Platform P2P Cashwagon salurkan dana pinjaman hingga Rp1,5 T
Elshinta
Selasa, 21 Januari 2020 - 11:19 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Platform P2P Cashwagon salurkan dana pinjaman hingga Rp1,5 T
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Cashwagon (Kas Wagon) Indonesia yang diluncurkan pada November 2017, muncul sebagai platform P2P (Peer-to-Peer) inovatif, yang mengubah cara orang memperoleh dana tambahan dan mengakses cicilan jangka pendek secara online. Platform ini membantu menghubungkan para pemberi pinjaman, yang dapat meraih keuntungan minimal Rp 500.000, dengan para peminjam yang sudah diverifikasi oleh sebuah software peniliaian berbasis Artificial Intelligence yang dimiliki Cashwagon.

Selain sebagai platfotm P2P yang inovatif, Cashwagon juga ingin memberikan kontribusi positif  dengan memberikan edukasi tentang pendanaan kepada semua pihak dalam ekosistemnya. Salah satu contohnya adalah dengan menggelar Cashwagon The Rich Club, yaitu sebuah acara small gathering untuk para calon pemberi pinjaman potensial yang akan duduk bersama dengan perwakilan Cashwagon, serta mendengarkan sharing session dari seorang financial planner.

Acara talk show yang dikemas dalam konsep high tea ini, mengundang seorang Financial Planner, Franky Nangoy. Ia berbagi dan berdiskusi seputar tren di dunia pendanaan saat ini, dan tips mengenai bagaimana mengenali peluang pendanaan dengan baik.

Tentunya, ada sesi dari perwakilan Cashwagon yang menjelaskan tentang benefit yang akan dirasakan oleh para investor ketika bergabung dengan Cashwagon.

Cashwagon telah mengalami pertumbuhan yang signifikan hanya dalam waktu dua tahun. Dengan lebih dari 350.000 peminjam yang telah terverifikasi, lebih dari sejuta pinjaman yang telah diproses lewat platform ini, dan lebih dari Rp 1,5 triliun dana pinjaman yang telah dicairkan, Cashwagon memang menjadi jawaban atas tantangan literasi keuangan dan keterbatasan institusi tradisional saat ini.

Di satu sisi, Cashwagon membuka akses pinjaman jangka pendek untuk masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan dana. Sementara di sisi lain, para pemberi pinjaman juga dapat memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan tersebut. Para pemberi pinjaman dapat meraih Presentase Bunga Tahunan (APR) hingga 25% hanya dengan mendaftar, memilih strategi pendapatan, dan menyalurkan dananya.

“Kami bangga dengan apa yang telah kami capai dalam waktu dua tahun ini. Namun kami juga sadar, bahwa perjalanan masih panjang. Kami terus mengusahakan yang terbaik untuk para pemberi pinjaman dalam mencari tambahan penghasilan, dan para peminjam yang merasa terabaikan oleh lembaga keuangan tradisional,” jelas CEO PT Kas Wagon Indonesia, Asri Anjarsari dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Ia juga menambahkan seputar keberhasilan Cashwagon sampai saat ini, “Sistem penilaian berbasis teknologi AI (Artificial Intelligence) yang kami miliki, memungkinkan kami dengan cepat menentukan kemampuan seorang peminjam dalam membayar cicilan, untuk efisiensi dan keamanan.”

“Sebagai perusahaan yang 100% digital, kami lebih lincah, cepat dan fleksibel daripada tipikal sebuah lembaga perbankan. Dana operasi kami yang minim menjadi salah satu alasan mengapa kami dapat menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk para pemberi pinjaman,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
P2P lending ini peroleh komitmen pendanaan Seri C senilai USD40 juta
Kamis, 23 April 2020 - 13:10 WIB
Peer to peer (P2P) lending ini telah memperoleh komitmen pendanaan Seri C sebesar USD 40 juta (atau ...
Tumbuh tiga kali lipat, Modalku konsisten danai jutaan UMKM Indonesia
Kamis, 30 Januari 2020 - 09:42 WIB
Grup Modalku menutup tahun 2019 dengan pencapaian penyaluran pinjaman sebesar lebih dari Rp 11 trili...
Platform P2P Cashwagon salurkan dana pinjaman hingga Rp1,5 T
Selasa, 21 Januari 2020 - 11:19 WIB
Selain sebagai platfotm P2P yang inovatif, Cashwagon juga ingin memberikan kontribusi positif  deng...
Tips Agar Usaha UMKM Go Online Bisa Berkembang lewat Dana Pinjaman Online
Rabu, 02 Oktober 2019 - 08:23 WIB
Perkembangan UMKM go online ini mendapat dukungan dari berbagai fintech marketplace dan peer to peer...
Ini komitmen BI untuk dorong ekonomi dan keuangan digital
Selasa, 24 September 2019 - 10:44 WIB
Dalam gelaran IFSE 2019, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan Bank Indonesia berkomitm...
IFSE 2019, inovasi keuangan digital untuk percepat inklusi keuangan
Selasa, 24 September 2019 - 09:49 WIB
Hadirnya inovasi-inovasi digital dalam sektor ekonomi, menyediakan alternatif jasa layanan keuangan,...
100 fintech meriahkan IFSE 2019
Senin, 23 September 2019 - 14:10 WIB
Pameran yang menghadirkan 100 perusahaan fintech, IFSE 2019 resmi dibuka di JCC Senayan. Gelaran ini...
Siap-siap! Indonesia Fintech Expo 2019 segera digelar di Jakarta
Jumat, 20 September 2019 - 13:35 WIB
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) akan menyelenggarakan...
Bersinergi untuk mendanai UMKM di Indonesia
Rabu, 18 September 2019 - 12:11 WIB
Bentuk kerja sama ini adalah pendanaan bersama atau biasa disebut joint financing, di mana keempat p...
Sinergi dua startup untuk dukung e-commerce di Indonesia
Kamis, 12 September 2019 - 10:43 WIB
Modalku, platform Peer-to-Peer (P2P) lending digital yang menghubungkan Usaha Mikro Kecil dan Meneng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV