Pembelian alutsista dari luar, Wamenhan: Belum ada
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:28 WIB |
Pembelian alutsista dari luar, Wamenhan: Belum ada
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono. Sumber Foto: https://bit.ly/2GfAcM2

Elshinta.com - Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan sejauh ini belum ada pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari sejumlah negara, seperti Turki, Jerman, dan Prancis.

"Kita beli dari luar? Belum," kata Trenggono, saat meninjau pameran alutsista di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (22/1).

Pameran alutsista buatan dalam negeri, baik BUMN maupun swasta itu digelar bersamaan dengan Rapat Pimpinan Kemenhan yang berlangsung selama dua hari, yakni 22-23 Januari 2020.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Pemerintah Indonesia tertarik membeli 48 jet tempur Dassault Rafale dan 4 kapal selam Scorpene buatan Prancis, dari lawatan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Paris pada 11-13 Januari lalu.

Surat kabar lokal Prancis, mengutip sumber Kementerian Pertahanan Perancis menyebut Pemerintah Indonesia juga tertarik membeli 2 kapal perang Korvet Gowind produksi Prancis. Namun, Wamenhan menegaskan kunjungan Prabowo ke Prancis itu baru sebatas melihat-lihat alutsista yang dimiliki negara itu, belum sampai ke rencana pembelian. "Kalau namanya melihat kan boleh, masa gak boleh? Kan belum tentu beli," ucapnya menegaskan.

Demikian juga, kabar mengenai rencana pembelian kapal selam dari Turki atau Jerman, Trenggono menegaskan belum ada. "Belum. Itu belum. Yang pasti kita ingin mengembangkan industri pertahanan dalam negeri. Harus kuat," ujarnya, dikutip Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspada ajakan masuk grup tawarkan vaksin COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 15:11 WIB
Pesan berisi ajakan untuk masuk ke grup percakapan WhatsApp dengan iming-iming pembagian vaksin COVI...
Satgas Covid-19 terus minimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin
Rabu, 30 September 2020 - 14:35 WIB
Guna menekan dan meminimalisir penyebaran Covid-2019 di Kota Seribu Sungai, tim Satgas Covid-19 Kota...
 Jajaran Jatman Subang beri dukungan Ustadz Hasan untuk tegar
Rabu, 30 September 2020 - 13:37 WIB
Terkait dengan persekusi yang dialami Ustadz Hasan yang diduga dilakukan oleh Habib Salim, jajaran J...
Pengamat: Konten vandalisme mushola agar tidak disalahgunakan
Rabu, 30 September 2020 - 12:40 WIB
Pengamat media sosial dari Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria berharap konten vandalisme di Mushola ...
Wagub Kalbar terkonfirmasi positif COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 11:54 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs H Ria Norsan, MM, MH menyatakan dirinya terkonfirmasi positif C...
BPJS Kesehatan siap dukung bentuk data prioritas penerima vaksin COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 11:38 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menyatakan kesiapan BPJS Kesehatan mendukung terbentukny...
Luhut minta BPJS percepat pembayaran klaim perawatan pasien COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 08:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengenda...
Subsidi gaji telah disalurkan pada 10 juta orang, Menaker: Gunakan dengan baik!
Rabu, 30 September 2020 - 08:14 WIB
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat, hingga 28 September 2020 subsidi gaji sudah di...
Tiga faktor penyebab Kota Bogor kembali ke zona merah
Rabu, 30 September 2020 - 07:41 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut Kota Bogor kembali berstatus zona merah atau memiliki risiko tin...
36 kecamatan di Bogor zona merah penularan COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 07:26 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat 36 kecamatan di wil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV