Ketika Negeri Hitler melirik `halal tourism`
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Ketika Negeri Hitler melirik `halal tourism`
Managing Director IndoGerman Travel, Dana Schuster. Foto: Sigit Kurniawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman ternyata mulai melirik potensi wisata muslim (halal tourism). Ini terlihat dari mulai dipromosikannya makanan halal dan sarana penunjang bagi moslem traveller yang berwisata ke negara Deutschland tersebut.

Demikian dikatakan Managing Director IndoGerman Travel, Dana Schuster kepada Elshinta.com di sela acara Silaturahim dan Tukar Wawasan Tour Halal Jerman & Swiss yang digelar Komunitas Pasar Wisata Halal di Jakarta, Selasa (21/1). 

Menurut Dana, melihat potensi halal tourism yang bagus, terlebih dengan banyaknya wisatawan dari negara-negara muslim, seperti Arab Saudi, Turki, Lebanon dan negara muslim Asia, pemerintah Jerman pun sudah mulai mempersiapkan hal-hal yang menjadi pendukung wisata halal. 

"Selain makanan halal yang tidak mengandung babi, Pemerintah Jerman juga membangun lokasi untuk beribadah bagi moslem traveller, seperti musala-musala di airport atau masjid di beberapa tempat yang dikunjungi wisatawan," kata Dana. 
 
Untuk makanan halal, ungkap Dana beberapa restoran di destinasi wisata di 'Negeri Romantis`ini bahkan sudah ada yang bisa melayani langsung permintaan wisatawan atau bisa dipesan terlebih dahulu, khususnya bagi wisatawan yang datang secara berkelompok atau rombongan.

Sedangkan untuk sarana peribadatan, diakui Dana pemerintah Jerman yang `jeli` melihat potensi `halal tourism` ini juga telah  membangun beberapa masjid atau yang mereka sebut dengan Moschee untuk wisatawan menjalankan ibadah salat. "Hanya saja, masjid di Jerman memang bukan seperti di negara lain atau negara muslim di mana masjid-masjidnya berukuran besar atau masjid raya. Di Swiss dan Jerman masjid tidak megah namun yang penting bersih," ungkap Dana.

Di beberapa destinasi wisata, kata Dana, "Beberapa sudah dilengkapi dengan musala,". 

Dana juga mengakui bahwa terjadi peningkatan jumlah wisatawan muslim, khususnya dari Indonesia yang berkunjung ke Eropa, seperti Jerman dan Swiss setiap tahunnya. Itu terbukti dari perjalanan wisata yang digarap IndoGerman Travel di mana meningkat tiap tahunnya. 

"Satu bulan bisa dua kali pemberangkatan, dan jumlahnya dalam setahun diperkirakan bisa mencapai 240 wisatawan," ucapnya.

Biasanya wisatawan yang didominasi kaum dewasa, senang mengunjungi tempat-tempat yang memiliki nilai historik yang memiliki arsitektur indah atau wisata alam. "Juga tak ketinggalan mereka shopping atau berbelanja untuk oleh-oleh dan bisa beribadah dan menikmati makanan halal tentunya," tutup Dana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Probolinggo tutup sementara seluruh objek wisata
Rabu, 18 Maret 2020 - 09:20 WIB
Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menutup sementara seluruh objek wisata di bawah pengel...
Antisipasi COVID-19, tempat wisata di Langkat ditutup sementara
Selasa, 17 Maret 2020 - 19:58 WIB
Mengantisipasi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera untuk sementara membatasi masuknya w...
Cegah penyebaran COVID-19, enam obyek wisata tutup sementara
Selasa, 17 Maret 2020 - 15:27 WIB
Sebanyak enam obyek wisata di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditutup  sementara dari kegia...
Cegah COVID-19, Candi Borobudur disemprot desinfektan
Senin, 16 Maret 2020 - 20:42 WIB
Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, Balai Konservasi Borobudur (BKB) Kabupaten Magelang  mela...
Wujudkan impian wisata mangrove dan pantai pulau Jaring Halus
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:19 WIB
Demi mewujudkan destinasi wisata hutan mangrove dan juga wisata pantai. Pemerintah Desa Jaring Halus...
Kunjungan Willem-Maxima jadi nilai positif untuk Candi Prambanan
Kamis, 12 Maret 2020 - 13:17 WIB
Kunjungan Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti dari Kerajaan Belanda ke komplek ...
Dukung pariwisata, Basarnas bangun Pos SAR Parapat dan latih potensi SAR
Rabu, 11 Maret 2020 - 16:25 WIB
Badan Nasional Pencarian dan  Pertolongan (Basarnas) akan meresmikan gedung atau Pos Pencarian dan ...
Pemukulan Kembang Mayang tandai gelaran `Banjarmasin Sasirangan Festival 2020`
Kamis, 05 Maret 2020 - 09:25 WIB
Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) tahun 2020, resmi dimulai. Opening ceremony event yang telah m...
Bandung masih aman untuk dikunjungi wisatawan 
Kamis, 05 Maret 2020 - 07:45 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Jawa Barat, Kenny Dewi Kaniasari m...
Kenalkan destinasi lokal ke milenial, Kakikuke tawarkan melancong yang ramah kantong
Selasa, 03 Maret 2020 - 17:07 WIB
Penat dengan pekerjaan keseharian, menjadikan wisata jadi salah satu alternatif untuk menghilangkann...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)