Petugas masih dalami kasus pengoplosan LPG bersubsidi di Pemalang
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 19:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Petugas masih dalami kasus pengoplosan LPG bersubsidi di Pemalang
Petugas masih dalami kasus pengoplosan LPG bersubsidi di Pemalang. Foto: Eka Susanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Terbongkarnya kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kg ke 12 kg di Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah membuat petugas kepolisian lebih intensif melakukan penyelidikan. Petugas akan melakukan pengecekan dan pemeriksaaan surat-surat ijin usaha milik tersangka, baik SIUP maupun SITU, termasuk penunjukan tersangka sebagai pangkalan.

Dari hasil pengembangan, Kapolres Pemalang, AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan bahwa tersangka memiliki 3 pangkalan gas milik keluarga, namun untuk pengoplosan gas hanya dilakukan di satu pangkalan.

“Untuk 2 pangkalan gas lainnya masih dilakukan pendalaman, sementara pengoplosan baru ditemukan di pangkalan gas yang berlokasi di Dusun Kebonsari Petarukan,” ungkapnya, Rabu (22/1).

Sementara itu, kata Kapolres praktik pengoplosan gas elpiji di Dusun Kebonsari, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, membahayakan bagi para pelaku maupun warga sekitar. Lantaran tidak mengikuti standart keamanan, dan dilakukan secara manual atau tradisional.

“Yang dilakukan tersangka ini sangat beresiko karena dilakukan bukan oleh ahli dibidangnya, terutama bagi tersangka sendiri. Karena pada saat mengoplos ini, tersangka menggunakan metode sendiri. Tabung gas 3 kg dibuka paksa kemudian dialirkan melalui regulator ke tabung 12 kg dengan cara disiram dengan air panas agar gasnya cepat mengalir. Sedangkan ditengah-tengah tabung gas yang 12 kg diberi es batu untuk menjaga suhu,” paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eka Susanti. 

Kapolres menambahkan, praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi yang dilakukan oleh tersangka ini sudah berjalan selama 7 bulan dengan keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Dari lokasi penangkapan tersangka, petugas mengamankan barang bukti antara lain 87 tabung gas elpiji subsidi 3 kg dan 190 tabung gas non subsidi 12 kg, berserta alat-alat lainnya.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis, diantaranya Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Migas dan Undang-Undang Metrologi Migas, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sebelumnya, dua tersangka IA dan MKK diamankan petugas saat sedang mengoplos gas elpiji di pangkalan milik tersangka IA. Tersangka mengoplos gas elpiji dengan perbandingan 4 tabung gas elpiji 3 kg dimasukkan kedalam tabung gas 12 kg, dengan modal Rp 57 ribu dan dijual dengan harga Rp 125 ribu per tabung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ditinggal ke kondangan, rumah dibobol maling
Minggu, 23 Februari 2020 - 21:29 WIB
Hajjah Enon (65) warga Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bernasib apes. Keti...
2 WNI diculik kelompok Abu Sayyaf
Sabtu, 22 Februari 2020 - 06:20 WIB
Kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan dilaporkan meminta tebusan lebih dari Rp7 miliar unt...
Bareskrim amankan satu mobil CRV milik tersangka penipu Putri Arab
Jumat, 21 Februari 2020 - 11:08 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyita satu kendaraan Honda CRV nopol N 3 KA...
Pemkab Tangerang akan berantas peredaran narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55 WIB
Terjadi pengendalian narkoba dari dalam lapas, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat prihatin dan me...
Nekat tanam ganja di rumahnya, lelaki ini ditangkap Polrestro Depok
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:14 WIB
RW (30) seorang lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir ditangkap anggota Satres Narkoba...
Polisi sebut kekerasan anak dibawah umur di Buton meningkat
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:57 WIB
Kepolisian Resor Buton, Sulawesi Tenggara menyebut kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wil...
Polsek Cibinong selidiki kasus curas di toko swalayan
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:35 WIB
Bermula dengan adanya Laporan Polisi dari Masyarakat terkait kejadian tindak pidana curas (pencurian...
Kasus perundungan siswa, polisi masih tetapkan dua tersangka
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:47 WIB
Polisi masih bersikukuh menetapkan dua orang pelaku masing-masing berinisial Ws dan Rk sebagai pelak...
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)