Hadapi era digital, Menaker ingatkan pentingnya responsif terhadap perubahan
Elshinta
Kamis, 13 Februari 2020 - 17:37 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Hadapi era digital, Menaker ingatkan pentingnya responsif terhadap perubahan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Foto: Eko Purnomo/Radio Elshinta

Elshinta.com - Era revolusi industri 4.0 menuntut dunia usaha dan industri untuk responsif terhadap perubahan guna menjaga eksistensi bisnisnya. Begitupun dengan SDM, sikap responsif harus diimplementasikan agar tetap berdaya saing.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah saat menyampaikan Keynote Speech pada acara "Kemnaker Goes To Campus" di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Kabupaten Bogor, Kamis (13/2).

"Kita berhadapan dengan era di mana manusia bukan satu-satunya penggerak utama. Kita ini sedang bersaing dengan robot, bersaing dengan mesin, karena teknologi bergerak dengan cepat," kata Menaker Ida seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.

Di hadapan mahasiswa/i UNUSIA, Menaker menjelaskan bahwa era desrupsi ekonomi ini tidak cukup dihadapi hanya dengan inovasi dan kreativitas. Namun, yang harus menjadi perhatian juga adalah kecepatan menjalankan tugas.

"Tidak masalah siapa yang lebih pintar, tidak peduli siapa yang lebih kuat, pendidikan dan keterampilan adalah kunci. Tapi yang harus kita ingat, yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Yang responsif terhadap perubahan akan mengalahkan yang terlena dengan zona nyaman," terang Menaker.

Menaker juga menjelaskan, era digital akan menciptakan banyak peluang usaha serta menjadikan iklim usaha lebih kompetitif. Hal ini akan membuka peluang usaha yang lebih besar bagi masyarakat. Karena kegiatan usaha dan bisnis tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan modal.

Guna menghadapi persaingan di era digital, Menaker menjelaskan bahwa Kemnaker telah melakukan penguatan pembangunan SDM dalam beberapa tahun terakhir. Diantaranya, pada tahun 2019 program pemagangan telah memagangkan 210 ribu orang baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kemudia, 257.240 orang ditingkatkan keterampilannya melalui PBK. Sedangkan program penigkatakan produktivitas telah membantu 18.800 orang yang ditingkatkan produktivitasnya.

"Selain itu, ada hampir 1 juta orang yang disertifikasi kapasitasnya dan kompetensinya," terang Menaker.

Selain itu, untuk menperkuat akses keterampilan, hingga tahun 2019, Kemnaker telah membangun 1.113 BLK Komunitas. Program ini akan ditambah sebanyak 2.000 BLK Komunitas di tahun 2020.

"Karena itulah kepemimpinan Presiden Jokowi di periode kedua ini berusaha menjadikan pembangunan SDM itu sebagai prioritas dan memperbaiki sistem pendidikan kita. Tujuannya apa? Tujuannya adalah Indonesia memiliki SDM yang terampil dan berkualitas," paparnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB
Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kem...
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta ...
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV