Trump tegaskan AS akan tambah daftar negara yang dilarang masuk ke AS 
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:54 WIB |
Trump tegaskan AS akan tambah daftar negara yang dilarang masuk ke AS 
Presiden AS Donald Trump. Foto: https://bit.ly/36lMEV5/elshinta.com.

Elshinta.com - Amerika Serikat akan menambah sejumlah negara ke dalam daftar larangan masuk ke AS, kata Presiden Donald Trump, Rabu (22/1).

Presiden AS itu tidak memberikan keterangan rinci namun mengatakan perubahan daftar itu akan segera diumumkan.

Seorang sumber yang tahu soal proposal perubahan tersebut mengungkapkan bahwa daftar sementara negara yang dikenai travel ban itu termasuk Belarusia, Eritrea, Kyrgyztan, Myanmar, Nigeria, Sudan dan Tanzania.

Mengutip Antara, langkah itu bisa menurunkan hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara yang terkena dampak perluasan travel ban.

Nigeria, sebagai contoh, adalah negara dengan ekonomi terbesar dan berpenduduk terpadat di Afrika. Nigeria adalah mitra AS dalam memerangi terorisme dan warganya banyak tersebar tinggal di Amerika serikat.

Seorang pejabat pemerintahan Trump mengatakan negara-negara yang tidak dapat memenuhi persyaratan keamanan, termasuk soal biometrik, pertukaran informasi dan langkah memerangi terorisme, menghadapi risiko pembatasan imigrasi AS.

Berdasarkan daftar travel ban yang berlaku saat ini, warga negara Iran, Libya, Korea Utara, Somalia, Suriah dan Yaman, juga beberapa pejabat Venezuela beserta keluarga mereka, dilarang mendapatkan visa imigran dan nonimigran AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dolar AS merosot saat transisi Biden, vaksin angkat selera risiko
Rabu, 25 November 2020 - 08:45 WIB
Dolar AS merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ketika selera risiko meningkat setel...
Terus bertambah politisi Republik mengakui kemenangan Biden
Selasa, 24 November 2020 - 10:00 WIB
Makin banyak anggota ternama Partai Republik yang bergabung dengan seruan pada Senin agar Presiden D...
Banyak warga AS abaikan peringatan perjalanan COVID-19
Selasa, 24 November 2020 - 09:45 WIB
Jutaan orang Amerika Serikat tampak mengabaikan peringatan kesehatan masyarakat dan melakukan perjal...
Menteri Edhy soroti aspirasi nelayan RI di AS
Selasa, 24 November 2020 - 09:00 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyoroti aspirasi nelayan Indonesia, yang bekerja di be...
Pembiayaan AS suntik 2 miliar dolar lembaga pengelola investasi RI
Senin, 23 November 2020 - 15:50 WIB
Perusahaan pembiayaan Amerika Serikat atau The US International Development Finance Corporation (DFC...
AS izinkan penggunaan darurat antibodi COVID Regeneron
Minggu, 22 November 2020 - 15:45 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Sabtu  (21/11) mengizinkan penggunaan da...
Kasus COVID-19 di AS capai 12 juta saat liburan `Thanksgiving`
Minggu, 22 November 2020 - 11:56 WIB
Amerika Serikat mencatat 12 juta kasus COVID-19 pada hari Sabtu, bahkan ketika jutaan orang Amerika ...
Kemenlu pastikan tidak ada WNI jadi korban penembakan di Mal Mayfair AS
Minggu, 22 November 2020 - 08:37 WIB
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) menjadi korba...
Donald Trump Jr. positif COVID-19
Sabtu, 21 November 2020 - 17:38 WIB
Donald Trump Jr., putra Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dinyatakan positif COVID-19 pada...
Wall Street dibuka lebih rendah, tertekan lonjakan kasus COVID-19
Sabtu, 21 November 2020 - 07:20 WIB
Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada pembukaan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV