Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Elshinta
Senin, 20 Januari 2020 - 22:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Foto: Ilustrasi/Elshinta.

Elshinta.com - Mantan ketua panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Tangsel, Neng Ulfah membenarkan jika Eks Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dadang pernah menerima uang yang berasal dari proyek pengadaan alkes. Penerimaan uang terjadi sekitar tahun 2011-2012.

Hal tersebut dikatakan Neng Ulfah ketika dihadirkan dipengadilan Tipikor sebagai saksi terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Senin (20/1).
 
"Waktu Alkes pernah. saya lupa kapan," ujar Ulfah seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.
 
Namun, Ulfah mengaku lupa besaran uang yang diambilnya dari Direktur PT Buana Wardana Utama, Yayah Rodiah, staf pengusaha Dadang Prijatna. Yang jelas, kata Ulfah, penerimaan uang itu merupakan bagian jatah 4% dari proyek-proyek alkes. 
 
Ulfah juga mengaku tak mengetahui asal muasal uang yang diterimanya itu. "Enggak tahu," imbuh Ulfah.
 
Sementara itu Kadinkes Tangsel Dadang yang duduk di persidangan sebagai saksi membenarkan jatah 4% dan pengambilan uang oleh anak buahnya itu. Menurut Dadang, uang Rp 400 juta diambil oleh Ulfah mantan panitia pengadaan alkes kedokteran umum Puskesmas Kota Tangsel APBD-P TA 2012, Ilham Bisri. Dadang mengklaim uang kemudian digunakan untuk membayar tunjangan hari raya (THR).
 
"Yang utuh dari Ilham dan Ulfa itu satu kali Rp 400 juta, untuk THR itu," kata Dadang.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka pengaturan skor sepakbola, Jokdri
Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:02 WIB
 Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penga...
Ahli: PK vonis bebas Sjafrudin Tumenggung tidak berdasar
Jumat, 14 Februari 2020 - 22:12 WIB
Sidang peninjauan kembali atas vonis bebas mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) S...
Soetikno: `Saya bukan perantara, tak bisa berikan pengaruh`
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:02 WIB
Soetikno Soedarjo menyatakan dirinya adalah `commercial advisor` yang merupakan bagian dari pabrikan...
KPK dalami keterangan Zulhas soal perubahan fungsi kawasan hutan
Jumat, 14 Februari 2020 - 11:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterangan saksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan...
Kena denda hutang ratusan miliar, Wawan minta solusi ke hakim Tipikor
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:28 WIB
Bos PT Bali Pacific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan meminta solusi kepada majelis hakim a...
 Dikaitkan soal Asabri, Moeldoko bakal polisikan Haidar Alwi 
Jumat, 14 Februari 2020 - 08:11 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam dan membantah pernyataan Haidar Alwi Institute terkait ta...
Polisi bebaskan tiga rekan Lucinta Luna, karena...
Jumat, 14 Februari 2020 - 06:49 WIB
Polres Metro Jakarta Barat telah membebaskan tiga rekan Ayluna Putri alias Lucinta Luna, lantaran ke...
150 ton bawang putih ditemukan `ditimbun`
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:48 WIB
Satgas Pangan Polda Jawa Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menem...
Polda Maluku tetapkan 7 bos BNI pembobol uang nasabah sebagai tersangka
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:19 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menetapkan tujuh bos BNI sebagai tersangka kasus pembobolan dana na...
Polisi: Lucinta Luna adalah perempuan di mata hukum
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:08 WIB
Pihak Kepolisian telah menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menegaskan jika se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)