Pemerintah akan tingkatkan plafon KUR secara bertahap
Elshinta
Selasa, 21 Januari 2020 - 17:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah akan tingkatkan plafon KUR secara bertahap
Pemerintah akan tingkatkan plafon KUR secara bertahap. Foto: Redaksi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah secara bertahap meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama 5 tahun ke depan dengan target penyaluran mencapai Rp325 triliun di tahun 2024. Demikian dikatakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simonangkir di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/1).

Pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian dan pelemahan perekonomian global tidak terlepas dari kontribusi usaha, mikro, kecil, dan menengah. "Selain itu, kebijakan pengembangan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berbasis ekonomi pasar yang adil," kata Iskandar seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dewi Rahmawati. 

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simonangkir mengatakan, 
Pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi, terlebih 60% produk domestik bruto Indonesia disumbangkan oleh usaha mikro mikro kecil menengah. "Jika ingin pertumbuhannya tinggi, maka basisnya harus didorong tinggi," tegasnya.

Peningkatan target penyaluran kredit usaha rakyat ini diikuti dengan relaksasi kebijakan seperti peningkatan maksimum plafon KUR mikro dan peningkatan akumulasi plafon kredit usaha rakyat mikro. Dimana maksimum plafon kredit usaha mikro semula Rp25 juta menjadi Rp50 juta per debitur. Untuk akumulasi plafon kredit usaha Mikro sektor perdagangan juga meningkat dari Rp100 juta menjadi Rp200 juta. Perubahan kebijakan KUR ini telah berlaku sejak 2 Januari 2020.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota Komisi VI: Pembubaran 14 BUMN bukan kegagalan Kementerian BUMN
Rabu, 30 September 2020 - 13:12 WIB
 Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi menilai bahwa rencana pembubaran 14 Badan Usaha Milik Nega...
Pemerintah tanggung bea masuk dunia usaha
Rabu, 30 September 2020 - 11:21 WIB
Pemerintah menanggung bea masuk atas impor barang dan bahan untuk memproduksi barang dan/atau jasa d...
Rupiah hari ini berpotensi menguat
Rabu, 30 September 2020 - 10:50 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (30/9), berpotensi menguat ...
IHSG diprediksi bergerak datar seiring berlangsungnya debat Pilpres AS
Rabu, 30 September 2020 - 10:35 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (30/9), diprediksi bergerak...
Menkeu: APBN 2021 jadi alat pemulihan ekonomi dari pandemi
Rabu, 30 September 2020 - 08:59 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, APBN 2021 akan menjadi alat pemulihan e...
Menkeu: Pertumbuhan 2021 tergantung pada penanganan COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 08:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penanganan COVID-19 menjadi salah satu ...
Dukung UMKM Papua, PLN salurkan bantuan modal usaha
Selasa, 29 September 2020 - 21:10 WIB
PLN Unit Induk Wilayah Papua & Papua Barat (UIW P2B) menyalurkan bantuan modal usaha melalui Program...
DPR RI sahkan UU APBN 2021
Selasa, 29 September 2020 - 20:38 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja...
Menko PMK: Pemerintah siapkan 450 ribu ton beras bansos
Selasa, 29 September 2020 - 19:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah...
Ekonom: peningkatan daya beli antisipasi resesi panjang
Selasa, 29 September 2020 - 19:45 WIB
Ekonom dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Lukman Hakim mengatakan peningkatan daya beli ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV