampa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV