Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Elshinta
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Ilustrasi. Sumber: istimewa

Elshinta.com - Kelebihan dari waralaba kaki lima adalah pencapaian sales pada target minimumnya dapat cepat diraih dan modalnya ringan.

Dilansir eMajels, sementara untuk kelemahannya pada umumnya konsep dagang kaki lima adalah konsep bisnis untuk jangka yang pendek, misalnya kurang lebih satu tahun. Atau dengan kata lain: cepat laku, cepat kembali modal, namun cepat ditinggalkan orang.

Hal ini seperti diungkap oleh Manager Internasional Franchise Business Management (IFBM) Royandi Junus. Menurutnya, apa yang yang sebutkan di atas adalah kenyataan pada umumnya, dan berdasarkan pengamatan dan data yang didapat dari teman-teman yang sudah melaksanakan waralaba bagi bisnis kaki lima mereka. Artinya, ada saja yang tidak demikian keberadaannya, tapi umumnya hanya berlaku bagi bisnis induk atau bisnis kaki lima yang pertama dijalankan.

Bila ingin menjadi Franchisee dari bisnis kaki lima, terkait dengan pengalaman diatas, maka perlu dipersiapkan cara “exit” (cara keluar) atau menyudahi bisnis tersebut secara menguntungkan. Misalnya tutup sebelum mulai merugi. Yang dimaksud dengan tutup sebelum merugi adalah kita tahu kapan harus berhenti dalam menjalankan bisnis tersebut.

Kenapa kita harus berhenti? Karena bisnis tersebut terkonsep untuk jangka pendek. Apakah bisa dipaksakan berjalan untuk jangka waktu panjang? Tentunya saja bisa, asal dasar dari konsep bisnis tersebut dapat diubah untuk jangka panjang.

Sebagai contoh, dalam bisnis makanan kaki lima, biasanya menunya sedikit dan tidak pernah berubah. Selama rasa dari makanan tersebut tidak berubah, maka pelanggan kita akan selalu kembali. Tetapi pada suatu saat (umunya setelah satu tahun), jumlah pelanggan akan terus menurun, baik karena kompetisi yang terjadi maupun karena semua customer yang lewat sudah pernah mencobanya.

Solusinya bisa dengan menambah dan atau secara perlahan memodifikasi menu-menunya, maka pelanggan lama dan baru akan mulai datang kembali.

Hal lain mengapa bisnis kaki lima bila diwaralabakan pendek umurnya, adalah disebabkan karena operator bisnisnya. Bisnis aslinya, dijalankan (dioperasikan) oleh pemiliknya sendiri, sedangkan bila telah diwaralabakankan, pemilik bisnis baru (Franchisee) cenderung memakai operator, bukan dirinya sendiri.

Akibatnya, apa yang sering disebut “business passion” tidak melekat pada operatornya. Biasanya operator bisnis hanya menunggu pelanggan berikut gaji bagi dirinya sendiri pada akhir bulan.

Kenapa Franchisee tidak mau menjalankan sendiri? Karena umumnya calon Franchisee yang memilih bisnis kaki lima adalah tipikal investor, bukan owner operator. Mereka berpikir untuk bisa mendapatkan pendapatan sampingan (tipe investor), bukan untuk mengganti penghasilan (tipe owner operator).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melihat peluang bisnis pengiriman di masa pandemi, simak tipsnya
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:49 WIB
Bisnis pengiriman di era makin semaraknya bisnis online ikut meroket. Semua e-commerce dipastikan me...
Di tengah pandemi, UMKM didorong maksimalkan Bantuan Insentif Pemerintah
Senin, 15 Juni 2020 - 08:49 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku Usa...
Terdampak pandemi, mahasiswa berjiwa wirausaha diberikan beasiswa
Senin, 18 Mei 2020 - 15:25 WIB
Para pelajar dan mahasiswa yang berjiwa wirausaha diharapkan tetap bisa eksis dengan inovasi berbas...
Jaga daya beli masyarakat, ini stimulus untuk UMKM di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:29 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak semua pihak termasuk swasta, BUMN, dan masyarakat un...
Jalankan program santripreneur, Kemenperin: Kami bina 52 ponpes di 7 provinsi
Jumat, 20 Maret 2020 - 11:20 WIB
Santri di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) berpotensi besar menjadi wirausaha industri baru, khu...
Dongkrak industri fesyen muslim, Kemenperin: Konsumsi di dunia capai USD270 miliar
Rabu, 11 Maret 2020 - 14:22 WIB
Kementerian Perindustrian bertekad mewujudkan Indonesia menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia...
Industri kreatif sumbang lebih Rp1.100 T, subsektor apa yang paling berkontribusi?
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:48 WIB
Ekonomi kreatif memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pad...
Ada 6 SNI tentang kopi, apa saja? Ini penjelasan Kepala BSN
Senin, 09 Maret 2020 - 11:58 WIB
Untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 6 Stan...
Di tengah wabah corona, UKM tetap dinamis dan jadi penyangga ekonomi
Jumat, 06 Maret 2020 - 11:36 WIB
Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu...
Ciptakan koperasi sehat, Menteri Teten: Izin dan syarat pendirian koperasi akan dipermudah
Rabu, 26 Februari 2020 - 10:48 WIB
Upaya Kementerian Koperasi dan UKM menciptakan koperasi yang sehat, pihaknya akan mempermudah perizi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV