BMKG catat ada 13 titik panas di Bengkalis
Elshinta
Minggu, 26 Januari 2020 - 11:46 WIB |
 BMKG catat ada 13 titik panas di Bengkalis
Kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Riau terlihat di kawasan Sungai Siak, Pekanbaru, Riau, Selasa (30/7/2019). Sumber Foto: https://bit.ly/3aHUATL

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan sebanyak 13 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno dalam keterangan tertulis yang diterima di Pekanbaru, Minggu (26/1) menyatakan 13 titik panas yang terpantau melalui Citra Satelit Terra dan Aqua, Minggu pukul 06.00 WIB itu menyebar di tiga kecamatan, yakni Rupat, Rupat Utara dan Bengkalis.

"Selain di Bengkalis, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Pelalawan," kata Sukisno.

Di Pelalawan, BMKG menyatakan terdapat empat titik panas yang terdeteksi di Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti.

BMKG membagi dua kategori sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan. Titik panas merupakan indikator awal keberadaan kebakaran dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen. Sementara titik api merupakan indikasi kuat kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan 70 hingga 100 persen.

Sukisno menyatakan dari 13 titik panas di Bengkalis, 10 titik di antaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat kebakaran hutan dan lahan. Sementara satu titik api di Kabupaten Pelalawan.

BMKG telah mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan saat ini sebagian wilayah Riau tengah memasuki peralihan musim dari hujan ke kemarau fase pertama 2020. "Aktivitas pembakaran harus dihindari karena bisa memicu lagi kebakaran hutan di wilayah Riau," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan saat ini sebagian wilayah Riau, terutama bagian utara telah memasuki musim kemarau. Sejak awal Januari ini, sejumlah kabupaten kota seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, hingga Indragiri Hilir terpantau titik-titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan.

Riau, kata dia, akan sepenuhnya memasuki musim kemarau pada pertengahan Januari dan berlangsung hingga Februari mendatang.

"Dari BMKG sendiri menyatakan waspada karena dalam beberapa pekan ke depan akan segera memasuki musim kemarau. Walaupun kemarau periode pertama ini tidak terlalu panjang tapi harus waspada karena Riau cukup rentan potensi meluasnya kebakaran itu," demikian Yasir Prayuna. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban jiwa banjir bandang Luwu Urara bertambah jadi 21 orang
Kamis, 16 Juli 2020 - 06:36 WIB
Korban jiwa dampak banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan pad...
IDI Makassar bantu korban bencana banjir bandang di Luwu Utara
Rabu, 15 Juli 2020 - 13:39 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar menyerahkan bantuan musibah bencana alam banjir bandang ...
Banjir bandang di Luwu Utara akibatkan 223 rumah rusak berat
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:32 WIB
Sebanyak 223 unit rumah parah akibat banjir bandang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu U...
Korban jiwa akibat banjir di Luwu Utara bertambah jadi 16 orang
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:10 WIB
Korban jiwa akibat banjir bandang yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Su...
Gempa M 5,5 guncang Laut Flores, dirasakan hingga Denpasar
Rabu, 15 Juli 2020 - 07:49 WIB
Gempabumi Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7) pagi...
BNPB: 4.930 keluarga terdampak banjir bandang Luwu Utara 
Selasa, 14 Juli 2020 - 21:11 WIB
Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memonitor 4.930 ke...
Jalur Taweli-Toboali Sulteng putus tertimbun longsor
Selasa, 14 Juli 2020 - 12:57 WIB
Poros jalan Taweli-Toboli atau lebih dikenal jalur Kebun Kopi pada Selasa (14/7) dinihari putus kare...
Gempa tektonik M 5,0 guncang Barat Daya Bayah Banten
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:37 WIB
Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Selasa (1...
14 Juli 2011, Gunung Lokon meletus, ribuan warga mengungsi
Selasa, 14 Juli 2020 - 08:19 WIB
Pada Kamis, 14 Juli 2011 pukul 22:45 WITA Gunung Lokon di kawah Tompaluan meletus dengan lontaran ma...
Banjir dan tanah longsor Sumatera Utara timbulkan korban jiwa
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:25 WIB
Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) mencatat kejadian be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV