Tujuh tahun menyamar, kedok TNI AU gadungan ini akhirnya terbongkar
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Tujuh tahun menyamar, kedok TNI AU gadungan ini akhirnya terbongkar
Sumber Foto: Penerangan Kodim 0710/Pekalongan/elshinta.com.

Elshinta.com - Mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Udara, Muhammad Saiful Muis (31) diamankan anggota Unit Intel Kodim 0710/Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Babinsa Koramil 02/Pekalongan Timur. Kedok pelaku terbongkar setelah 7 tahun lamanya.

Pelaku yang merupakan warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, diamankan saat berada di rumah istri sirinya, di Kelurahan Poncol gang 14 D Kemangi RT 004/009, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Rabu (22/1).

Penangkapan bermula dari laporan keluarga istri sirinya yang merasa curiga dan tertipu oleh pelaku yang berjanji bakal menikahi istri sirinya secara resmi. Namun pelaku selalu mengelak dan ingkar janji, sehingga keluarga istri sirinya tersebut memberanikan diri melapor kepada Babinsa Koramil 02/Pekalongan Timur.

Setelah anggota unit intel kodim 0710/Pekalongan melakukan pengecekan, ternyata Muhammad Saiful Muis adalah seorang TNI gadungan. Kemudian anggota unit intel bersama Babinsa Koramil 02/Pekalongan Timur membawa pelaku ke kantor Staf Intel Kodim 0710/Pekalongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto mengatakan saat ini pelaku masih dimintai keterangan tentang motif dan aktivitas pelaku selama di Pekalongan. 

“Kita masih mendalami motif yang sebenarnya, kenapa Saiful Muis ini mengaku menjadi TNI AU. Dari hasil keterangan, dia ternyata sudah hampir 7 tahun mengaku menjadi TNI, bahkan sampai menikah siri dan mempunyai anak di Pekalongan ini,” ujar Dandim seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eka Susanti, Kamis (23/1). 

Dandim mengatakan untuk proses selanjutnya, setelah pelaku dimintai keterangan dan menyelesaikan permasalahannya dengan keluarga yang ada di Pekalongan, maka pihaknya akan menyerahkan proses selanjutnya kepada POM TNI AU karena yang bersangkutan selama ini mengaku menjadi anggota TNI AU.

“Setelah kita mintai keterangan lebih lanjut, nantinya akan kita serahkan kepada Polisi Militer TNI AU, karena yang bersangkutan selama ini mengaku menjadi anggota TNI AU,” jelasnya.

Sementara itu, saat pelaku Muhammad Saiful Muis dimintai keterangan oleh awak media, alasan dirinya mengaku menjadi TNI AU lantaran sudah 4 kali daftar menjadi tentara dan selalu gagal. Sedangkan dia ingin menunjukan kepada orang tuanya bahwa dirinya sudah menjadi TNI.

“Saya malu dan takut kalau pulang ke rumah pak, sudah berkali-kali daftar tentara selalu gagal saya ingin menunjukan kalau saya sudah jadi tentara,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
2 WNI diculik kelompok Abu Sayyaf
Sabtu, 22 Februari 2020 - 06:20 WIB
Kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan dilaporkan meminta tebusan lebih dari Rp7 miliar unt...
Bareskrim amankan satu mobil CRV milik tersangka penipu Putri Arab
Jumat, 21 Februari 2020 - 11:08 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyita satu kendaraan Honda CRV nopol N 3 KA...
Pemkab Tangerang akan berantas peredaran narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55 WIB
Terjadi pengendalian narkoba dari dalam lapas, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat prihatin dan me...
Nekat tanam ganja di rumahnya, lelaki ini ditangkap Polrestro Depok
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:14 WIB
RW (30) seorang lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir ditangkap anggota Satres Narkoba...
Polisi sebut kekerasan anak dibawah umur di Buton meningkat
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:57 WIB
Kepolisian Resor Buton, Sulawesi Tenggara menyebut kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wil...
Polsek Cibinong selidiki kasus curas di toko swalayan
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:35 WIB
Bermula dengan adanya Laporan Polisi dari Masyarakat terkait kejadian tindak pidana curas (pencurian...
Kasus perundungan siswa, polisi masih tetapkan dua tersangka
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:47 WIB
Polisi masih bersikukuh menetapkan dua orang pelaku masing-masing berinisial Ws dan Rk sebagai pelak...
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
BNN ungkap peredaran 60.000 ekstasi dan 10 kg sabu-sabu dari Malaysia
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:25 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai Dumai mengungkap peredaran 60.000 pi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)