Penggunaan kartu tani efektif, ADPI: Kami tak yakin pupuk langka
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 18:18 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Penggunaan kartu tani efektif, ADPI: Kami tak yakin pupuk langka
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6THMG

Elshinta.com - Penggunaan kartu tani melalui sistem digital Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) sejauh ini telah cukup efektif guna memenuhi kebutuhan pupuk petani.

"Jadi sulit masuk akal bila penyaluran pupuk ke petani tidak merata atau katanya kurang. Kartu tani sudah optimal sehingga distribusi pupuk diketahui berdasarkan data," ujar Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) Agung Wahyudi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2).

Agung mengatakan, setiap kota atau kabupaten di Indonesia telah mempunyai data penerima pupuk yang dihimpun dari kartu tani serta e-RDKK. Dengan begitu, berapa banyak alokasi dan ke mana disalurkan bakal jelas terdata.

"Rasanya dengan memanfaatkan kartu tani melalui program e-RDKK itu bakal memininalisir penyalahgunaan alokasi pupuk. Pupuk dibuat lebih tepat sasaran," ungkap Agung.

Lebih lanjut Agung menyampaikan, mengenai alokasi dan distribusi pupuk juga dapat dikonfirmasi ke pihak produsen utama, tidak hanya Kementerian Pertanian (Kementan), sehingga diketahui validitasnya.

Sebelumnya, mengemuka kabar bahwa terjadi kelangkaan pupuk di sejumlah daerah di Indonesia. Petani di berbagai daerah pun memprotes pemerintah terkait kelangkaan alokasi pupuk.

Namun, Kementan telah memastikan bahwa tidak ada kekurangan stok pupuk untuk petani. Data penerima pupuk telah tervalidasi sesuai e-RDKK yang dimiliki pemerintah daerah.

Kendati demikian, Kementan tetap menetapkan kebijakan solusi dengan membuka sistem e-RDKK mulai tanggal 20 hingga 25 setiap bulannya untuk menginput data yang belum terekapitulasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah melemah seiring menjauhnya investor dari aset berisiko
Kamis, 02 April 2020 - 10:38 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (2/4) pagi, bergerak m...
Tiga bulan listrik gratis, MPR: tepat untuk warga pas-pasan
Rabu, 01 April 2020 - 21:11 WIB
PT Perusahaan Listik Negara (PLN) Persero mengeluarkan kebijakan tentang pembebasan pembayaran listr...
Analis ekonomi apresiasi Menkeu jalankan saran Rizal Ramli tangani dampak COVID-19  
Rabu, 01 April 2020 - 20:55 WIB
Analis ekonomi dan politik Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Gede Sandra mengapresiasi keputusan Me...
Pemkab Bandung siapkan pasar komoditas pertanian
Rabu, 01 April 2020 - 20:37 WIB
Mengantisipasi  adanya penutupan pasar modern dan sebagian pasar tradisional di Jakarta dan Bandung...
Rabu sore, IHSG ditutup jatuh 1,61% ke 4.466,03
Rabu, 01 April 2020 - 18:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh pada perdagangan awal bulan April. Mengutip RTI, Rabu (1/4)...
Menkeu katakan penerimaan negara berpotensi turun 10 persen akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 18:24 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan negara untuk tahun ini berpotensi menga...
Rupiah terkoreksi seiring memburuknya ekonomi akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 17:57 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu terkoreksi seiring memb...
Cegah penyebaran COVID-19, PKL di Magelang tutup 1-4 April
Rabu, 01 April 2020 - 15:55 WIB
Semua Pedagang Kali Lima (PKL) yang berjualan di berbagai pusat kuliner di Kota Magelang tutup terhi...
BPS: Inflasi Maret 2020 terkendali
Rabu, 01 April 2020 - 14:28 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2020 sebesar 0,10 persen. Dengan demikian, inflasi t...
Sri Mulyani: Ekonomi RI berpotensi tumbuh 2,3 persen akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 12:39 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian Indonesia berpotensi hanya tumbuh 2,3...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)