Yahoo luncurkan mesin pencari yang fokus pada privasi
Elshinta
Minggu, 19 Januari 2020 - 12:17 WIB |
Yahoo luncurkan mesin pencari yang fokus pada privasi
Sumber Foto: https://bit.ly/3akP7lH

Elshinta.com - Verizon baru-baru ini merilis mesin pencari Yahoo OneSearch baru yang ditenagai oleh Microsoft Bing, yang disebut `berorientasi privasi.`

Dikutip dari GSM Arena, Minggu (19/1) mesin pencarian itu tersedia secara gratis di desktop dan seluler, sehingga dapat ditemukan melalui Google Play Store dan App Store.

Yahoo mengklaim OneSearch tidak akan melacak, menyimpan, atau membagikan data pribadi dan pencarian pengguna kepada pengiklan, dan menekankan bahwa mesin pencari tersebut mengenkripsi pencarian untuk keamanan ekstra.

Karena tidak menyimpan istilah pencarian, alamat IP, atau lokasi geografis, OneSearch tidak akan memfilter atau mengoptimalkan hasil pencarian berdasarkan kategori tersebut.

Beberapa fitur yang disebutkan oleh Yahoo hanya akan berfungsi dengan Mode Privasi Lanjutan yang diaktifkan, sehingga pengguna harus memastikan fitur tersebut selalu aktif.

Berikut fitur yang ditawarkan Yahoo OneSearch.

  • Tidak ada pelacakan cookie, metode retargeting, analisa profil pribadi.
  • Tidak berbagi data pribadi dengan pengiklan.
  • Tidak menyimpan riwayat pencarian pengguna.
  • Hasil pencarian tanpa filter.
  • Istilah pencarian terenkripsi.

Satu hal lain yang ditonjolkan OneSearch adalah bahwa mesin pencari tersebut akan mengenkripsi semua istilah pencarian pengguna untuk membantu menjaga agar data pencarian tidak dibagikan dengan penyedia layanan dan pengiklan.

Sehingga, pengguna tidak akan menjadi sasaran target pengiklan setelah mencari sesuatu. Pengguna juga dapat mengaktifkan SafeSearch untuk menghindari konten dewasa dan halaman web NSFW di hasil pencarian, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspadai aplikasi pra-instal dalam ponsel
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:40 WIB
Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan berdasarkan hasil riset 14,8 persen pengguna peran...
Instagram blokir konten `terapi konversi` LGBT
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:09 WIB
Instagram akan memblokir konten yang mempromosikan apa yang disebut `terapi konversi,` praktik yang ...
TikTok sediakan program untuk bantu UMKM
Jumat, 10 Juli 2020 - 15:10 WIB
Platform video singkat TikTok berkomitmen membantu keberlangsungan bisnis usaha mikro, kecil dan men...
Facebook dinilai belum berkomitmen tindak tegas ujaran kebencian
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:34 WIB
Kelompok yang memboikot iklan di Facebook berpendapat jejaring media sosial tersebut belum berkomitm...
Facebook perkenalkan mode gelap untuk aplikasi seluler
Senin, 29 Juni 2020 - 09:20 WIB
Setelah meluncurkan mode gelap untuk antarmuka desktop pada awal Mei, Facebook dilaporkan sedang men...
Google kembangkan fitur deteksi telepon spam
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:39 WIB
Google sedang menguji coba fitur bernama `Verified Call`, panggilan terverifikasi di Brazil.
Zuckerberg kehilangan 7 miliar dolar akibat boikot Facebook
Minggu, 28 Juni 2020 - 13:50 WIB
Kekayaan Mark Zuckerberg diperkirakan merosot karena banyak perusahaan mengikuti gerakan boikot pasa...
Facebook peringatkan pengguna sebelum unggah tautan berita lama
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:26 WIB
Facebook menghadirkan fitur baru yang akan memperingatkan pengguna saat akan membagikan artikel yang...
Data pengguna akun Twitter bisnis sempat bocor
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:06 WIB
Data sejumlah pengguna akun bisnis di Twitter sempat terekspos, platform mikrobolog itu membenarkan ...
Google akan hapus riwayat lokasi pengguna setelah 18 bulan
Kamis, 25 Juni 2020 - 11:48 WIB
Google mengatakan akan secara otomatis menghapus beberapa riwayat lokasi setelah 18 bulan untuk peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV