Imbauan bagi WNI di Jepang terkait virus corona 
Elshinta
Jumat, 07 Februari 2020 - 09:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Imbauan bagi WNI di Jepang terkait virus corona 
Sumber foto: https://bit.ly/2H3JCKK

Elshinta.com - Pemerintah Jepang menetapkan wabah virus corona (Novel Coronavirus/2019-nCoV) berstatus `penyakit infeksi tertentu` dan telah tercatat sebanyak 20 orang terjangkit virus corona di Jepang.

Pemerintah Jepang telah mendirikan Pusat Tanggap Darurat di tingkat nasional dan di Kota Tokyo, untuk menjaga situasi Jepang tetap normal.

Melalui laman resminya, Kamis (6/2), Kementerian Luar Negeri RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang untuk terus memantau informasi resmi Otoritas Jepang melalui:

1. Hotline 24 jam Japan National Tourism Organization/JNTO (bahasa Inggris):
050-3816-2787 (di Jepang)
+81-50-3816-2787 (dari luar Jepang)

2. Website resmi/media sosial instansi setempat (bahasa Inggris):
https://www.japan.travel/en/news/JapanSafeTravel/
Twitter: @JapanSafeTravel?
https://www.jnto.go.jp/safety-tips/eng/

3. Panduan tentang fasilitas kesehatan di Jepang:
https://www.jnto.go.jp/emergency/eng/mi_guide.html

KJRI Osaka juga mengimbau kepada WNI yang sedang berada di dan akan berkunjung ke Jepang untuk senantiasa memperhatikan keselamatan dan menjaga kesehatan. 

Bagi masyarakat yang berada di tempat-tempat keramaian atau area publik agar melakukan langkah pencegahan penyakit menular dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Untuk kondisi darurat, hubungi:

  • Hotline KJRI Osaka 080-3113-1003 (telepon/WA/Line)
  • Hotline KBRI Tokyo 080-9644-7018 dan 080-4940-7419 atau email: consular@kbritokyo.jp 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Studi terbaru: Corona bisa menular via percakapan dan napas
Jumat, 03 April 2020 - 10:20 WIB
Studi terbaru menemukan hasil yang mencengangkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular mel...
Duterte soal pelanggar karantina wilayah Filipina, `Tembak saja`
Kamis, 02 April 2020 - 16:37 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan pelanggar karantina wilayah akibat virus corona dap...
Mulai 3 April 2020, WNI tidak diizinkan masuk ke Jepang
Kamis, 02 April 2020 - 14:48 WIB
Pemerintah Jepang menolak masuk warga 49 negara, termasuk Indonesia, untuk pencegahan virus corona t...
Pangeran Charles, usia 71, sembuh dari COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:31 WIB
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, 71 tahun, telah sembuh dari virus corona (COVID-19...
Kematian COVID-19 Prancis tembus angka 4.000 lebih
Kamis, 02 April 2020 - 08:45 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mencatat 509 kematian baru akibat COVID-10 pada Rabu (1/4), menambah juml...
PM Inggris: Rekor total kematian COVID-19 jadi hari yang menyedihkan
Kamis, 02 April 2020 - 08:33 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Rabu (1/4) menyesalkan data virus corona terbaru yang men...
AS pertimbangkan pelonggaran sanksi bagi Iran karena wabah corona
Rabu, 01 April 2020 - 09:08 WIB
Amerika Serikat mempertimbangkan pelonggaran sanksi terhadap Iran dan negara-negara lain untuk memba...
Putin kirim pasokan medis untuk bantu AS perangi virus corona
Rabu, 01 April 2020 - 08:55 WIB
Rusia mengirim peralatan medis ke Amerika Serikat untuk membantu memerangi wabah virus corona, kanto...
Tiongkok ungkap 1.541 kasus tanpa gejala COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 08:30 WIB
Pemerintah Tiongkok mencatat 1.541 kasus COVID-19 tanpa gejala sama sekali, dan 205 diantaranya meru...
Mantan Presiden Marseille meninggal dunia setelah terinfeksi corona
Rabu, 01 April 2020 - 08:20 WIB
Mantan Presiden Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia dalam usia 68 tahun setelah tertular virus co...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)