Budi Laksono: 150 ribu orang Indonesia meninggal gara-gara BAB sembarangan
Elshinta
Kamis, 06 Februari 2020 - 17:23 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Budi Laksono: 150 ribu orang Indonesia meninggal gara-gara BAB sembarangan
Sumber Foto: Effendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Akibat tipus diare dan saluran cerna warga Indonesia yang meninggal pertahun di kisaran 150 ribu jiwa, sementara di seluruh dunia pertahun di kisaran 2,7 juta jiwa. Angka kematian itu tinggi akibat masyarakat kurang memperhatikan kebersihan.

Ketua WC for Indonesia, Budi Laksono mengatakan, angka ketidakpunyaan jamban di Indonesia yang mencapai kisaran angka 20 juta rumah harus jadi prioritas untuk diselesaikan, karena sebagai pemicu penularan penyakit saluran cerna seperti tipus, diare, disentri, kecacingan dan lainnya.

"Selain penyebaran itu, epeknya adalah kesakitan diare, disentri, tifoid dan menjadi penyebab utama kematian terbesar di Indonesia terutama anak-anak balita," katanya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Kamis (6/2).

Oleh karena itu gerakan untuk membuat jamban di Indonesia menjadi prioritas setiap rumah yang harus di wujudkan setiap daerah, untuk mewujudkan masyarakat setiap rumah terdapat jamban dan WC harus mendapatkan dukungan dari pemerintah dan proaktif masyarakat.

Pihaknya membuat perumpamaan kebutuhan jamban di Kabupatrn Lumajang sekitar 12 ribu sesuai nama dan alamat, itu bila di pikul dan dikerjakan bersama-sama pemilik rumah, tetangga, pemerintah desa, dan level kecamatan maka dalam waktu hitungan minggu akan tuntas. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cara untuk atasi rendahnya kadar hormon testosteron pada pria
Senin, 30 Maret 2020 - 23:15 WIB
Hormon testosteron memiliki banyak peranan lain bagi tubuh, seperti proses metabolisme, hingga pembe...
Korban meninggal COVID-19 di Magelang bertambah jadi 4 orang
Senin, 30 Maret 2020 - 19:07 WIB
Jumlah warga Magelang yang meninggal dunia karena kasus COVID-19 bertambah. Dinas Kesehatan Kota Mag...
 TNI dan Lintas Sektoral Sota sosialisasi pencegahan COVID-19 di perbatasan
Senin, 30 Maret 2020 - 16:35 WIB
Terus berupaya dalam mencegah penyebaran COVID-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad be...
Rapid test COVID-19 di Stadion Sijalak Harupat berjalan lancar   
Senin, 30 Maret 2020 - 15:55 WIB
Ratusan kendaraan antri memasuki kawasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung. Mereka, y...
Perangi COVID-19, Golkar DIY bentuk tim gugus tugas
Senin, 30 Maret 2020 - 15:35 WIB
DPD Golkar DIY membentuk tim gugus tugas untuk memerangi COVID-19.  Tim gugus tugas ini upaya  nya...
Dokter: Cuci tangan 20 detik secara benar bisa membunuh COVID-19
Senin, 30 Maret 2020 - 13:26 WIB
Dokter spesialis paru-paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta Erlina Burhan mengatakan bahwa menc...
Pakar: Berlebihan pakai cairan pembersih tangan bisa sebabkan iritasi
Senin, 30 Maret 2020 - 13:04 WIB
Ketua Tim Pakar Gugur Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengemukakan bahwa penggu...
Cegah COVID-19, PDI Perjuangan Jakarta Selatan bagikan masker dan semprot disinfektan 
Senin, 30 Maret 2020 - 12:56 WIB
Kader DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan DKI Jakarta...
Terlalu cemas terkait COVID-19, waspadai gangguan psikosomatik. Begini cara meredamnya...
Senin, 30 Maret 2020 - 09:08 WIB
Di tengah maraknya informasi mengenai pandemi COVID-19 yang disebarluaskan melalui media nasional da...
Cegah COVID-19, perkuat daya tahan tubuh dengan temulawak
Senin, 30 Maret 2020 - 07:29 WIB
Penelitian bio-informatika yang dipublikasikan pada Maret 2020 dan kepustakaan terbaru telah menyebu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)