Polri: Buronan Honggo Wendratno masih berada di luar negeri
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 17:33 WIB |
Polri: Buronan Honggo Wendratno masih berada di luar negeri
Sumber Foto: https://bit.ly/324cts4

Elshinta.com - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga memastikan buronan kasus kondensat Honggo Wendratno masih berada di luar negeri.

Namun, pihaknya tidak bisa memprediksi Honggo bersembunyi di negara mana. "Yang pasti di luar negeri. Kalau di dalam negeri, kami bisa cek," kata Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (18/2).

Polri pun tidak berhenti mencari keberadaan Honggo. "Koordinasi dengan Interpol, Kemlu serta Imigrasi tetap dilakukan untuk seandainya nanti dari persidangan memanggil (Honggo). Jadi kami tetap melakukan pencarian," kata Daniel.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait dengan penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM, dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (PT TPPI), Pengadilan Tindak Pidana Tipikor Jakarta menggelar persidangan in absentia tanpa kehadiran Honggo.

Persidangan perdana pada Senin (10/2) dihadiri oleh dua terdakwa kasus ini yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono serta mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait dengan penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (PT TPPI) ini, Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono, dan mantan Dirut PT TPPI Honggo Wendratno, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah COVID-19, Lapas Gunungsitoli terapkan besuk online
Senin, 06 April 2020 - 17:25 WIB
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menerapkan sistem besu...
Pelaku pembunuhan siswi SMP di OKU terancam hukuman seumur hidup
Minggu, 05 April 2020 - 13:59 WIB
Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menjerat AS (19), pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terh...
IPW: Pembebasan napi koruptor cederai keadilan dan kepastian hukum
Sabtu, 04 April 2020 - 15:39 WIB
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan pembebasan narapidana (napi) kor...
Ombudsman: Pencopotan Kompol Fahrul sudah tepat
Sabtu, 04 April 2020 - 07:38 WIB
Komisioner Ombudsman Republik Indonesia, Ahmad Alamsyah Saragih menilai pencopotan Kompol Fahrul Su...
Pencegahan COVID-19, 151 napi di Lapas Binjai dibebaskan 
Jumat, 03 April 2020 - 20:47 WIB
Sebanyak 151 narapidana di Lembaga Permasyarakatan klas II-A Kota Binjai, Sumut dibebaskan secara be...
LPSK catat perlindungan saksi dan korban 97 persen meningkat 
Jumat, 03 April 2020 - 13:48 WIB
Masa pandemi COVID-19 tak mengurangi minat masyarakat membuat permohonan perlindungan saksi dan korb...
Pakar: Rencana pembebasan Napi koruptor perlu pertimbangan matang
Jumat, 03 April 2020 - 12:45 WIB
Pakar hukum pidana dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Karolus Kopong Medan SH.MHum, ...
Atasi COVID-19, Kejari Bandung lakukan sidang gunakan video conference 
Kamis, 02 April 2020 - 20:35 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/4) melakukan sidang video conference di ru...
Polri ungkap 18 kasus penimbunan masker-hand sanitizer, tuntutan pidana maksimal pelaku menanti!
Kamis, 02 April 2020 - 08:10 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan bahwa ...
Dinyatakan negatif COVID-19, Rutan Tanjunggusta tetap tolak warga binaannya
Rabu, 01 April 2020 - 18:12 WIB
Tim Penuntut Umum Kejari Medan terpaksa menitipkan Abdul Latif tersangka kasus penipuan dan penggela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV