Yang perlu dilakukan usai selamat dari serangan jantung
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:37 WIB |
Yang perlu dilakukan usai selamat dari serangan jantung
Sumber Foto: https://bit.ly/38Drdk6

Elshinta.com - Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 86 persen orang akan selamat dari serangan jantung pertama. Lalu apa yang harus dilakukan setelahnya, sebagai upaya pemulihan diri dan pencegahan hal serupa tak terulang?

Pertama, lakukan pemeriksaan fisik menyeluruh. Ahli kardiologi di Heart and Vascular Center, Dartmouth-Hitchcock Medical Center, Bruce Andrus, seperti dikutip Antara dari Insider, Selasa (18/2) menuturkan serangan jantung biasanya menandakan ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Pada kebanyakan pasien akan ditemukan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes - yang semuanya berhubungan dengan peningkatan risiko serangan jantung. Kemungkinan satu atau lebih dari faktor-faktor ini menyebabkan penumpukan plak di arteri, membatasi aliran darah ke jantung dan menyebabkan serangan jantung.

Ahli kardiologi dari Providence Saint John's Health Center, Nicole Weinberg mengatakan, perawatan yang diberikan petugas medis akan fokus pada pembukaan arteri dan mengembalikan aliran darah ke jantung.

Bagaimana memulihkan diri usai serangan jantung?

Setelah selamat dari selamat jantung, Anda harus fokus meningkatkan kesehatan jangka panjang. Serangan jantung bisa menyebabkan masalah jantung lebih lanjut dari waktu ke waktu, seperti gagal jantung.

Sekitar 20 persen pasien serangan jantung berusia 45 tahun dan lebih tua akan mengalami serangan jantung kedua dalam lima tahun.

Selain meresepkan obat-obatan, dokter juga akan fokus pada perbaikan gaya hidup untuk memperbaiki juga tekanan darah atau menurunkan kolesterol (jahat yang tinggi), antara lain berhenti merokok, makan makanan sehat berimbang, aktif, menurunkan berat badan, kelola tekanan darah, kontrol kolesterol dan gula darah.

Dampak emosional dari serangan jantung

Menurut Andrus, mengalami serangan jantung dapat berdampak besar pada kesehatan emosional dan mental penderitanya. Hal ini karena sebagian besar pasien menganggap ini refleksi tentang kematian mereka.

Ada pasien yang kembali ke rutinitas normal mereka dalam seminggu, namun ada juga orang yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih.

"Sekitar sepertiga pasien serangan jantung akan mengalami depresi selama pemulihan. Jika ini terjadi pada Anda, sebaiknya carilah perawatan profesional dari terapis," kata Andrus.

Anda juga bisa mempertimbangkan program rehabilitasi jantung, yang fokus pada peningkatan kesehatan jantung. Penelitian telah menunjukkan, orang yang berpartisipasi dalam program rehabilitasi jantung lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung daripada orang yang pernah mengalami serangan jantung tetapi tidak berpartisipasi.(Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kebotakan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan
Rabu, 01 April 2020 - 23:15 WIB
Perubahan rambut menjadi beruban dan kebotakan memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan risiko...
Gubernur katakan 22 orang sembuh dari COVID-19 di Jatim
Rabu, 01 April 2020 - 21:26 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan 22 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di ...
Padang tetapkan RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 19:10 WIB
Pemerintah Kota Padang menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin yang berlokasi di Gunung Sa...
Disdukcapil Langkat bagi masker dan hand sanitizer sampai kecamatan
Rabu, 01 April 2020 - 16:45 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), ikut  berperan aktif mencegah penyebaran COV...
Dokter: Masker kain harus dicuci menggunakan deterjen dan air hangat
Rabu, 01 April 2020 - 13:52 WIB
Masker kain menjadi alternatif yang bisa digunakan bagi masyarakat dan bisa berulangkali dipakai den...
Dokter ingatkan cara melepaskan masker bedah secara tepat
Rabu, 01 April 2020 - 12:27 WIB
Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan masyarakat umum kerap melupakan ta...