KPK bantah sampaikan yang pernah diperiksa tidak maju di Pilkada 2020
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:16 WIB |
KPK bantah sampaikan yang pernah diperiksa tidak maju di Pilkada 2020
Pelaksana Harian (Plh) Juru Bicara KPK yang baru Ali Fikri. Sumber Foto: https://bit.ly/3atKYfz

Elshinta.com - Pelaksana Tugas Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri membantah telah menyampaikan pernyataan di salah satu media online terkait imbauan kepada bakal calon (Balon) Bupati Bengkalis yang pernah diperiksa, untuk tidak mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

"Saya tidak pernah menyampaikan informasi seperti tertulis di media tersebut, " ujar Ali Fikri, Rabu (22/1).

Adanya pemberitaan tersebut, Ali Fikri menyampaikan bahwa KPK dalam pelaksanaan tugas sebagai penegak hukum, tidak ditarik ke ranah politik praktis. "Yang terpenting, KPK serius menangani kasus dugaan Tipikor di Bengkalis. Karena dugaan kerugian negara sangat besar, yaitu sekitar Rp475 miliar," kata Fikri.

Dia menegaskan bahwa hal ini tentu sangat merugikan masyarakat di Bengkalis juga, yang seharusnya bisa menikmati anggaran tersebut dalam bentuk fasilitas publik seperti jalan dan lain-lainnya.

Dalam pemberitaan salah satu media online, Ali Fikri disebut mengimbau kepada dua orang Balon Bupati Bengkalis untuk jangan dulu maju di Pilkada 2020.

Kedua orang yang dimaksud yakni mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, yang kini menjadi Ketua dan anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024, Indra Gunawan Eet dan Mira Riza.

Sebelumnya KPK telah menetapkan 10 orang tersangka baru kasus mega proyek jalan di Kabupaten Bengkalis Riau itu, diantaranya tujuh orang kontraktor dan tiga orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPS: Kualitas hidup warga Surabaya tertinggi di Jawa Timur
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:34 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, kualitas hidup warga Surabaya tertinggi di provinsi...
3.098 peserta akan perebutkan 419 formasi CPNS Pemkot Yogyakarta
Rabu, 19 Februari 2020 - 20:38 WIB
Pelamar CPNS di Pemerintah Kota Yogyakarta jumlahnya mencapai 4.410 orang. Dari jumlah tersebut yang...
TKSK Langkat salurkan 17.522 Kartu Indonesia Sehat
Rabu, 19 Februari 2020 - 20:14 WIB
Program pemberian jaminan kesehatan lewat Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah diserahkan pada penerima...
Kini tersedia layanan sertifikasi kesehatan ikan berbasis android
Rabu, 19 Februari 2020 - 19:48 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamana...
Bangun smelter, Freeport rogoh kocek sebesar 600 juta dolar
Rabu, 19 Februari 2020 - 19:35 WIB
Untuk membangun smelter terbesar di dunia pada tahun 2020 PT Freeport Indonesia akan merogoh kocek s...
Wapres tegur Gubernur NTB soal tingginya angka kemiskinan dan stunting
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:47 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin menegur Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah terkait masih...
KBRI Beijing rencana beri vitamin 3.000 WNI di Tiongkok
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:18 WIB
Koordinator Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Beijing, Aryanto Suroyo mengatakan akan memberikan mul...
Perlukah orang sehat pakai masker demi cegah corona?
Rabu, 19 Februari 2020 - 17:53 WIB
Seiring adanya anggapan masker bisa mencegah tertular v