PDIB angkat bicara soal hamil saat berenang di kolam renang
Elshinta
Senin, 24 Februari 2020 - 09:22 WIB |
PDIB angkat bicara soal hamil saat berenang di kolam renang
Ilustrasi - Berenang. Sumber foto: https://bit.ly/2HOmujN

Elshinta.com - Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) mengatakan, tidak mungkin perempuan hamil saat berenang di kolam renang yang mana lelaki juga ikut berenang.

"Wanita bisa hamil karena berenang di kolam renang bersama laki-laki adalah pernyataan yang kabur dan keliru, bahkan berbau hoaks," kata Ketua Umum PDIB, James Allan Rarung yang juga dokter spesialis kebidanan dan kandungan itu, di Jakarta, Minggu (23/2).

Untuk terjadi kehamilan, kata dia, prosesnya adalah terjadinya hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan.

Kehamilan terjadi setelah pengeluaran cairan mani yang mengandung spermatozoa atau sel sperma masuk ke alat kelamin perempuan.

Sel sperma tersebut akan berenang melewati bagian dalam rahim dan sampai daerah tuba falopii, di mana jika di sana sudah ada sel telur yang menunggu untuk dibuahi, maka proses pembuahan akan terjadi sehingga berlanjut sebagai kehamilan.

James menuturkan, sel sperma di luar tubuh hanya memiliki potensi yang baik rata-rata rentang 30-60 menit. Setelah itu menurun drastis. Hal itu pun jika ditampung dalam tempat yang bersih tanpa tercampur media lain.

Jika spermatozoa tercampur dengan bahan lain misalnya air kolam renang yang mengandung klorin atau air yang tercampur bahan kimia lain, tentu saja lebih cepat rusak dan mati. Jika berada di luar tubuh, sel sperma tidak memiliki kemampuan untuk bergerak cepat di luar cairan spermanya.

"Spermatozoa hanya dapat hidup di dalam cairan mani atau juga disebut 'semen'. Tentu saja apabila cairan ini mengering atau komposisi cairan ini berubah, misalnya bercampur dengan air kolam renang, maka spermatozoa akan langsung mati," ujarnya, dikutip Antara

Kualitas sel sperma menjadi salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan pembuahan sel telur. Kualitas dari spermatozoa ditentukan dari beberapa parameter, seperti volume, konsentrasi, motilitas atau gerakannya dalam cairan sperma, hingga morfologi atau bentuknya.

James menuturkan, pengetahuan dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang reproduksi manusia dan kehamilan harus ditingkatkan sehingga bijak dalam memahami informasi yang beredar cepat serta mampu menguji kebenaran pernyataan dan isu dengan merujuk pada data, fakta dan keilmuan.

Menurut James, pemberian materi dan pemahaman tentang reproduksi dan kehamilan manusia, sudah perlu dirumuskan dengan baik sehingga dapat diberikan sedini mungkin mulai dari pendidikan dasar dan atau menengah. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prajurit Kostrad bantu proses persalinan Mama Papua di Merauke
Rabu, 08 April 2020 - 16:15 WIB
Tengah malam tepatnya pukul 00.28 WIT, tangis kebahagiaan bercampur aduk menjadi satu, saat bayi mun...
Kadis Kominfo Langkat pimpin Rakor Satgas Bidang Humas COVID-19
Rabu, 08 April 2020 - 15:49 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat, Syahmadi menggelar Rapat Koordinasi (Rako...
MUI: Salat Idul Fitri ditiadakan jika COVID-19 tak terkendali
Rabu, 08 April 2020 - 15:35 WIB
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengemukakan bahwa salat Idul Fitri 1441 Hij...
Jelang Ramadan, Mendag pastikan harga bahan pokok stabil
Rabu, 08 April 2020 - 15:28 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto memastikan harga bahan pokok di Indonesia relatif stabi...
PSBB di Kabupaten Tangerang harus dikaji ulang
Rabu, 08 April 2020 - 15:13 WIB
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, DPRD Kabupaten Tangerang meminta aga...
Cegah COVID-19, Terminal Tingkir lakukan `skrining` kesehatan penumpang
Rabu, 08 April 2020 - 14:55 WIB
Pihak Terminal Tingkir, Salatiga Jawa Tengah, memberlakukan pengecekan kesehatan ke seluruh penumpan...
Korlantas Polri tegaskan tidak ada larangan ojol angkut penumpang
Rabu, 08 April 2020 - 14:45 WIB
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan tidak ada larangan bagi ojek online (ojol) untuk memb...
Duh.. Ribuan buruh di Jabar kena PHK terkait COVID-19
Rabu, 08 April 2020 - 14:26 WIB
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan hingga 5 ...
Kegiatan Malam Nisfu Sya`ban dilakukan di rumah saja
Rabu, 08 April 2020 - 14:13 WIB
Kepala Sub Divisi Dakwah Jakarta Islamic Centre (JIC), Ustazd Maarif Fuadi, mengimbau masyarakat yan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga sore
Rabu, 08 April 2020 - 14:06 WIB
Peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek, Rabu (8/4) pukul 12.00 WIB. Diprediksi akan turun h...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV