Google kembangkan aplikasi penangkal kecanduan smartphone  
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Google kembangkan aplikasi penangkal kecanduan smartphone  
Sumber foto: https://bit.ly/2Gh9672/elshinta.com.

Elshinta.com - Google dikabarkan baru saja meluncurkan tiga aplikasi eksperimen sebagai bagian dari Digital Wellbeing. Ketiganya ditujukan untuk membantu pengguna mengurangi penggunaan smartphone mereka. Tiga aplikasi itu sendiri berbentuk sebuah amplop yang seukuran dengan smartphone.

Yang menarik, aplikasi ini bisa memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon tanpa mengeluarkan ponsel mereka jika diperlukan. Namun perlu diketahui teknologi ini hanya bekerja untuk smartphone Pixel 3A untuk saat ini. Tidak diketahui dengan pasti apa alasan Google melakukan hal tersebut. 

Untuk dapat menggunakan fungsi amplop kecil ini, dibutuhkan sebuah aplikasi khusus di smartphone Pixel 3A, yang bernama Envelope. Aplikasi ini sudah bisa ditemukan di Google Play Store. Kemudian pengguna harus mencetak layout untuk Envelope, memotong template-nya dan mengikuti instruksi untuk memasangnya. 

Selanjutnya, buka aplikasi Envelope, masukkan ponsel Pixel 3A ke dalam tas kertas tersebut kemudian segel. Instruksinya, pengguna harus menggunakan lem untuk menyegel amplop itu. Nantinya amplop kertas ini akan menutup seluruh layar smartphone. Pengguna hanya mengandalkan cahaya dari layar yang menyala pada titik tertentu saja untuk mengaksesnya. 

Dilansir dari TheVerge (22/1), sejauh ini ada dua layout yang ditawarkan Google di Envelope, yakni deretan nomor untuk keperluan menelepon dan mengetahui waktu. Sementara desain lainnya hanya menawarkan fungsi kamera saja. Itu pun tanpa bantuan layar untuk melihat bagaimana foto atau video yang dihasilkan. 

Selain itu, Google juga meluncurkan aplikasi Activity Bubbles. Pada dasarnya, aplikasi ini digunakan untuk memantau seberapa sering seseorang membuka smartphone mereka. Setiap kali membuka layar smartphone, pada homescreen akan muncul gambar gelembung udara. Gelembung itu akan bertambah seiring seringnya seseorang membuka kunci layar. Tidak hanya itu, setiap gelembung akan bertambah besar seiring durasi penggunaan smartphone.

Dengan aplikasi ini seperti dikutip dari tek, semakin banyak gelembung di homescreen, menandakan seseorang sangat aktif menggunakan smartphone mereka. Terlebih lagi, jika ukuran gelembung itu besar, maka durasi pemakaian smartphone terbilang panjang dalam satu kali waktu. 

Perlu diketahui, aplikasi-aplikasi tersebut dikembangkan Google sebagai bagian dari inisiatif Digital Wellbeing. Tidak hanya aplikasi ini saja, ada beberapa aplikasi lain yang sudah dikembangkan Google, seperti Unlock Clock yang akan menghitung berapa kali seseorang membuka kunci layar dalam sehari, Post Box, hingga Desert Island, untuk membantu pengguna fokus pada aplikasi-aplikasi penting di smartphone mereka. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Facebook akan bayar rekaman suara pengguna
Jumat, 21 Februari 2020 - 10:57 WIB
Facebook akan membayar sejumlah pengguna untuk rekaman suara yang akan digunakan untuk membantu meni...
Facebook batalkan konferensi di San Francisco karena virus corona
Sabtu, 15 Februari 2020 - 09:27 WIB
Facebook telah membatalkan konferensi pemasaran global yang dijadwalkan bulan depan di San Francisco...
Twitter benarkan akun Facebook dan Messenger miliknya diretas
Sabtu, 08 Februari 2020 - 19:19 WIB
Twitter pada Jumat (7/2) membenarkan bahwa akun resmi raksasa media sosial Facebook Inc dan platform...
Twitter akan beri label untuk konten manipulatif
Rabu, 05 Februari 2020 - 12:28 WIB
Twitter akan mulai memberikan label pada cuitan yang mengandung material manipulatif di platform mik...
Twitter tambahkan cuitan balasan ke utas di iOS
Minggu, 02 Februari 2020 - 20:18 WIB
Twitter mengumumkan perubahan desain untuk aplikasi iOS-nya yang membuat percakapan lebih mudah dili...
Facebook akan tunjuk dewan pengawas tahun ini
Rabu, 29 Januari 2020 - 12:53 WIB
Facebook Inc akan menunjuk nama-nama anggota dewan pengawas lembaga tersebut tahun ini, menyikapi kr...
Pejabat PBB dilarang pakai WhatsApp sejak tahun lalu
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:38 WIB
Para pejabat PBB dilarang menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi karena `tidak didukung sebagai me...
Google kembangkan aplikasi penangkal kecanduan smartphone  
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:27 WIB
Google dikabarkan baru saja meluncurkan tiga aplikasi eksperimen sebagai bagian dari Digital Wellbei...
Facebook rilis tema gelap di Android ke lebih banyak pengguna
Kamis, 23 Januari 2020 - 11:50 WIB
Setelah meluncurkan tema gelap untuk aplikasi Messenger dan laman Facebook kini mulai merilis uji co...
WhatsApp mode gelap baru tersedia untuk pengguna beta
Rabu, 22 Januari 2020 - 11:45 WIB
WhatsApp akhirnya menambahkan mode gelap pada aplikasinya pada platform Android. Namun, fitur terseb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)