Menparekraf:  Ubah orientasi dari `quantity tourism` jadi `quality tourism`
Elshinta
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:06 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Menparekraf:  Ubah orientasi dari `quantity tourism` jadi `quality tourism`
Sumber foto: https://bit.ly/2vHr4Oe

Elshinta.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menginginkan milenial berpikir kreatif dan selalu berorientasi pada hasil dalam upaya bersama-sama memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu penghasil devisa terbesar Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kemenparekraf, Rabu, Wishnutama mengatakan pariwisata bukan hanya bicara tentang promosi dan infrastruktur. Banyak tantangan untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar lebih baik dan mengikuti perkembangan zaman.

“Kedepannya kita harus melakukan perubahan dan harus berani keluar dari kenyamanan. Caranya dengan berani mengubah kebiasaan. Kalau tidak berubah, sudah pasti akan ditinggal zaman. Mulai dari sekarang kita harus berani mengubah mindset kita,” katanya.

Di hadapan ratusan milenial, Wishnutama juga memberi motivasi dan berbagi cerita tentang pengalaman dirinya yang besar di industri kreatif.

“Karier saya berangkat dari dunia kreatif, pelan-pelan berani melakukan suatu perubahan dengan mimpi membuat Indonesia bangga. Alhamdulillah saya dipercaya membuat opening dan closing Asian Games 2018 yang hasilnya kita bisa lihat sama-sama,” kata Wishnutama.

Ia juga berbagi soal strategi pengembangan pariwisata ke depan, yang prioritas utamanya adalah mengubah orientasi dari quantity tourism menjadi quality tourism. Lalu ada juga inbound strategy, meningkatkan keselamatan dan keamanan para wisatawan, hingga peningkatan kapasitas kursi penerbangan ke Indonesia.

“Pariwisata bukan hal yang sederhana. Pariwisata tidak hanya bicara promosi dan infrastruktur, tapi bagaimana kita membawa event-event internasional diadakan di sini. Contohnya Dubai, semua event digarap, kenapa itu dilakukan Dubai? Karena untuk mendatangkan devisa. Lalu yang terpenting pula seat capacity,” katanya.

Wishnutama menjelaskan perlunya penambahan jumlah seat capacity dalam meningkatkan jumlah wisatawan. Pada 2019, seat capacity ke Indonesia dari seluruh dunia sejumlah 25 juta. Pada kenyataannya, seat capacity yang terpenuhi (load factor) hanya 76 persen.

Dengan begitu, actual seat capacity Indonesia sejumlah 19,1 juta seats. Dari jumlah tersebut, 5,5 juta di dalamnya diisi oleh WNI. Maka dari itu, jumlah airline seats untuk wisatawan asing ke Indonesia hanya 13,6 juta seats.

“Indonesia seat capacity-nya 13,6 juta. Untuk mendatangkan 20 juta wisatawan, bagaimana caranya kalau tidak menambah jumlah kapasitas seat. Ini perlu koordinasi lintas kementerian. Oleh sebab itu, ini jadi tantangan yang harus kita hadapi ke depan,” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungan wisman ke DKI Jakarta Februari merosot 24,42 persen
Kamis, 02 April 2020 - 18:35 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyatakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jakar...
Pemkab Probolinggo tutup sementara seluruh objek wisata
Rabu, 18 Maret 2020 - 09:20 WIB
Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menutup sementara seluruh objek wisata di bawah pengel...
Antisipasi COVID-19, tempat wisata di Langkat ditutup sementara
Selasa, 17 Maret 2020 - 19:58 WIB
Mengantisipasi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera untuk sementara membatasi masuknya w...
Cegah penyebaran COVID-19, enam obyek wisata tutup sementara
Selasa, 17 Maret 2020 - 15:27 WIB
Sebanyak enam obyek wisata di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditutup  sementara dari kegia...
Cegah COVID-19, Candi Borobudur disemprot desinfektan
Senin, 16 Maret 2020 - 20:42 WIB
Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, Balai Konservasi Borobudur (BKB) Kabupaten Magelang  mela...
Wujudkan impian wisata mangrove dan pantai pulau Jaring Halus
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:19 WIB
Demi mewujudkan destinasi wisata hutan mangrove dan juga wisata pantai. Pemerintah Desa Jaring Halus...
Kunjungan Willem-Maxima jadi nilai positif untuk Candi Prambanan
Kamis, 12 Maret 2020 - 13:17 WIB
Kunjungan Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti dari Kerajaan Belanda ke komplek ...
Dukung pariwisata, Basarnas bangun Pos SAR Parapat dan latih potensi SAR
Rabu, 11 Maret 2020 - 16:25 WIB
Badan Nasional Pencarian dan  Pertolongan (Basarnas) akan meresmikan gedung atau Pos Pencarian dan ...
Pemukulan Kembang Mayang tandai gelaran `Banjarmasin Sasirangan Festival 2020`
Kamis, 05 Maret 2020 - 09:25 WIB
Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) tahun 2020, resmi dimulai. Opening ceremony event yang telah m...
Bandung masih aman untuk dikunjungi wisatawan 
Kamis, 05 Maret 2020 - 07:45 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Jawa Barat, Kenny Dewi Kaniasari m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV