Projo DKI pertanyakan `Contingency Plan` hingga anggaran banjir Jakarta
Elshinta
Selasa, 25 Februari 2020 - 20:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Projo DKI pertanyakan `Contingency Plan` hingga anggaran banjir Jakarta
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Banjir Jakarta membuktikan buruknya pengelolaan lingkungan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Projo DKI mempertanyakan apakah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memilik contingency plan dalam menghadapi banjir.

“Rencana kontijensi merupakan panduan bagi Pemda DKI dalam menghadapi bencana alam dan tahapan dalam menjalankan tanggap darurat dan pemulihan,” kata Ketua Projo DKI Karl Sibarani pada Selasa (25/2). 

Karl Sibarani menjelaskan bahwa sejak zaman Kolonial, Jakarta telah memiliki perencanaan atau masterplan yang dibuat pada1873. Pembangunan Banjir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT) menunjukkan masalah banjir sudah menjadi kekhawatiran sejak lama.

Infrastruktur menjadi salah satu bagian penting dari upaya mitigasi banjir Jakarta. Penguatan infrastruktur itu seperi optimalisasikan sistem dan manajemen pengelolaan air Banjir Kanal Barat (BKB), Banjir Kanal Timur (BKT), system drainase, hingga pompa atau polder.

“Bandingkan sistem drainase Jakarta dengan kota-kota di Eropa. Drainase kita sangat kecil serta tidak pernah ada perencanaan matang sebelum membangun fasilitas atau bangunan,” jelas Karl Sibarani dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com.

DPD Projo DKI juga mempersoalkan pemanfaatan anggaran pengendalian banjir Jakarta. Anggaran dalam 5 tahun disiapkan sebesar Rp 21 triliun. Tahun ini, 2020, disiapkan anggaran Rp 4 triliun untuk mengatasi persoalan banjir.

Outputnya Jakarta masih tenggelam, padahal sudah 3 tahun berjalan pemerintahan Gubernur Anies Baswedan menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp 16 triliun.

“Luar biasa Jakarta, duitnya banyak sekali untuk pengendalian banjir tapi malah enggak karuan banjirnya,” kata Karl Sibarani.

Untuk itu, Projo DKI meminta kepada Pemda DKI Jakarta untuk berkoordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat dan kementerian/lembaga untuk konsisten mengimplementasikan rencana induk pengendalian banjir yang tertuangpada “Master Plan (MP) 73" (Master Plan For Drainage and Flood control of Jakarta) dan “Master Plan 97” (Master For Comprehensive River Water Management Plan in Jabotabek). Selain itu, menyudahi polemik naturalisasi atau normalisasi sungai.

"Sebab yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kerja nyata Gubernur Anies Baswedan dalam penanganan banjir di Ibu Kota Jakarta," tegasnya. 

Projo DKI juga meminta Gubernur Anies Baswedan segera melakukan mitigasi bahaya banjir secara besar-besaran. "Kerahkan segala sumberdaya DKI agar dampak kerugian masyarakat dan pemerintah akibat banjir dapat diminimalisasi," tegasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah COVID-19, Sahroni dukung kebijakan `lockdown` Jabodetabek
Minggu, 29 Maret 2020 - 08:55 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai sudah saatnya pemerintah mengambil langkah preve...
Pangdam Jaya pimpin RS Darurat Wisma Atlet
Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:50 WIB
Pemerintah telah mengubah Wisma Atlet Kemayoran Jakarta menjadi rumah sakit darurat untuk menangani ...
Polda Metro gencar bubarkan kerumunan
Sabtu, 28 Maret 2020 - 09:50 WIB
Polda Metro Jaya gencar membubarkan warga yang masih sering berkerumun di sejumlah lokasi di wilayah...
Erick Thohir: Saatnya gotong royong dan berhenti saling menyalahkan
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:47 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengajak semua lapisan masyarakat untuk saling bergotong rayang dan berhen...
Pangdam Jaya: Skenario terburuk corona bisa capai 8.000 pasien
Kamis, 26 Maret 2020 - 14:26 WIB
Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menyebut skenario terburuk akan ada 8.000 pasien virus corona ...
Polda Metro tutup layanan SIM hingga 29 Mei antisipasi COVID-19
Kamis, 26 Maret 2020 - 12:34 WIB
Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara pelayanan surat izin mengemudi (SI...
Pemkot Jaktim pasok makanan bagi pasien COVID-19 yang isolasi mandiri
Kamis, 26 Maret 2020 - 11:30 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiapkan makanan siap saji selama dua pekan bagi masyarakat yang men...
Peringatan dini cuaca wilayah Jakarta hari ini
Kamis, 26 Maret 2020 - 07:29 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada potensi hu...
Tim medis yang ditolak tetangga telah difasilitasi tempat dan jemputan
Rabu, 25 Maret 2020 - 16:27 WIB
Tenaga medis pasien COVID-19 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur, yang ditolak...
Polda Metro Jaya tiadakan ganjil genap hingga 5 April
Selasa, 24 Maret 2020 - 19:44 WIB
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya  mengambil kebijakan untuk meniadakan pembatasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)