COVID-19 merebak di Korsel, KBRI tingkatkan upaya perlindungan WNI
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:05 WIB |
COVID-19 merebak di Korsel, KBRI tingkatkan upaya perlindungan WNI
Suasana terminal utama Kota Gwangju, di area tunggu bus menuju Daegu, tempat pusat penyebaran virus corona di Korea Selatan, pada Minggu (23/2/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2SZwddy

Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul meningkatkan upaya perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan, yang berjumlah 37.043 orang, dalam menghadapi wabah virus corona atau COVID-19 yang merebak di negara itu. 

Melalui situsnya, KBRI menyatakan, bahwa lonjakan jumlah orang yang terpapar virus tersebut membuat sebagian masyarakat ikut panik, terutama setelah pemerintah Korsel meningkatkan status kewaspadaan menjadi red alert dan menetapkan wilayah Daegu serta Gyeongsangbuk-do sebagai zona perawatan khusus karena lonjakan angka tersebut.

Dalam menyikapi perkembangan itu, KBRI Seoul terus menyebarkan berbagai informasi penting mengenai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan virus COVID-19.

Upaya tersebut dilakukan secara langsung maupun dengan berkoordinasi dengan simpul-simpul dan tokoh masyarakat mitra KBRI, paguyuban kedaerahan, mahasiswa, juga kelompok keagamaan seperti Jamaah Masjid Indonesia dan Jamaat Gereja Indonesia.

KBRI juga secara langsung menelepon sebagian mahasiswa dan masyarakat Indonesia lainnya di daerah yang terdampak paling parah, yaitu di Daegu dan Gyeongsangbuk-do. Kontak dijalin untuk mengetahui secara langsung keadaan mereka, ketersediaan makanan, dan masker kesehatan.

Melalui kerja sama dengan berbagai instansi, kedutaan Indonesia membagikan masker kesehatan gratis terutama ke berbagai daerah yang terkena dampak paling parah.

Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai otoritas terkait di Korsel maupun pemerintah pusat di Tanah Air dalam menjalankan langkah-langkah pencegahan.  

“Saya percaya bahwa pemerintah Korea Selatan mampu menangani wabah ini. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap langkah-langkah penanganan pemerintah Korsel," kata Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/2), seperti dikutip Antara

“Saya terus mengimbau agar masyarakat tetap tenang, selalu mengikuti perkembangan melalui sumber-sumber terpercaya dan juga berbagai imbauan melalui media sosial KBRI Seoul," ia menambahkan.

Dalam beberapa hari terakhir, hotline KBRI selalu menjadi nomor rujukan masyarakat Indonesia di Korsel. Berbagai kekhawatiran masyarakat terus dialamatkan, mulai dari ketersediaan masker, kondisi terkini di berbagai wilayah, hingga gejala COVID-19 dan informasi soal rumah sakit rujukan.

Hotline KBRI Seoul pada nomor +82-10-5394-2546 aktif 24 jam, tujuh hari dalam sepekan.

Hingga 25 Februari 2020, Korsel telah melaporkan 977 kasus terbaru COVID-19. Angka merupakan jumlah tertinggi di luar Tiongkok, negara yang menjadi pusat penyebaran virus. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benua Amerika episentrum baru COVID-19, WHO: Kini bukan saatnya negara-negara longgarkan pembatasan
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:26 WIB
Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Keseha...
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV