Pertamina tunggu regulasi pemerintah terkait elpiji subsidi 
Elshinta
Senin, 20 Januari 2020 - 19:57 WIB |
Pertamina tunggu regulasi pemerintah terkait elpiji subsidi 
Pertamina tunggu regulasi pemerintah terkait elpiji subsidi. Foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) masih menunggu regulasi pemerintah terkait wacana kenaikan harga elpiji subsidi ukuran tabung 3 kg.

"Kalau dari kami jawabannya menunggu regulasi pemerintah karena peran Pertamina untuk penyaluran elpiji bersubsidi adalah operator, artinya tunduk pada regulasi pemerintah," kata Senior Supervisor Communication PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah Arya Yusa Dwicandra di Solo, Senin (20/1).

Ia mengatakan sejauh ini juga belum ada informasi terkait kenaikan harga elpiji subsidi yang diterima oleh Pertamina.

Meski demikian, jika benar subsidi ditarik maka harga elpiji perkilogramnya mengikuti harga pasar, seperti halnya BBM nonsubsidi.

"Perhitungannya bisa dilihat dari harga elpiji nonsubsidi bright gas, yaitu harga keekonomian," katanya mengutip Antara.

Menurut dia, jika harga bright gas 5,5 kg di harga Rp60-70ribu, artinya perkilogram gas seharga Rp11-12 ribu.

Sementara itu, berdasarkan data pada tahun lalu penyaluran elpiji 3 kg subsidi oleh PT Pertamina (Persero) khusus di Jawa Tengah rata-rata 3.132 Metric Ton (MT) atau 1.044.000 tabung/hari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kopi Bukanagara Subang siap ekspor ke Jepang dan Australia
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:18 WIB
Pertumbuhan pengolahan kopi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendapat perhatian dari mancagara. 
Jabar ganti komoditas impor dari Tiongkok ke produk dalam negeri
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:08 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengganti sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang biasanya didat...
Perkasa, rupiah hari ini ditutup menguat 0,24% ke level Rp 13.660 per dolar AS 
Senin, 17 Februari 2020 - 18:07 WIB
Rupiah hari ini perkasa di pasar spot. Mengutip Bloomberg pada Senin (17/2) rupiah ditutup di level ...
Akhir perdagangan Senin sore, IHSG hanya naik tipis 0,01% 
Senin, 17 Februari 2020 - 17:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis setelah seharian galau bergerak antara zona me...
BPS: Perdagangan dengan Tiongkok perlu diwaspadai 
Senin, 17 Februari 2020 - 16:47 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan bahwa Indonesia perlu mewaspadai perdaga...
2020, BTN optimistis raup laba Rp3 triliun
Senin, 17 Februari 2020 - 16:12 WIB
PT Bank Tabungan Negara (BTN) optimistis akan meraup laba Rp3 triliun dengan berbagai bauran strateg...
Neraca dagang Januari 2020 alami defisit US$ 864 juta
Senin, 17 Februari 2020 - 14:07 WIB
Neraca perdagangan di tahun ini, dibuka dengan catatan defisit yang terjadi di bulan Januari 2020. B...
IHSG berbalik arah dan ditutup menguat ke 5.868,578 pada sesi I perdagangan
Senin, 17 Februari 2020 - 13:08 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah menguat tipis atau 0,03% ke 5.868,578 pada akhir ...
Rupiah menguat dipicu suntikan dana bank sentral Tiongkok
Senin, 17 Februari 2020 - 11:30 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan, Senin (17/2), me...
IHSG awal pekan dibuka melemah, masih terkait virus Corona
Senin, 17 Februari 2020 - 11:19 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, Senin (17/2) pagi, di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)