Pasca banjir, warga Kudus upayakan perbaikan tanggul
Elshinta
Sabtu, 22 Februari 2020 - 11:54 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Pasca banjir, warga Kudus upayakan perbaikan tanggul
Sumber Foto: Wisnu Kusuma/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pasca banjir yang terjadi di Desa Kesambi, Mejobo, Kudus masih menyisakan duka bagi warga terdampak. Puluhan warga yang sebagian besar lansia dan anak-anak hingga kini terus bertahan di posko utama yang berlokasi di Balai Desa Kesambi.

Komandan Regu Emergency Response (ER) dari Masyarakat Relawan Indonesia - Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Kabupaten Kudus, M. Syifaudin menuturkan, sudah menerjunkan relawan. “Sejak kemarin sore tim MRI-ACT sudah di lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga terdampak sekaligus bergotong royong menormalisasi aliran sungai yang penuh tumpukan material limbah kayu," tutur Syifaudin kepada Kontributor Elshinta, Wisnu Kusuma, Sabtu (22/2). 

Selain itu, sebanyak 200 paket makanan siap saji didistribusikan tim MRI untuk para pengungsi. “Tim relawan terus intens berkomunikasi dengan pihak kelurahan Kesambi, kita menginventarisir apa saja kebutuhan pengungsi,  termasuk mendistribusikan makanan siap saji," jelasnya

Lebih lanjut, Syifaudin mengungkapkan jika tim relawan juga diterjunkan untuk membantu warga menambal tanggul yang jebol dan membersihkan beberapa fasilitas umum.

Sementara itu, pihak Badan Permusyawaratan Desa Kesambi (BPD) mengaku sangat terbantu atas bantuan relawan kemanusiaan yang terlibat. “Terimakasih teman-teman dari MRI-ACT sudah bersama kami hingga hari ini. Mari kita semua tetap siaga karena semalam curah hujan masih tinggi, potensi banjir susulan harus diwaspadai,” kata salah satu anggota BPD Kesambi. 

Hari ini banjir sudah mulai surut, namun warga terdampak masih sangat membutuhkan makanan siapsaji, selimut untuk para pengungsi, dan air bersih. Bantuan untuk perbaikan infrastruktur hingga perbaikan tanggul juga menjadi prioritas utama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan abu bercampur pasir, sebagian warga panik
Sabtu, 28 Maret 2020 - 10:29 WIB
Hujan abu dan pasir yang melanda sejumlah wilayah di Magelang, membuat sejumlah warga merasa cemas. ...
Gunung Merapi kembali meletus, tinggi kolom capai 2.000 meter
Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:49 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3) pagi kembal...
Erupsi Merapi tidak ganggu aktivitas warga Selo di Boyolali
Jumat, 27 Maret 2020 - 14:46 WIB
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari warga desa di wilayah ...
Hujan abu guyur wilayah Dukun Kabupaten Magelang
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:11 WIB
Hujan abu mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, setelah terjadi erupsi Gun...
Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap 5.000 meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:58 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi di perbat...
Luapan Kali Ciliwung rendam Kebon Pala hingga satu meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB
Permukiman warga di Kebon Pala, Kecamatan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ting...
Banjir landa tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:37 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten...
Longsor terjang rumah warga di Tulungagung
Sabtu, 21 Maret 2020 - 08:56 WIB
Sebuah rumah dilaporkan rusak dan akses jalan di Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, Jawa ...
Gempa M 4,8 guncang Lombok Utara
Jumat, 20 Maret 2020 - 06:05 WIB
Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,8 terjadi di Barat Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), J...
Gempa bumi Magnitudo 6,6 guncang Kuta Selatan
Kamis, 19 Maret 2020 - 06:04 WIB
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang Kuta Selatan, Bali pada Kamis (19/3) dini hari.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)