Tiongkok temukan lonjakan kasus virus corona di penjara
Elshinta
Jumat, 21 Februari 2020 - 16:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tiongkok temukan lonjakan kasus virus corona di penjara
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Virus corona menginfeksi 234 orang di dua penjara di luar provinsi Hubei. Akibat kasus ini, pejabat tinggi yang dianggap bertanggungjawab atas wabah tersebut sudah dipecat.

Mengutip Reuters, Jumat 9(21/2), kasus infeksi virus corona ditemukan di dua penjara di Provinsi Shandong Utara dan provinsi timur Zhejiang.

Pihak berwenang memecat kepala departemen kehakiman Provinsi Shandong setelah tingkat wabah di Penjara Rencheng di kota Jining terdeteksi. Secara keseluruhan, 207 orang di penjara dinyatakan positif virus corona.

Penjara menemukan kasus pertamanya pada seorang petugas penjara pada 13 Februari. Tujuh petugas penjara juga dipecat, menurut pihak berwenang dalam pengumuman di media.

Yu Chenghe, wakil sekretaris jenderal pemerintah Provinsi Shandong mengatakan, wabah ini mengungkap bawah beberapa departemen melaksanakan tanggungjawab mereka secara buruk, pekerjaan mereka tidak solid dan tindakan pencegahan epidemi tidak akurat.

Pejabat kesehatan Shandong mengatakan mereka telah menunjuk rumahsakit di Jining untuk mengobati pasien virus corona dan juga akan mengalokasikan fasilitas di dalam penjara untuk perawatan.

Media pemerintah seperti dikutip dari Kontan melaporkan, pemerintah mengirim tim untuk menyelidiki.

Sementara itu, di Provinsi Zhejiang, 27 tahanan ditemukan terinveksi virus corona pada pekan ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Studi terbaru: Corona bisa menular via percakapan dan napas
Jumat, 03 April 2020 - 10:20 WIB
Studi terbaru menemukan hasil yang mencengangkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular mel...
Duterte soal pelanggar karantina wilayah Filipina, `Tembak saja`
Kamis, 02 April 2020 - 16:37 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan pelanggar karantina wilayah akibat virus corona dap...
Mulai 3 April 2020, WNI tidak diizinkan masuk ke Jepang
Kamis, 02 April 2020 - 14:48 WIB
Pemerintah Jepang menolak masuk warga 49 negara, termasuk Indonesia, untuk pencegahan virus corona t...
Pangeran Charles, usia 71, sembuh dari COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:31 WIB
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, 71 tahun, telah sembuh dari virus corona (COVID-19...
Kematian COVID-19 Prancis tembus angka 4.000 lebih
Kamis, 02 April 2020 - 08:45 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mencatat 509 kematian baru akibat COVID-10 pada Rabu (1/4), menambah juml...
PM Inggris: Rekor total kematian COVID-19 jadi hari yang menyedihkan
Kamis, 02 April 2020 - 08:33 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Rabu (1/4) menyesalkan data virus corona terbaru yang men...
AS pertimbangkan pelonggaran sanksi bagi Iran karena wabah corona
Rabu, 01 April 2020 - 09:08 WIB
Amerika Serikat mempertimbangkan pelonggaran sanksi terhadap Iran dan negara-negara lain untuk memba...
Putin kirim pasokan medis untuk bantu AS perangi virus corona
Rabu, 01 April 2020 - 08:55 WIB
Rusia mengirim peralatan medis ke Amerika Serikat untuk membantu memerangi wabah virus corona, kanto...
Tiongkok ungkap 1.541 kasus tanpa gejala COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 08:30 WIB
Pemerintah Tiongkok mencatat 1.541 kasus COVID-19 tanpa gejala sama sekali, dan 205 diantaranya meru...
Mantan Presiden Marseille meninggal dunia setelah terinfeksi corona
Rabu, 01 April 2020 - 08:20 WIB
Mantan Presiden Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia dalam usia 68 tahun setelah tertular virus co...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)