Legislator nilai pemerintah tak serius bahas RUU POM
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 19:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Legislator nilai pemerintah tak serius bahas RUU POM
Sumber Foto: Yohanes Charles/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah dinilai tak serius untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengawas Obat dan Makanan (RUU POM) yang masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020 didesak untuk segera disahkan mengingat RUU ini tidak termasuk yang ditetapkan oleh DPR, pemerintah dan DPD untuk dilanjutkan pembahasannya (carry over) pada periode 2019-2022. 

Menurut anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, saat rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg), pimpinan komisi dan pemeritah, sebagian besar fraksi menyetujui pembahasan lanjutan dan sebagian kecil menolak dengan catatan, termasuk pemerintah. Karena itulah rapat kerja memutuskan untuk tidak memasukkan RUU POM dalam daftar ‘carry over’.

“Ini pemerintah terkesan tidak serius dan setengah hati untuk meneruskan pembahasan RUU POM sebagai RUU ‘carry over’. Padahal RUU ini sangat penting dan memberikan perlindungan bagi masyarakat,” ujar Netty di Cirebon, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yohanes Charles, Selasa (18/2).

Netty mengharapkan, pemerintah segera konsolidasi untuk membahas RUU dalam waktu yang tidak lama, mengingat kebutuhan akan RUU POM ini sangatlah besar. "Apalagi ini adalah masalah darurat yang dibutuhkan masyarakat tentang jaminan dan kepastian pada obat dan makanan yang beredar. Sementara Badan POM sendiri tidak punya payung hukumnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Netty mengatakan, dengan semakin meningkatnya produksi komoditas makanan dan obat, tidak dapat dipungkiri bahwa ada unsur-unsur berbahaya yang menjadi bagian dari bahan pembuatan produk-produk tersebut. 
“Salah satu fungsi RUU POM ini adalah memberikan penguatan kelembagaan pada Badan POM, sehingga tidak bisa digoyang oleh kementerian lain, seperti  isu izin edar beberapa waktu yang lalu. Selain itu, BPOM harus diberikan payung hukum agar lembaga ini bisa leluasa melakukan penindakan jika ada laporan dari masyarakat. BPOM bisa berbuat banyak kepada konsumen, dalam hal ini masyarakat Indonesia jika punya payung hukum," tutur Netty.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KAI perpanjang pengembalian 100 persen pembatalan tiket hingga 4 Juni
Sabtu, 04 April 2020 - 09:12 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket...
KSAD pimpin seminar daring penanganan COVID-19 RSPAD Gatot Subroto
Sabtu, 04 April 2020 - 07:29 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin langsung seminar dalam jaring...
20.532 orang tes cepat di DKI, 428 positiv COVID-19
Jumat, 03 April 2020 - 21:47 WIB
Gugus Tugas COVID-19 DKI Jakarta telah melaksanakan tes cepat (Rapid Test) terhadap 20.532 orang ter...
Positif COVID-19 di NTB bertambah jadi tujuh orang
Jumat, 03 April 2020 - 21:26 WIB
Pasien positif virus Corona jenis baru atau COVID-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah satu ora...
 Tanggap Darurat COVID-19, Pemkab Kudus alokasikan Rp25 miliar dari DBHCT
Jumat, 03 April 2020 - 20:38 WIB
Berbagai kebijakan diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah untuk menangani pen...
Polres Batu lakukan pemeriksaan jelang penerapan PSBB 
Jumat, 03 April 2020 - 20:25 WIB
Sebagai bentuk penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) pihak Polres Kota Batu menerapkan ...
Presiden Jokowi menginginkan seluruh desa dapat segera menikmati listrik
Jumat, 03 April 2020 - 19:55 WIB
Rasio elektrifikasi atau tingkat perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah t...
Kepala Rutan Salatiga bagikan vitamin untuk warga binaan
Jumat, 03 April 2020 - 19:46 WIB
Rutan Salatiga, Jawa Tengah membagikan vitamin sebagai suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh kepad...
Sebelum bekerja Satgas TMMD Kodim Kudus disemprot disinfektan
Jumat, 03 April 2020 - 19:37 WIB
Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-107 Kodim 0722 Kudus sebelum bekerja selalu disem...
Darurat COVID-19, TMMD Depok terus giat menyelesaikan tugas
Jumat, 03 April 2020 - 19:26 WIB
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 0508/Depok, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jay...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)