Wali kota di Tiongkok dipecat gara-gara masker
Elshinta
Selasa, 25 Februari 2020 - 09:38 WIB |
Wali kota di Tiongkok dipecat gara-gara masker
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di Tiongkok selama berjangkitnya wabah COVID-19. Foto: Antara

Elshinta.com - Wali Kota Dali, Provinsi Yunnan, Tiongkok, Du Shugan, dan wakilnya Lou Zenghui dicopot dari jabatannya karena dianggap menghambat pengiriman masker untuk mencegah penularan wabah virus corona jenis baru atau COVID-19.

Pemecatan juga dilakukan terhadap Ketua Partai Komunis Tiongkok (CPC) Cabang Kota Dali Gao Zhihong, demikian keputusan Komisi Disiplin CPC Wilayah Provinsi Yunnan yang berkantor di Kota Kunming, Senin (24/2).

Dua pengurus CPC Kota Dali dan tiga pengurus di bawahnya dikenai sanksi peringatan keras dari internal partai penguasa di Tiongkok itu.

Masker-masker yang hendak dikirim ke Kota Chongqing (kota setingkat provinsi yang bertetangga dengan Provinsi Yunnan) dicegat oleh para pelaku saat transit di Kota Dali.

Pencegatan itu memicu kecaman di seantero daratan Tiongkok sebagaimana laporan media resmi setempat.

Pihak Pemerintah Kota Dali sempat meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan jajaran pejabat utamanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dali Yang Yanchi terlebih dahulu dipecat atas kasus tersebut pada 6 Februari lalu.

Sejak virus yang menyerang paru-paru tersebut merebak di Tiongkok, masker menjadi barang yang langka dan mahal harganya.

Pemerintah pusat telah memperingatkan sejumlah pihak, termasuk apotek, untuk tidak memanfaatkan situasi tersebut dengan menaikkan harga jual masker.

Komite Sentral CPC juga tidak segan-segan memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang dengan sengaja menghambat upaya pengendalian dan pencegahan wabah COVID-19.

Sampai berita ini diturunkan jumlah orang yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 di Tiongkok mencapai angka 77.658.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.663 orang meninggal dunia dan 27.323 lainnya dinyatakan sembuh, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Lockdown` Wuhan resmi berakhir
Rabu, 08 April 2020 - 11:07 WIB
Status penutupan wilayah (lockdown) Kota Wuhan, Tiongkok, resmi berakhir per 8 April 2020 yang diiku...
Trump tuding WHO condong ke Tiongkok, gagal tangani virus corona
Rabu, 08 April 2020 - 10:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (7/4) menyampaikan kritik tajam terhadap Organisas...
WHO sebut Asia Tenggara butuh 1,9 juta perawat dan bidan
Rabu, 08 April 2020 - 10:34 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara perlu melipatgand...
Pandemi COVID-19, Raja Maroko bebaskan 5.654 narapidana
Rabu, 08 April 2020 - 09:59 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia World Health organization (WHO) menetapkan virus corona baru (COVID-19) s...
Mainan ini laris manis setelah warga Denmark diminta berdiam di rumah
Rabu, 08 April 2020 - 09:39 WIB
Penjualan mainan seks di Denmark naik lebih dari dua kali lipat setelah warga setempat diminta berdi...
Kematian COVID-19 di AS capai 12.064
Rabu, 08 April 2020 - 08:47 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Selasa (7/1) melaporkan 374.32...
PBB kecam serangan terhadap rumah sakit pasien COVID-19 di Tripoli, Libya
Selasa, 07 April 2020 - 18:56 WIB
Pejabat PBB mengecam serangan baru-baru ini terhadap rumah sakit pasien virus corona di Ibu Kota Tri...
AS laporkan 8.910 kematian akibat corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:45 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (6/4) melaporkan 330.891...
Alami lonjakan harian terbesar COVID-19, Meksiko butuh tenaga medis
Selasa, 07 April 2020 - 14:25 WIB
Meksiko mengalami lonjakan harian terbesar kasus virus corona pada Senin (6/4) saat wakil menteri ke...
Belasan penghuni panti jompo di Portugal meninggal akibat corona
Selasa, 07 April 2020 - 12:28 WIB
Sebanyak 15 penghuni panti jompo di Kota Aveiro di Portugal meninggal akibat virus corona, kasus ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV